REAKSIMEDIA.COM | Tanggamus – Upaya mediasi kasus dugaan kekerasan terhadap anak di bawah umur oleh oknum guru SMP Negeri 1 Bandar Negeri Semuong, Tanggamus Lampung alami jalan buntu. Mediasi digelar di ruang Restorative Justice Polres Tanggamus, Senin 20 Maret 2023.
Ketegangan terjadi saat kuasa hukum pelapor, Adi Putra Amril emosi mendengar pernyataan salah satu oknun guru yang diketahui bernama Herzani yang saat itu mendampingi pelaku Supangat bahwa tidak terima atas laporan ayah korban ke pihak Polres Tanggamus.
Mediasi yang dihadiri oleh tokoh masyarakat dan beberapa guru dari SMPN 1 BNS, Herzani sebagai pendamping Supangat memaparkan keberatan atas tuduhan yang dilaporkan ayah korban ke pihak Polres Tanggamus, karena dianggap mencemarkan nama guru dan sekolah.
“Kami tidak terima atas laporan Pak Joni Pirlita bahwa Pak Pangat ini menghukum Saiful Anwar sampai berakibat fatal seperti itu, dimana keluar darah dari telinganya, memar di dadanya, dan lecet di kepala sebelah kirinya, ini yang kami tidak terima” papar Herzani.
Herzani menjelaskan, tindakan yang dilakukan oleh oknum guru Supangat terhadap siswa Saiful Anwar sebagai bentuk hukuman seorang guru terhadap siswa, ia pun mengakui tindakan yang dilakukan sebagai hukuman.
“Kalau menghukum ya tapi kami tidak terima kalau fatal seperti itu karena banyak saksinya dan sampai sekarang juga pak sepangat tidak terima, beliau bersedia dihukum kalau peristiwanya memang betul seperti itu” jelas dia.
Kemudian kami melaporkan peristiwa pemujukan ini ke Dinas Pendidikan karena itu atasan kami langsung, dan kami sudah mendapat arahan dari sekdis dinas pendidikan dan itu yang tidak kami ingjari
Sesuai denngan nasehat sekdis, di pokres ini kan kita terikat dengan surat pengaduannya iti, kalaausurat pengaduannya dicabut maka masalah ini tidak berlanjut
Dan itu untuk mencabut oengaduan itu dari pihak joni pirlita
Kalau masalah damai, kamisudah duluan, dan baru kali ini tindakan kami terhadap sisea yang yang dilaporkan terhdp polres
Yg kami tidak trrima ini, namabaik selkolah nama baik pak pangat tercemar gara gara menghukum siswa
Jadi kalau menurut saya, maudihentikan kaus ini kami siap, mauditeruskan kami siap bahkan kami berharap kasus ini diteruskan saja supaya kita tau apa betul kami ini salah, pesan sekdis seoerri itu, na itu dari oihak kami.
Laporan : Hanapi
Tags: Tanggamus
-
Di Hadapan Menko Perekonomian, Bupati Optimis Sektor Tani Pulihkan Ekonomi Rakyat Tapsel
-
JPU Hadirkan Enam Orang Saksi Dalam Sidang Lanjutan Perkara Pidana Tanah Mabes TNI Di Jatikarya
-
Polisi, TNI, BPBD, Perhutani dan Satpol PP Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran Di Perkebunan Gunung Terong, Banyuwangi
-
Wali Kota Ternate Dukung Dukcapil Layani Penduduk di Kecamatan Terjauh
-
Bakamla RI Resmi Tutup Patroli Terkoordinasi Optima Malindo 31 Tahun 2024
-
Launching Maskot FIBA Basketball World Cup 2023
-
Tinjau Lokasi Terdampak Banjir Bandang Parigi Moutong, Kepala BNPB Tekankan Rencana Pengendalian Jangka Pendek dan Jangka Panjang
-
Police Goes to School di Momentum Hari Sumpah Pemuda ke 96, Polsek Sungai Rumba Kunjungi SD Islam Ma’arif
-
Kapolres Pinrang Hadiri Sosialisasi Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) Jelang Pilkada Tahun 2024
-
Tumbuhkan Kedisiplinan Generasi Muda Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 711/Raksatama Ajarkan Peraturan Baris Berbaris di SMP Negeri 5 Arso Timur




