Asuransi Tidak Cair, Nasabah Kesal Datangi Kantor Bumi Putera Cabang Tebing Ringgi

REAKSIMEDIA.COM | Sergai – Nasabah atau Pemegang Polis Asuransi Bumi Putra kesal dan marah tidak terima pembayaran claim yang tak kunjung di cairkan. Mereka mendatangi kantor Bumi Putera cabang Tebing Tinggi untuk menanyakan pencairan dana tabungan, Senin (31,05,2021).

Nasabah atau Pemegang Polis Asuransi Bumi Putera yang bernama Listeria Veronika Sinaga (19), Rita Sinaga (17), Firman Sinaga (15), Sintong Sinaga (14), Dina Sinaga (11) didampingi orangtua.

“Kami meminta pembayaran klaim yang belum dibayarkan oleh perusahaan Bumi Putera cepat dibayarkan, kembalikan uang kami, kalo tidak kami akan melakukan demo yang besar”, ujar Sinaga salah satu Nasabah atau Pemegang Polis Bumi Putera Cabang Tebing Tinggi, Jalan Sudirman.

Saat awak media meminta konfirmasi lewat whatsapp pada pimpinan cabang atas nama Kristopel Situmeang selaku Kepala Cabang Bumi Putera Tebing Tinggi mengatakan semua sudah diajukan dari kantor cabang dan masalah pembayarannya itu langsung oleh Kantor Pusat, karena di kantor cabang tidak ada uang, Karena kantor pusat lagi ada masalah keuangan, ucapnya

Awak media yang mencoba meminta nomor handphone/WhatsApp Pimpinan Kantor Pusat lewat whatsapp malah mengarahkan ke grup Facebook (FB), korban Bumi Putera disitu ada nomor Ketua nya se-Indonesia, ungkap Kepala Cabang Bumi Putera Tebing Tinggi, Kristopel Situmeang.

Adapun uang nasabah dari Tanggal 27/4/2018 sampai tahun 2021 sekarang belum juga bisa di cairkan pihak perusahaan Bumi Putera Cabang Tebing Tinggi.

Selanjutnya nama nama nasabah beserta besar jumlah klaim uang sebagai berikut :

1. Lesteria Veronika Sinaga Rp.7.179.769

2. Rita Sinaga Rp.8.891.280.

3. Firman Sinaga Rp.7.179.359.

4. Sintong Sinaga Rp.6.655.367.

5. Dina Sinaga Rp.7.189.918

Nasabah berharap uang mereka secepatnya dikembalikan pihak perusahaan Bumi Putera Kantor Cabang Tebing Tinggi, tutupnya.

Baca juga:  Kemendagri: Jadikan Musrenbang sebagai Wadah Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

Laporan : Ben Hasibuan

Tags: