REAKSIMEDIA.COM | Pekalongan – Polres Pekalongan menggelar konferensi pers terkait dengan adanya video viral yang beredar di media sosial (medsos) tentang tindakan yang dilakukan oleh oknum Polisi, Selasa (26/7/2022).
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Pekalongan AKBP Dr. Arief Fajar Satria, S.H., S.I.K., M.H menyampaikan bahwasannya personil Polri tersebut berinisial Brigadir DH yang berasal dari Polres Batang dan bukan personil Polres Pekalongan.
Kapolres mengungkapkan, sebelumnya DH melaporkan terkait adanya pengeroyokan terhadap dirinya. Laporan tersebut diterima pada tanggal 25 Juli 2022 di SPKT Polsek Bojong dengan waktu pelaporan pukul 22.30 WIB.
Sebagaimana diketahui bahwa DH pada tanggal 24 Juli 2022 menikah dengan saudari TM. “DH ini memiliki adik ipar berinisial A. Dari siang hari saudara A ini sudah didatangi para pelaku untuk menagih uang sebesar 450 ribu rupiah, namun A tidak ada. Kemudian malam harinya sekira pukul 22.30 WIB juga didatangi oleh 8 orang laki-laki dan 2 orang wanita,” tutur Kapolres.
Kegaduhan yang ditimbulkan para pelaku ini membuat DH merasa terganggu dan keluar rumah.
“Karena merasa terganggu, DH keluar dan mengejar ke 10 orang tersebut, 1 orang tertangkap. Dari 1 orang tersebut yang tertangkap, akhirnya 5 orang kembali dan melakukan pengeroyokan terhadap DH,” ujarnya.
Mendengar kegaduhan tersebut, saudara A bersama warga berlari untuk melerai. “Melihat warga sekitar lokasi berlari mendekat, temannya kabur. Akan tetapi AF dan RA dapat diamankan.
Mengetahui peristiwa tersebut, Kapolres langsung memerintahkan tim yang terdiri dari Sat Reskrim, Sat Intel, Sat Narkoba dan Propam, yang dipimpin langsung Wakapolres, Kompol Sosiyanto.
Dari hasil pemeriksaan sementara, penyidik telah menetapkan 2 orang sebagai tersangka pelaku pengeroyokan dan tengah melakukan pengejaran terhadap 3 pelaku lainnya.
Diketahui, saat melakukan pengeroyokan, para pelaku tengah dalam pengaruh minuman keras dan obat-obatan terlarang.
Kapolres juga menegaskan, pihaknya akan berlaku adil dalam penanganan kasus ini dan memberikan kesempatan kepada keluarga dari para tersangka, terkait oknum yang terlibat. (*)
Laporan : Suryadi
Tags: pekalongan
-
Aksi Nyata Polres Halmahera Utara: Pastikan Destinasi Wisata Pantai Bowens Bersih dan Nyaman bagi Masyarakat
-
Kemendes PDTT Raih dan Pertahankan Predikat Kementerian Informatif
-
Ketua PWI Sumut Kutuk Pelaku Penembakan Pimred Mara Salem Harahap di Simalungun
-
Satgas Yonif 641/Beruang Menyerbu Mall Jayapura
-
Walikota Padang Sidimpuan, Irsan Efendi Nasution, SH Tutup Secara Resmi Kompetisi Bola Voli Samora Cup 2022
-
Serahkan DIPA TA 2022, Mendagri Minta Kemendagri dan BNPP Tingkatkan Serapan Anggaran
-
Mitigasi PMK, Dirjen Bina Bangda Sampaikan Pelibatan TNI dan Polri pada Inmendagri Terbaru
-
Gus Halim Dukung Pemanfaatan Potensi Desa untuk Desa Wisata
-
Kasdam I/BB Berikan Pengarahan Kepada Prajurit Dalam Rangkaangka Kesiapan Ops Satgas Yonif 136/TS
-
Dari London hingga Papua, Mereka Datang untuk Membangun Indonesia

