REAKSI MEDIA.COM | Kabanjahe, Karo – Minimnya keterbukaan dan masih tabunya kita terkait kekerasan dan perbuatan yang tidak wajar yang sering dialami oleh perempuan dan anak dibawah umur, sehingga membuat banyak yang melenggang dan efek jera bagi sang pelaku tidak ada, karena selalu bisa terhindar dari hukum.

Bendahara Pimpinan Anak Cabang Posko Perjuangan Rakyat (POSPERA) , Agnes Nababan, tersontak dan kaget, dia mengakui baru kali ini langsung bertemu dengan korban kekerasan, perlakuan bejat yang dilakukan ayah tirinya sendiri, selama ini Agnes Nababan mengaku hanya melihat kejadian seperti ini, diberita maupun di televisi, namun semalam korban pencabulan dan keluarganya langsung bertemu dan ada di depan mata.
“Tidak terbayangkan apa sekarang yang berkecamuk di hati seorang Ibu yang harus mengasuh anak masih kecil- kecil, sementara sang putri kesayanganya yang belum tahu apa apa, sudah harus mengalami kehancuran untuk masa depannya, apalagi pelakunya tidak lain adalah suaminya sendiri atau ayah tirinya, sungguh keji dan sangat tega, ini harus menjadi perhatian serius, perketat perlindungan perempuan dan anak dan harus menjadi pengawasan” kata Wanita yang aktif dalam dunia sosial ini.
Agnes Nababan menambahkan, perlunya sosialisasi dan pengetahuan yang harus di cerna oleh masyarakat, apa itu hak anak, dan apa yang harus menjadi tanggung jawab orang dewasa terhadap anak, prioritas pengawasan juga harus diperketat dan semua ini harus dimulai dan dicerna sejak dini.

Masih kata Agnes, disini kita masih sangat memprihatinkan, perempuan dan sang Ibu belum tahu apa yang dia lakukan dikala mendapat perlakuan kasar, disaat anaknya juga mendapat yang tidak sewajarnya dia dapat, malah Ibu sering ikut menyembunyikan lantaran ancaman, malu dan juga masih minim pengetahuan terkait ini, perlu peran serta segala Dinas Pemerintahan Daerah dalam hal masalah ini” Kata Agnes.
“Perlu sekali hukuman diberikan kepada pelaku kekerasan, pelecehan seksual terlebih terhadap anak, karena ini menjadi efek jera bagi masyarakat lainnya “tutup Agnes Nababan.
Laporan : Erianto Perangin Angin
Tags: kabanjahe karo
-
Perkuat Inovasi Daerah, Kemendagri Beri Penghargaan Pemda Terinovatif pada Ajang IGA 2022
-
PT BUK Harus Patuhi Keputusan Bupati Karo Hentikan Kegiatan Perusahaan di Puncak 2000 Siosar
-
Kasi Propam Polres Kendal Periksa Senpi Inventaris Dinas Anggota Polres Kendal
-
Membangun Kolaborasi Positif, Kapuspen TNI Kunjungi Kompas Gramedia
-
Program Sarana Air Bersih (SAB) Desa Sarakan Kecamatan Sepatan Tangerang Menggunakan KWH Meteran Listrik Tidak Resmi Dari PLN
-
Pihak Kepolisian Amankan Pelaku Perampasan Yang Aksinya Berhasil di Gagalkan Warga
-
Polri Targetkan Vaksinasi Massal Serentak 1 Juta di Seluruh Indonesia Besok
-
Cegah Penyebaran Covid-19, Forkompincam Patean Gelar Rakor Lintas Sektoral
-
Pastikan Piala Kasad Liga Santri PSSI 2022 Berjalan Lancar dan Aman, Dandim 0808/Blitar Cek Langsung ke Lapangan
-
Sambut Hut Ke-71, Satpolairud Polres Aceh Timur Gelar Santunan Anak Yatim

