REAKSIMEDIA.COM | Bengkulu – Wakil Gubernur Bengkulu Mian merasa gembira saat bertemu Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi di Gedung C, Kantor Kementerian Transmigrasi (Kemetrans), Kalibata, Jakarta, 28/10/2025. Banyak hal yang diungkapkan dalam pertemuan tersebut. Dikatakan di Kabupaten Bengkulu Utara ada kawasan transmigrasi yang sudah menjadi Kota Terpadu Mandiri (KTM) yang bernama Lagita.
Di Lagita banyak berdiri fasilitas umum seperti gedung olahraga (GOR), rumah sakit daerah, kantor pembuatan passport, islamic centre, serta fasilitas umum lannya. Mian dalam kesempatan tersebut meminta dukungan kepada Kementrans terkait pengembangan Islamic Centre Lagita, “karena tidak bisa ditopang dengan APBD provinsi maupun kabupaten”, ujarnya.
Dirinya ingin halaman islamic centre diplester dan dibangun replika Kabah. Hal demikian disebut penting sebab keinginan umroh dan naik haji warga (transmigran) sangat tinggi. Dengan adanya replika Kabah, masyarakat yang ingin menunaikan umroh dan haji bisa mempersiapkan diri di islamic centre.
Selain pengembangan sarana untuk persiapan umroh dan naik haji, Mian menyatakan provinsi itu masih membuka adanya program transmigasi. “Baik transmigrasi lokal maupun umum”, ujarnya. Presentase lokal maupun umum dikatakan bisa dibahas dikemudian hari.
Keinginan untuk mengembangkan kawasan transmigrasi di Bengkulu disambut baik oleh Viva Yoga. “Beberapa waktu yang lalu saya melakukan kunjungan kerja di kawasan transmigrasi baik yang berada di Kabupaten Bengkulu Utara maupun Bengkulu Selatan”, ujarnya. Dirinya membenarkan KTM Lagita yang dulunya sepi, sekarang sudah bukan lagi seperti kawasan transmigrasi. “Sudah menjadi kota di mana segala fasilitas kehidupan ada”, ungkapnya.

Menjadi kota menurutnya menunjukan kawasan transmigrasi tumbuh menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Dampak dari menjadi pusat pertumbuhan baru mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat. “Bukti dari meningkatnya pendapatan masyarakat semakin tingginya minat berumroh dan naik haji seperti yang dikatakan oleh Bapak Mian tadi”, tuturnya.
Di Provinsi Bengkulu saat ini ada 5 kawasan transmigrasi yang tersebar di 4 kabupaten, yakni Rejang Lebong di Padang Ulak Tanding, Kaur di Muara Sahung, Bengkulu Utara di Lagita dan Engggano, dan Bengkulu Selatan di Kedurang.
Untuk lebih meningkatkan dan memberdayakan transmigran dan masyarakat lain yang menempati kawasan transmigrasi, Kementrans di TA 2025 memberi bantuan sebesar Rp15,3 miliar. Bantuan sebesar itu menurut Viva Yoga digunakan untuk pembuatan jalan, sarana air bersih, fasilitas umum; fasilitas layanan, budaya, sosial, dan mental spiritual. “Bantuan yang diberikan diharapkan menjadi solusi dari permasalahan yang ada di kawasan transmigrasi seperti jalan yang belum diaspal”, ujarnya. (ARW)
Sumber : Tim Kementerian Transmigrasi
Foto: Humas Kementerian Transmigrasi/ Muhammad Ihsanudin
Tags: bengkulu
-
Kapolda Sulteng Turun Pantau Langsung Ketersediaan Minyak Goreng di Pasar
-
Teken Nota Kesepahaman dengan Kementerian Imipas, Kapolri Harap Sinergisitas Makin Optimal
-
40 Ribu Siswa SD Ikuti Seleksi Ortrad Tingkat Kecamatan
-
Masjid Ilham kelurahan Bara Baraya Utara kota Makassar di buka untuk pelaksanaan shalat Id dengan menerapkan protokol kesehatan
-
Ketua TP PKK Provinsi Sumut Bagikan 5.000 Sembako ke Masyarakat Tapanuli Selatan
-
Kementerian PUPR: Jalan Bypass BIL – Mandalika Siap Diresmikan Jelang World Motor Super Bike 2021 dan MotoGP 2022
-
Sekda Tapsel : Pendapatan Daerah Meningkat 4,61 Persen
-
Terjun Langsung ke Lapangan, Babinsa Koramil Ponggok Cek Harga Sembako di Wilayah Binaannya
-
Agenda Konfrensi Wilayah ke X Fatayat NU Sumsel Pemilihan Ketua Wilayah Fatayat Periode 2021-2024
-
Kodim 0428 MM Gelar silahturahmi Dan Coffee Morning Dengan Awak Media Mukomuko

