REAKSIMEDIA.COM | Halmahera Utara – Badan Pengelola Pelabuhan Perikanan Daerah (BP3D) Wilayah II Tobelo terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan kebersihan fasilitas publik. Hal ini diwujudkan melalui aksi bakti sosial lintas sektoral yang difokuskan pada pembersihan area Pelabuhan dan Pantai Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tobelo pada Jumat (06/02/2026).
Sebagai pengelola kawasan, BP3D menggandeng TNI-Polri dan berbagai instansi maritim untuk memastikan lingkungan pelabuhan tetap higienis dan kondusif bagi para pelaku usaha perikanan.
Wajah Ekonomi Pesisir yang Bersih
Dalam arahannya, Plt. Kepala Pelabuhan BP3D Wilayah II Tobelo, Rizal Kasim, menekankan bahwa pelabuhan merupakan cermin ekonomi daerah.

Ia menginstruksikan pembagian area kerja secara mendetail agar seluruh titik vital pelabuhan tersentuh aksi pembersihan.
“Pelabuhan TPI ini adalah wajah ekonomi pesisir kita. Kami di BP3D sangat berharap aksi ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi pemicu kesadaran bagi seluruh pengguna jasa pelabuhan. Lingkungan yang bersih akan menciptakan suasana kerja yang sehat, produktif, dan meningkatkan nilai tawar kawasan kita,” ujar Rizal Kasim.
Sinergi Keamanan bersama Danpos AL
Aksi ini juga didukung penuh oleh Danpos AL Tobelo, Letu Mario Latumahina, yang memimpin apel pagi. Pihak BP3D menyambut baik ketegasan Danpos AL terkait larangan miras dan pemberantasan Penyakit Masyarakat (Pekat) di area pelabuhan. Langkah ini dinilai sejalan dengan visi BP3D untuk menciptakan pelabuhan yang aman bagi aktivitas bongkar muat 24 jam.

Soliditas Kolaborasi Instansi Maritim dan Akademisi Keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari dukungan penuh berbagai stakeholder maritim yang turun langsung ke lapangan. Berbagai instansi terlibat aktif dalam memperkuat sinergi ini, di antaranya:
• Internal & Dinas: BP3D Wilayah II Tobelo dan Dinas Perikanan Kabupaten Halut.
• Keamanan & Penegakan Hukum: Pos AL TPI, Sub Pom XV/1-1 Tobelo, Satpolairud Polres Halut, serta DitPolairud Polda Malut.
• Otoritas & Pengawasan: Syahbandar Perikanan, PSDKP Wilker Tobelo, dan Basarnas.
• Kesehatan & Akademisi: Balai Karantina Kesehatan serta Kaprodi Hukum Universitas Hein Namotemo.
Komitmen Berkelanjutan
Setelah aksi pembersihan fisik selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi ramah tamah untuk mempererat koordinasi antar-instansi. BP3D berharap koordinasi lintas sektoral seperti ini terus berlanjut guna memastikan Pelabuhan TPI Tobelo menjadi pusat aktivitas perikanan yang bersih, aman, dan bebas dari pelanggaran hukum.
“Karena pada akhirnya, laut yang kita jaga hari ini adalah warisan yang akan menghidupi generasi esok. Menjaga kebersihan pelabuhan bukan hanya tentang menyapu sampah, melainkan tentang menanam rasa memiliki agar keberkahan laut Tobelo tak pernah kering ditelan kerusakan.”
Acara ditutup dengan sesi foto bersama, menandai suksesnya kolaborasi besar di awal Februari ini.
Laporan : Edwin Tatipang
Tags: halmahera utara
-
Dorong Transformasi Budaya Kerja Hadapi Era 4.0, Balitbang Kemendagri Internalisasi Nilai BerAKHLAK
-
Pemerintah Desa Pangke Harus Bereaksi Atas Keluhaan Warga Karena Hak Tanah Mereka Diduga Diserobot Mafia Tanah Yang Masih Gentayangan
-
Kapolres Kumpulkan Pejabat Utama dan Kapolsek Jajaran, ini yang Disampaikan
-
Wakapolres Muaro Jambi Pimpin Penyemprotan, Cegah Klaster Baru Pasca Libur Lebaran
-
POLONG Misteri 7 Pulau, Cerita Rakyat Kepri di Film kan
-
Bentuk Kepedulian Terhadap Prajuri, Kasad Berbagi di Jum’at Penuh Berkah
-
Pangdam Lepas Kontingen MTQ Kodam I/BB
-
Hadiri Launching Nasional KopDes Merah Putih Percontohan di Desa Lubuk Gedang, Bupati Choirul Huda: Melalui KopDes Merah Putih Menjadi Semangat Bersama Untuk Memajukan Kabupaten Mukomuko
-
Gemura Puji Kinerja STY & PSSI
-
Ganjar Hattrick Penghargaan Pembangunan Daerah Terbaik


