REAKSIMEDIA.COM | Mukomuko, Bengkulu – Hal tersebut disampaikan oleh Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kabupaten Mukomuko Ramdani SE.MSi terkait perubahan iklim yang terjadi di wilayah Indonesia khususnya diwilayah kabupaten Mukomuko, ketika dikonfirmasi terkait ancaman cuaca ekstrem disaat perubahan cuaca yang melanda Indonesia khususnya di wilayah Kabupaten Mukomuko.
Lebih lanjut Ramdani mengatakan,” sesuai dengan “warning” dari BMKG, terkait masalah cuaca, memang kita sampai dengan saat ini masih meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi masyarakat yang berada di wilayah pesisir, terutama kepada masyarakat nelayan, perubahan cuaca yang saat ini sering terjadi di pulau Jawa seperti badai dan hujan, serta tidak menutup kemungkinan terjadinya perubahan cuaca ini akan “bergeser” ke pulau Sumatera,” sebutnya.
Untuk potensi cuaca ekstrem akibat dari perubahan iklim, BPBD Kabupaten Mukomuko menghimbau dan mengingatkan masyarakat yang berada di wilayah pesisir, dan masyarakat nelayan untuk meningkatkan kewaspadaan serta berhati hati dalam bekerja mencari ikan dilaut,” kami dari BPBD Kabupaten Mukomuko selalu mengimbau kepada seluruh masyarakat di pesisir pantai, terutama kepada para nelayan kita terhadap adanya potensi badai dan gelombang tinggi dilaut serta kepada masyarakat yang berdiam diwilayah sungai untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya potensi bencana banjir yang diakibatkan oleh perubahan cuaca ini,” pungkasnya.
Ramdani juga mengatakan pihaknya selalu siap siaga dan terus memonitoring prakiraan dan perkembangan cuaca dari instansi terkait baik pusat maupun Provinsi,” kami BPBD Kabupaten Mukomuko selalu siap siaga menerima informasi dari masyarakat ketika ada kejadian bencana yang menimpa warga di Kabupaten Mukomuko, dan kami juga intens melakukan koordinasi dengan pihak TNI-POLRI, Tagana, SAR serta instansi terkait lainnnya, dan terus meningkatkan kewaspadaan kami khususnya di lingkup BPBD,” ujarnya.
Sesuai dengan informasi yang diterima, Ramdani juga menyampaikan potensi cuaca ekstrem akibat perubahan cuaca ini, sesuai dengan informasi yang saya terima, bisa jadi seminggu kedepan ini, potensi cuaca ekstrem akan beralih ke wilayah Sumatera, dan tentunya sekali lagi kami menghimbau kepada masyarakat diwilayah pesisir dan para nelayan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem sampai dengan bulan Februari,” ungkapnya.
“BPBD kabupaten Mukomuko terus berusaha untuk memberikan informasi kepada masyarakat luas, dimana sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada warganya serta perpanjangan tangan dari pemimpin Masyarakat Kabupaten Mukomuko yakni Bupati Mukomuko agar masyarakat nya bisa terhindar dari potensi bencana yang diakibatkan oleh perubahan iklim dan cuaca ekstrem yang terakhir ini sering terjadi di Pulau Jawa, semoga masyarakat khususnya yang berada di wilayah pesisir dan sungai dapat lebih waspada dalam beraktivitas guna menghindari terjadinya bahaya yang tidak kita inginkan,” tutupnya.
Laporan : Rahmadsyah Sipahutar
Tags: mukomuko bengkulu
-
DTSEN Pastikan Penerima Bantuan Sosial di Desa Tepat Sasaran
-
Bertolak ke Sulbar, Wapres akan Cek Langsung Upaya Percepatan Penurunan Stunting, dan Tinjau Pembangunan Pascagempa
-
Program ‘Ayo Kursus’, Tingkatkan Kompetensi untuk Berkompetisi
-
Panglima TNI Tandatangani Kerjasama Militer Dengan Angkatan Bersenjata UEA Yang Sudah Dua Tahun Tertunda
-
Kapolres Sampaikan Duka Mendalam Atas Berpulangnya Aipda Roi Simarmata Unit Reskrim Polsek Perdagangan
-
Dilantik Ketua IKWI Jabar Siti Ratna Maymunah Nahkoda IKWI Kabupaten Sukabumi
-
Kebakaran Hanguskan Satu Rumah Di Surade Pemilik Rumah Alami Luka Bakar
-
Sekjen Kemendagri Sebut Pejabat Eselon II Harus Miliki Jiwa Kepemimpinan Strategis
-
Polres Pinrang Laksanakan Gelar Sidang BP4R Badan Penasehat Pernikahan, Penyelesaian Perceraian dan Rujuk Personil
-
Cloudy Debut di Industri Musik Indonesia Lewat “Arti Cinta”, Kolaborasi Ricky FM–Ari Lasso Dirilis Tepat Hari Valentine


