REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro menekankan agar pejabat eselon II harus memiliki jiwa kepemimpinan strategis. Kemampuan itu perlu dikuasai di masa kini untuk menghadapi tantangan yang serba kekinian.
Pesan itu disampaikan Suhajar saat memberi sambutan sekaligus arahan pada kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XXVIII Tahun 2022 yang digelar Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri, Senin (29/8/2022).
Dalam kesempatan itu, Suhajar juga menyoroti kualitas kepemimpinan yang perlu dimiliki seorang pejabat eselon II. Menurutnya, hal itu dapat diukur dari beberapa indikator.
Pertama, kualitas kepemimpinan seseorang dinilai dari cara ia membagi tugas. Menurut Suhajar, kemampuan ini penting dimiliki oleh seorang pejabat eselon II. Membagi tugas yang diemban bukan berarti akan membuat wibawa seorang pemimpin menurun.
“Semakin Anda mampu membagi tugas, semakin tinggi kualitas kepemimpinan Anda,” kata Suhajar.
Kedua, kemampuan dan kemauan mendelegasikan kewenangan. “Semakin Anda tidak mampu mendelegasikan kewenangan, sesungguhnya kualitas kepemimpinan Anda semakin rendah,” ujarnya.
Ketiga, kemampuan dalam mengambil keputusan. Lebih lanjut ia menerangkan, terdapat 3 ilmu dalam pengambilan keputusan. Pertama, langsung mengambil keputusan ketika telah meyakini kebenaran atas langkah yang diambil. Kedua, memutuskan menolak setelah mempertimbangkan dan meyakini bahwa ada ketidaksesuaian. Ketiga, menunda mengambil keputusan karena ada hal yang perlu dipahami lebih dalam.
“Menjadi pemimpin itu harus mempunyai kompetensi teknis, kompetensi manajerial, kompetensi sosio kultural, kompetensi pemerintahan, harus punya kemampuan itu,” tandasnya.
Di akhir arahannya, ia kembali menegaskan, kemampuan strategis merupakan kemampuan untuk dapat mengantisipasi perubahan yang bergerak dengan cepat, kemampuan dan kemauan mendelegasikan wewenang, serta kemampuan mengambil keputusan.
“Jadi kualitas kepemimpinan itu paling tidak ditentukan oleh tiga hal itu,” beber Suhajar.
Laporan : Suryadi
Tags: jakarta
-
Ketua Umum Dharma Pertiwi Pusat Mendampingi Ibu Iriana Joko Widodo Meninjau Kerajinan Tangan Tradisional
-
Gus Halim Harap IKN Jadi Etalase Desa Nusantara
-
Tidak Undang Wartawan Pada Malam Pembukaan HUT Kabupaten Mukomuko, Bustari: Tidak Ada Unsur Kesengajaan, Kami Mohon Maaf
-
Menhan Prabowo Resmikan RS di Papua dan Serahkan Bantuan 164 Unit Kendaraan Dinas Untuk TNI-Polri
-
Rockdut Alternatif “Madu Merah” Pilihan Wulan Alora di Tahun Naga Kayu 2024
-
Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Ciawi, Bendungan Kering Pertama di Indonesia untuk Pengendalian Banjir Jakarta
-
Bersama Tim Kesehatan, Babinsa Kuala Kencana Berantas Bibit Malaria Dengan Metode IRS
-
Jelang Peringatan Hari Juang Ke-80 TNI AD Tahun 2025, Prajurit Kodim 1710/Mimika Gelar Doa Bersama
-
Kapolres Pinrang Pimpin Pelantikan Wakapolres dan Sertijab Pejabat Utama Polres Pinrang
-
Cegah Stunting, Ketum TP PKK Tri Tito Karnavian Salurkan Sembako di Depok


