REAKSIMEDIA.COM | Bogor, Ade Yasin bersilaturahmi dengan Gubernur, Bupati dan Walikota se-Jawa Barat secara virtual. Ade Yasin mengikuti silaturahmi virtual tersebut di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Kamis (13/5). Dalam silaturahmi tersebut Gubernur Jawa Barat mengucapkan terima kasih dan apresiasi karena dapat mengendalikan kasus Covid-19

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan sebelum pelaksanaan Idul Fitri, angka keterisian rumah sakit di Jawa Barat selama setahun terakhir mencapai rekor terendah, hanya 30 persen. Tahun 2020 rata-rata keterisian rumah sakit mencapai 50 sampai 60 persen, kemudian naik hampir 80% di awal Januari 2021, dan sebelum lebaran ini turun drastis menjadi 30%.

“Oleh karena itu, saya menghaturkan terima kasih kepada Bupati dan Walikota yang sudah dapat mengendalikan Covid-19 di wilayahnya masing-masing. Namun jangan pernah menurunkan kewaspadaan seperti di India. Angka kematiannya bisa mencapai 4.000 orang setiap hari. Mereka menurunkan kewaspadaan karena merasa vaksinasi sudah berhasil dan melakukan pelonggaran protokol kesehatan,” ucapnya.

Ridwan Kamil menambahkan, Alhamdulillah pelaksanaan Shalat Idul Fitri tahun ini bisa berjalan tanpa terkendala. Kami juga merasakan bagaimana sedihnya merayakan Idul Fitri dengan larangan mudik. Beberapa keputusan yang mungkin dirasakan tidak nyaman oleh masyarakat harus kita ambil.
“Namun bagaimanapun, tahun kedua lebaran ini pandemi Covid-19 belum usai. Semoga kita semua diberikan kesabaran dalam mengedukasi masyarakat, dan ketabahan dalam menghadapi dinamika-dinamika di lapangan,” tuturnya.

Selanjutnya Ridwan Kamil menjelaskan berdasarkan catatan kami, di Jawa Barat terdapat 99% masyarakat yang taat kepada pemerintah untuk tidak mudik, dan sekitar satu persen saja yang tetap memaksakan diri untuk mudik. Saya terus berdoa semoga masyarakat semakin taat selama pemimpinnya juga memberikan keteladanan.
Sementara itu Bupati Bogor, Ade Yasin menyampaikan bahwa Pemkab Bogor terus mengedukasi dan menghimbau kepada masyarakat agar bisa menahan diri, tidak kemana-mana dulu selama masa larangan mudik, dari tanggal 6 sampai dengan 17 Mei.
“Kami ingin masyarakat aman dan sehat, jadi tidak memaksakan diri untuk melaksanakan aktivitas yang dirasa tidak perlu,” tandasnya.
Laporan : Hotma Lingga
Sumber : Diskominfo kabupaten Bogor
Tags: bogor
-
Bupati Bogor, Ade Yasin Rakor Evaluasi PPKM Jawa-Bali Kesiapan Daerah Mengantisipasi Lonjakan Virus Omicron Bersama Menko Marves RI, Luhut Binsar Pandjaitan Secara Virtual
-
Kunjungan Kerja ke Polsek Parangloe, Ini Arahan Kapolres Gowa
-
DUKUNG SABER PUNGLI, Kapolsek Lubuk Pinang : Jangan Ada Lagi Pungutan Yang Tidak Sesuai Aturan
-
Riksiapops Pangdam XVIII/Kasuari: Kalian Tidak Boleh Kalah, Tetap Waspada dan Jangan Lengah
-
Kemnaker Perkuat Pembekalan Mahasiswa Hadapi Green Jobs dan Dunia Kerja Digital
-
Revitalisasi TPA Sampah Pengengat Jadikan Destinasi Pariwisata Super Prioritas Mandalika-Lombok NTB Semakin Menarik
-
Satreskrim Polres Aceh Timur Amankan Pelaku Percobaan Pembunuhan dan Penganiayaan di Idi Cut
-
Suatu Perdebatan Alot Kuasa Hukum dan Penyidik Soal Penjemputan Klien di Bandung
-
Polres Banjarnegara Lakukan PAM Pagi Hari Beri Rasa Aman Masyarakat
-
Polda Jatim Siagakan Personel Di Sejumlah Titik Untuk Pengamanan Piala Dunia U-17

