REAKSIMEDIA.COM | Mukomuko – Hal tersebut disampaikan warga Desa Sido Makmur melalui Kades Fauzi Amir disaat kegiatan Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Mukomuko di Mesjid Assafiiyah Desa Sido Makmur Kecamatan Air Manjunto Mukomuko, Kamis Malam (28/3/24).
Lebih lanjut Fauzi mengatakan, “Kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas oerhatian bapak Bupati Mukomuko yang telah memberikan bantuan CSR sebesar 25 juta kepada mesjid kami ini, kami sangat bersyukur sekali, semoga bantuan yang diberikan mendapat berkah dari Allah SWT, dan kami juga mohon maaf atas penyambutan kami yang mungkin kurang berkenaan pada kegiatan ini,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu Kades Sido Makmur juga menyampaikan harapan dan curhatan dari warganya kepada Bupati Mukomuko terkait pembangunan jalan di desanya dan usulan dari perangkat desanya agar bisa mendapat jenjang pendidikan sarjana.
“Kami berharap pak Bupati dapat memberikan perhatian atas kondisi jalan di desa kami, dan juga harapan kepada pak Bupati Mukomuko untuk memperjuangkan perangkat Desa untuk mendapatkan program pendidikan sarjana, dalam tujuan untuk peningkatan SDM perangkat desa, semoga harapan kami ini ini bisa diwujudkan oleh bapak Bupati,” pintanya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Mukomuko H Sapuan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada warga Desa Sidomakmur atas pelaksanaan kegiatan safari ramadhan Pemkab Mukomuko di Desa Sidomakmur yang berjalan dengan baik dan lancar.
“Tentunya kegiatan ini telah kita mulai dari Berbuka Puasa Bersama, dilanjutkan dengan Sholat Maghrib makan bersama dan kita juga melaksanakan sholat taraweh bersama sama, dan kegiatan ini sebagai bentuk untuk semakin mempererat hubungan diantara kita, antara Pemerintah Daerah dengan masyarakat di Kabupaten Mukomuko di bulan yang penuh dengan keberkahan ini,” ucap Bupati.
Selain itu, Bupati juga menjelaskan bahwa bantuan CSR untuk pembangunan mesjid dan pemberian tali asih kepada anak anak yatim piatu merupakan bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah daerah pada kegiatan safari ramadhan Pemkab Mukomuko 1445 H yang mengambil tema, “Terus Bersinergi Menuju Mukomuko Maju dan Mandiri”.
“Semua bantuan untuk mesjid akan kita sampaikan langsung melalui rekening mesjid, ini sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap mesjid mesjid di daerah kita yang membutuhkan perhatian”sebut Bupati Sapuan.
Menanggapi curhatan warga yang disampaikan Kades Sidomakmur, Bupati Mukomuko menyebutkan akan tetap memperjuangkan harapan dari masyarakat untuk pemerataan pembangunan di wilayah ini.
“Apa yang menjadi harapan masyarakat Air Manjunto khususnya masyarakat Desa Sido Makmur, Pemerintah Daerah tetap fokus memberikan pemerataan pembangunan, dan tentunya kita sampaikan dihadapan bapak ibu sekalian bahwa pembangunan di wilayah kita ini kami melaksanakan dengan mengukur skala prioritas untuk wilayah mana yang sangat membutuhkan pembangunan.
“Apa yang menjadi harapan warga disini nantinya pasti akan kita bangun, tentunya kita laksanakan secara perlahan namun pasti, itu saya sampaikan agar jangan dusta diantara kita, sebab di wilayah Air Manjunto masih lumayan bagus kondisi jalannya dibandingkan daerah lain, seperti Malin Deman dan sebagian wilayah Penarik, bayangkan jalan di Malin Deman sudah 30 tahun tidak merasakan aspal, kalau hujan turun, dapat dipastikan warga disana tidak dapat kemana mana, makanya kita melaksanakan pembangunan di kabupaten ini berdasarkan prinsip kemanusiaan agar pembangunan infrastruktur jalan yang dibangun berdasarkan skala prioritas, demi untuk pemerataan pembangunan dan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita,” terang Bupati.
Dilanjutkan Bupati, “Apalagi diawal Pemerintahan kami, negara kita dilanda pandemi Covid 19, sehingga anggaran untuk pembangunan dialihkan untuk penanganan pandemi, walau begitu, 1 tahun belakangan ini kita harus bersyukur bahwa kabupaten Mukomuko telah mendapatkan anggaran pembangunan tertinggi dari semua Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Bengkulu,dan tahun ini juga kita mendapatkan DBH Sawit untuk pembangunan infrastruktur jalan kita disini, dan saya sampaikan bahwa pembangunan tetap kita laksanakan di Kecamatan ini, demi upaya kita untuk memakmurkan masyarakat kita, mohon kesabarannya dari masyarakat Air Manjunto,” sebut Bupati yang disambut tepuk tangan warga.
Bupati juga menyebutkan berbagai program program terus dilakukannya untuk meningkatkan kesejahteraan warganya.
“Seperti seragam gratis untuk murid sekolah SD dan SMP, program ini adalah untuk meringankan beban masyarakat disaat anak anaknya masuk sekolah, ini bentuk perhatian kita, dan kalau sebelumnya seragam sekolah gratis hanya untuk Sekolah Negeri, namun tahun ini kita bantu juga seragam gratis untuk sekolah agama negeri dan swasta, tapi saya mohon kepada masyarakat agar memprioritaskan anak anak kita untuk belajar di Sekolah Negeri,” pinta Bupati.
Bupati juga berharap kepada masyarakat untuk bijak dalam mengunakan Sosial Media sehingga dapat berpotensi membuat imej negatif kabupaten Mukomuko.
“Jikalau ada permasalahan, jangan langsung di posting dulu di Sosmed, ini bisa menjatuhkan citra pemerintah kita, orang luar mungkin saja akan takut atau berpikir negatif dengan kondisi daerah kita yang tanpa sengaja kita posting di Sosmed,” himbau Bupati.
Bupati juga mengungkapkan dihadapan warga yang hadir pada kegiatan itu bahwa Pemerintah Daerah telah menganggarkan BPJS Gratis kepada semua masyarakat Mukomuko untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis melalui program UHC.
“Sudah ada BPJS Gratis (UHC) bagi warga Mukomuko untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gratis, dan kita juga bangun rumah sakit Pratama Ipuh agar warga kita disana juga mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik, ini terobosan kita agar masyarakat di wilayah Dapil 3 semakin dekat untuk mendapatkan pelayanan dasar, juga untuk program administrasi kependudukan juga kita terus perbaiki, sudah ada perwakilan Dukcapil di Kecamatan Ipuh dan Penarik, ini semua bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap pelayanan dasar untuk masyarakat kita disini” papar Bupati.
Diakhir sambutannya, Bupati Sapuan mengajak semua lapisan masyarakat didaerah ini untuk menjaga persatuan dan kesatuan agar Kabupaten Mukomuko semakin maju dan lebih baik lagi kedepannya.
“Kita harus kompak, agar kebersamaan kita untuk membangun Kabupaten Mukomuko dapat terwujud menjadi lebih baik lagi kedepannya, mari sama sama kita pikirkan dan kita usahakan agar kedepannya Kabupaten Mukomuko punya perwakilan di Senayan, sehingga dapat memperjuangkan “kue pembangunan” dari Anggaran Pusat untuk pembangunan di kabupaten Mukomuko, mari kita kompak untuk kemajuan Kabupaten kita tercinta ini, tetap semangat untuk semua masyarakat Mukomuko dalam kebersamaan kita membangun Kabupaten Mukomuko yang lebih maju dan mandiri,” tutur Bupati Sapuan.
Dalam kesempatan Bupati Mukomuko menyempatkan diri untuk tanya jawab dengan masyarakat yang hadir dalam acara tersebut. Salah satunya datang dari Sahad, salah seorang tokoh masyarakat Desa Sido Makmur yang menyampaikan pertanyaan terkait jarangnya Bupati turun dan bersilaturahmi dengan warga di desa desa.
“Kenapa bapak jarang turun ke desa untuk bersilaturahmi dengan warga, ini perlu kami pertanyakan pak dan mendengar langsung penyampaian bapak agar kami dapat paham dan dapat menjawab apa yang menjadi rasa penasaran kami selama ini,” tanyanya.
Menjawab itu, Bupati Sapuan menjelaskan bahwa dirinya sebenarnya sangat senang untuk turun dan bersilaturahmi kepada masyarakat di desa desa, namun dirinya malu jika dirinya datang turun ke desa cuma hanyabuntuk menikmati makanan dan minuman yang diberikan warga kepada dirinya, sementara warga di desa, juga berharap “perhatian pembangunan” dari dirinya sebagai pemimpin di Kabupaten Mukomuko.
“Ini yang menjadi dilema bagi saya, jujur sebenarnya saya sangat senang sekali jika mendapatkan undangan dari warga saya, akan tetapi saya juga merasa “berkecil hati” apabila tidak dapat “memberikan pembangunan” kepada desa desa. Inilah yang saya perjuangkan sehingga sebagian waktu saya kerahkan untuk berjuang di Jakarta, untuk “menyodok” anggaran agar dapat turun ke kabupaten kita, sebab kita masih membutuhkan anggaran pemerintah pusat untuk membangun kabupaten Mukomuko, kalau cuma mengandalkan anggaran Kabupaten dapat dipastikan kita tidak akan maksimal untuk membangun kabupaten ini, sebab APBD kita belum kuat untuk membangun kabupaten kita yang luas ini, sebab luas wilayah kita hampir sepertiga dari Provinsi Banten, kita sangat perlu anggaran dari pusat, dan di pusat itu hampir 400 Kabupaten diseluruh Indonesia yang berebut untuk mengambil “kue pembangunan” di pusat,” ungkap Bupati.
Bupati Sapuan juga menjelaskan, hubungan silaturahmi yang baik dengan pemerintah Pusat juga sangat penting dalam mengambil anggaran dari kementerian kementerian untuk di bawa ke Kabupaten Mukomuko.
“Kalau kita hanya ada perlu saja baru kita bersilaturahmi, tentu kurang efisien dalam hal melobi pemerintah pusat, sehingga saya membagi waktu untuk semakin dekat dengan pihak kementerian, dan hasilnya juga mulai terasa dalam setahun ini, anggaran pembangunan untuk kabupaten Mukomuko dari Pemerintah Pusat tertinggi dari kabupaten lain yang ada di Provinsi Bengkulu, kalau tidak ada dana pusat, jalan Sp4 tanah rekah-setiabudi tidak akan teraspal, jalan di Malin Deman tidak akan teraspal, dan tahun ini berbagai ruas jalan bakal teraspal dan beberapa jembatan kita juga bakal diperbaiki, inilah bentuk dan upaya pemerintahan Sapuan Wasri dalam mempercepat pembangunan di Kabupaten Mukomuko, bukan saya tidak mau berkunjung dan bersilaturahmi ke desa desa, tapi saya merasa ada yang lebih penting yang harus saya perjuangkan untuk memajukan Kabupaten Mukomuko,” pungkas Bupati Sapuan yang disambut tepuk tangan meriah oleh warga yang hadir.
Selain memberikan bantuan CSR pembangunan mesjid, Bupati Sapuan juga memberikan santunan kepada puluhan anak yatim piatu dan menyerahkan bantuan dari Ketua TP PKK Kabupaten Mukomuko kepada pengurus mesjid Assafiiyah Desa Sido Makmur yang ditutup dengan sesi foto bersama yang berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan.
Juga hadir mendampingi Bupati dalam kegiatan itu, Asisten 1, jajaran OPD, Camat Air Manjunto dan jajarannya, Kabag Kesra, Kanit Binmas Polsek Lubuk Pinang, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, Ketua PKK Kecamatan beserta anggotanya, Kades dan Perangkat Desa Sido Makmur, Tokoh Masyarakat, Alim ulama dan warga Desa Sidomakmur serta lainnya.
Laporan : Rahmadsyah Sipahutar
Tags: Mukomuko
-
TNI Polri Bersama Warga di Batang Dirikan Tanggul Atasi Masuknya Air Laut ke Areal Persawahan
-
Terapkan Prokes 6M, Lurah Payobasuang Berharap Covid-19 Cepat Hilang
-
Residivis Kasus Curanmor Yang Resahkan Warga Gowa Diringkus Tim Anti Bandit Dan Unit Opsnal Polsek Perangloe
-
Kepala BSKDN Harap Lulusan IPDN Kuasai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, serta Lahirkan Inovasi Berkualitas
-
“Tunggu Aku” Sticker Band siap Bersaing Dikancah Musik Pop
-
Musrenbang RKPD 2024, Bupati Tapsel Tegaskan Setiap Kegiatan Pembangunan Adalah Yang Paling Berdampak Bagi MasyarakatÂ
-
Memperingati HUTRI Yang Ke-78, Walikota Padangsidimpuan Tampil Sebagai Inspektur Upacara
-
Qylo, Ojol Baru yang Ramah Lingkungan Berbasis Listrik Tanpa Emisi
-
Mendagri: Pemekaran Tak Sekadar Pembagian Wilayah, Perlu Kemandirian Fiskal
-
Wapres Hadiri Pelantikan Kepala dan Wakil Kepala Otorita IKN

