REAKSIMEDIA.COM | Pekalongan – Aksi damai PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Pekalongan terkait “Menolak Kebijakan Pemerintah Indonesia menaikkan BBM” di kantor Bupati Pekalongan mendapatkan pengawalan ketat dari Polres Pekalongan.
Kapolres Pekalongan AKBP Dr. Arief Fajar Satria, S.H., S.I.K., M.H bersama Kabagops dan Kasat Lantas ikut terjun langsung dalam mengawal giat aksi damai tersebut, Kamis (8/9/2022).
AKBP Arief menegaskan bahwa tugas Polisi untuk memastikan dalam pelaksanaan kegiatan aksi damai oleh PMII berlangsung aman dan tertib sehingga tetap tercipta situasi yang kondusifitas.
Peserta aksi damai yang tergabung dalam PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) diikuti sekitar 200 orang berasal dari mahasiswa UNIKAL, mahasiswa STAIN, mahasiswa UIN KH. Abdurrahman Wahid, mahasiswa USMANU serta mahasiswa UNISRI Batang.
Titik kumpul peserta aksi damai di depan Taman Makam Pahlawan kemudian melakukan longmarch menuju Tugu Nol Kecamatan Kajen – depan Kantor DPC Golkar Kabupaten Pekalongan – depan GPU Kajen kemudian menuju Kantor Bupati Pekalongan.
Para peserta aksi damai menuntut menolak kebijakan pemerintah menaikkan BBM subsidi, mendesak pemerintah untuk memberantas mafia BBM serta meminta pemerintah supaya subsidi lebih tepat sasaran.
Di depan Kantor Bupati Pekalongan, massa diterima oleh Wakil Bupati Pekalongan H. Riswadi, S.H bersama Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan HJ. Hindun, M.H, Kapolres Pekalongan, Dandim 0710 Pekalongan serta Sekda Kabupaten Pekalongan.

Wakil Bupati Pekalongan dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa terdapat beberapa bantalan sosial untuk penanggulangan dampak kenaikan BBM, yaitu bansos yang dikelola oleh Kemensos, reconfusing Dana 2% dari Dana Alokasi Umum (DAU) Nasional, Dana Reguler APBD yang ada di anggaran Pemda masing-masing (BTT dan Bansos) serta Dana Desa maksimal 30% yang digunakan untuk bansos bagi masyarakat yang terdampak inflasi.
Riswadi mengungkapkan Pemerintah Daerah akan membantu masyarakat yang kurang mampu yang terdampak inflasi akibat kenaikan harga BBM tersebut.
“Dari aspirasi mahasiswa yang telah disampaikan pada hari ini, selanjutnya akan ditindak lanjuti jika sesuai dengan wewenang Pemerintah Daerah, namun bila aspirasi tersebut wewenang Pemerintah Pusat maka akan di sampaikan secepatnya,” ujarnya. (*)
Laporan : Suryadi
Tags: pekalongan
-
Sail dan Touring Kodam III/Slw, Yonif Raider 300/Bjw Gelar Serbuan Vaksin Covid-19 dan Pengobatan Massal
-
Erna De Fretes Sambangi KPK Minta Keadilan Bagi Suaminya
-
Bangun Kerjasama Lantamal IX dan Bank Indonesia Provinsi Maluku Laksanakan Sosialisasi Edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah
-
Bupati Pinrang Irwan Hamid Membuka Langsung Jelajah Bumi Lasinrang (JBL) Yang Digelar Indonesia Offroad Federation Di Pinrang
-
Upacara Pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2021 Di SPN Polda Kepri Tanjung Batu
-
Satgas TMMD ke 119 Kodim 0428/MM Ajak Masyarakat Bertempur Melawan Narkoba
-
Tanam Pohon Ganja, Seorang Bandar Dibekuk Satresnarkoba Polres Tegal
-
Matikan Bibit Malaria, Babinsa Koramil 1710-02 /Timika Dampingi Petugas Kesehatan Dalam Kegiatan Penyemprotan Pestisida Ke Rumah Warga
-
Kesiapan Mudik Idul Fitri 1444 H, Kementerian PUPR Fungsionalkan 6 Ruas Tol di Jawa dan 4 di Sumatera
-
Bhabinkamtibmas Wilayah Hukum Polsek Caringin Polres Bogor Sambangi Warga Sampaikan Pesan Kamtibmas dan ajak cegah TPPO

