REAKSIMEDIA.COM | Cilacap – Warga Kecamatan Cipari berinisial S (39) diamankan polisi setelah dilaporkan oleh tetangganya. S dilaporkan setelah diduga melakukan perbuatan cabul dan sodomi kepada anak pelapor yang masih di bawah umur.
Wakapolres Cilacap Kompol Suryo Wibowo mengatakan, hasil pemeriksaan Unit PPA Polres Cilacap kepada korban dan tersangka, S sudah melangsungkan aksinya sejak 2019. Tetapi aksi korban baru diketahui pada 30 Desember 2021 pukul 24.00 lalu.
Tersangka yang biasa berkunjung ke rumah pelapor, pada malam kejadian, tersangka diketahui mondar-mandir di dalam rumah pelapor. Pelapor yag merasa curiga karena S belum pulang kemudian menanyakan kepada terlapor, “Sudah malam ko belum pulang”.
Tetapi pertanyaan tersebut tidak digubris tersangka. Pelapor kemudian kaget saat sudah di dalam kamar, dia mendengar seperti ada suara benturan keras.
Saat itu, pelapor keluar kamar dan melihat tersangka sedang menarik anak pelapor ke dalam kamar mandi. Pelapor saat itu langsung mengejar dan mendobrak pintu kamar mandi tersebut.
Saat itu tersangka sudah menelanjangi celana anak pelapor di dalam kamar mandi tersebut.
“Menurut keterangan anak pelapor, korban sudah dicabuli alat kelaminnya oleh tersangka, dan itu sudah sering dilakukan sejak tahun 2019,” kata Wakapolres Cilacap saat ungkap kasus di Mapolres Cilacap, Senin (7/2/2022).

Akibat perbuatan S, korban mengalami perubahan fisik dan psikis. Dari hasil visum korban menyebutkan, tampak anus korban berbentuk corong, terdapat luka lecet pada anus atau fisival ani. Hasil kesimpulan hasil VER menjelaskan bahwa ada perlakuan pada tubuh yang tidak dapat disingkirkan.
“Pelaku mencabuli korban dengan memberikan iming-iming sering diberikan uang jajan sebesar Rp 5.000,-, supaya korban mau dicabuli oleh pelaku,” Kompol Suryo menambahkan.
Atas perbuatannya, S dijerat melakukan perbuatan cabul terhadap seorang anak di bawah umur, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 82 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia No. 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Perpu No. 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Republik Indonesia No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang. (*)
Laporan : Suryadi
Tags: Cilacap
-
Kodam II/Sriwijaya Gelar Upacara Sertijab Dan Kenaikan Pangkat
-
Presiden Jokowi Instruksikan Jajarannya Stabilkan Harga Beras
-
Semarakkan Peringatan HUT ke-77 RI, Ditjen Bina Bangda Bagikan Zakat serta Gelar Berbagai Perlombaan
-
Penghuni Lapas Perempuan Jambi Sholat ID Hari Raya Idul Adha 1442H di Lapunja
-
MagangHub Batch 2 Angkatan II Dibuka, Sediakan 50.000 Kuota Pemagangan
-
Terus Bergerak, Satgas TMMD ke-125 Kodim 0428/MM Bersama Warga Kejar Target Pengoralan Jalan Wonosalam Desa Sumber Makmur
-
Srikandi Bid Propam Polda Jateng Bagikan Sembako Kepada Warga Terdampak Banjir Rob di Kendal
-
Perkuat Inovasi Daerah, Kemendagri Beri Penghargaan Pemda Terinovatif pada Ajang IGA 2022
-
Kapolres Bogor Dan Forkopimda Hadiri Pesta Rakyat Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke 79 Di Lapangan Tegar Beriman
-
Penanaman Pohon Palm Caleg Dapil 1, Memberikan 30 Bibit Siap Tanam



