REAKSIMEDIA.COM | Bogor – Pemerintah Kabupaten Bogor mengikuti Rapat Koordinasi Bersama Mendagri dalam rangka Penegakkan Disiplin Protokol Kesehatan dan Penanganan Covid-19 di daerah. Bupati Bogor, Ade Yasin didampingi Forkopimda dan perangkat daerah terkait menerima arahan BNPB Republik Indonesia, Menteri Perhubungan, Wamenkes RI, Perwakilan Kapolri dan lainnya. Rakor dilaksanakan secara virtual di Ruang Sekretariat Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor, Senin (3/5).
Menteri Dalam Negeri RI, Muhammad Tito Karnavian menyatakan, untuk mencegah terjadinya peningkatan kasus Covid-19 pasca Hari Raya Idul Fitri, seperti yang terjadi di sejumlah negara diantaranya India, Meksiko, dan Brazil. Untuk itu perlu dilakukan penegakan disiplin Protokol Kesehatan dan pengetatan aktivitas kegiatan masyarakat mulai dari tingkat Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa/Kelurahan hingga tingkat RW dan RT.
“Beberapa pengamat menyampaikan akan terjadi ledakan besar kasus Covid-19 di 10 negara yang memiliki populasi penduduk dengan jumlah yang besar. Kita jangan lengah lakukan antisipasi dan pengendalian dengan baik. Kita tidak bisa menolkan, kita harus berjuang agar kasus Covid-19 di Indonesia bisa melandai,” ungkap Tito.
Tito meminta, agar kepala daerah, Bupati/Wali Kota se-Indonesia terus mengoptimalkan Satgas Covid-19 disemua tingkatan untuk mengontrol, mengendalikan dan menekan kasus penyebaran Covid-19 di masing-masing daerah di Indonesia.
“Optimalkan PPKM Mikro dan Makro, maksimalkan Posko pengendalian Covid-19 hingga tingkat RW, kita akan berhasil mengendalikan Covid-19 dengan cara tingkatkan sinergitas antara Forkompinda, Satgas Covid-19 dan masyarakat, agar disiplin Prokes ini bisa diterapkan, dijalankan dan dipatuhi oleh seluruh masyarakat Indonesia,” jelasnya.
Selanjutnya, Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono menambahkan, optimalisasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kepada seluruh masyarakat Indonesia menjadi bagian dari upaya dalam menekan dan mengendalikan Covid-19 di Indonesia. “Diharapkan bulan Juni-Agustus ini 70% vaksinasi akan kita capai, untuk mencegah terjadinya peningkatan Covid-19 di Indonesia,” tambah Wamenkes.
Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo mengatakan, penyekatan di seluruh jalur udara, darat dan laut harus dilakukan secara signifikan dengan menurunkan lebih banyak lagi anggota TNI dan Polri sebagai Satgas Covid-19. “Jangan sampai ada Warga Negara Asing (WNA) yang lolos masuk ke Negara Indonesia tanpa karantina, karena saat ini tidak ada negara di dunia yang bebas dari Covid-19,” Ungkap Doni.
Laporan : Hotma Lingga
Tags: bogor
-
TNI Perkuat Pengamanan di PT Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan
-
Pemdes Agung Jaya Salurkan BLT DD Tahap Terakhir 2022 Kepada 82 KPM, Camat : BLT DD di seluruh Desa Kecamatan Air Manjuto Tuntas Tersalurkan
-
Wabup Hadiri Pengajian Akbar dan Halal Bi Halal BKMT Pinrang
-
Kapolda Jambi Bersama Danrem 042/Gapu Dan Walikota Jambi Rakor Strategi Penanganan Covid 19 Wilayah PPKM Level 4
-
Program Jumat Curhat Polres Bogor Masih Mendominasi Sebagai Wujud Pelayanan Polri Presisi Kepada Masyarakat Kabupaten Bogor
-
Tetap Semangat Meski Terik Matahari Menyengat, Satgas TMMD-125 Kodim 0428/MM Sasar Titik Lubang Jalan Wonosalam Tembus 950 Meter
-
Serap Aspirasi Guru, Anggota DPR RI Komisi X Dr Mujib Rohmad Gelar Reses
-
Jelang Lebaran, Polsek Batang Kota Gencar Sosialisasi Larangan Petasan dan Patuhi Prokes
-
TMMD Ke 121 Telah Usai, Dandim 1615/Lotim Apresiasi Dukungan Semua Pihak
-
Kegiatan Pelayanan Kesehatan Satgas Yonif Mekanis 203/AK Diserbu Oleh Masyarakat


