Cetak Tenaga Kerja Handal Siap Pakai, Disnakertrans Mukomuko Gelar PVN Batch 2

REAKSIMEDIA.COM | Mukomuko – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia melalui Dinas Tenaga Kerja & Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Mukomuko resmi membuka Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch 2 mulai 22 Juni hingga 19 Juli 2026 di Balai Latihan Kerja (BLK) Tanah Rekah Kabupaten Mukomuko, Senin (22/6/26).

Kepala Disnakertrans Kabupaten Mukomuko Hj.Nurdiana SE. MAP menyebutkan pada PVN batch 2 diikuti sebanyak 16 orang peserta selama 32 hari yang berasal dari berbagai wilayah di Kapuang Sati Ratau Batuah.

“Hari ini, pelatihan vokasi secara serentak nasional resmi di buka, untuk Kabupaten Mukomuko pelatihan kita gelar di Gedung BLK Tanah Rekah,” ucapnya

Kepala Disnakertrans Mukomuko Hj. Nurdiana berharap kepada seluruh peserta yang mengikuti pelatihan untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya.

“Semoga bisa mengikuti pelatihan ini sampai selesai dan menjadi tenaga kerja yang handal dan siap pakai serta bersertifikat BSN,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa masyarakat usia kerja dapat memanfaatkan Pelatihan Vokasi tersebut guna meningkatkan kompetensi dan daya saing di pasar kerja.

“Program Pelatihan Vokasi Nasional menjadi bagian dari komitmen Kemnaker dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” ucap Nurdiana.

Menurutnya, peningkatan kompetensi tenaga kerja menjadi faktor penting untuk menjawab kebutuhan dunia usaha dan dunia industri yang terus berkembang. Karena itu, Kemnaker terus memperluas akses masyarakat terhadap pelatihan kerja yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja.

“Kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses yang lebih luas terhadap pelatihan kerja yang berkualitas. Melalui program ini, peserta dapat meningkatkan kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja,” ujarnya.

Dijelaskannya, calon peserta yang ingin mengikuti PVN Batch 2 wajib memiliki akun SIAPkerja dan memilih program pelatihan sesuai minat serta kebutuhan. Selain itu, peserta juga dapat mengisi Asesmen Kecocokan Kerja (SPI) dan Asesmen Penilaian Diri yang bersifat opsional.

Baca juga:  Jokowi Lantik Paiman Raharjo Sebagai Wamendes Gantikan Budi Arie

Nurdiana berharap kepada masyarakat dapat memanfaatkan program tersebut sebagai sarana dalam mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan keterampilan untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri

“Pelatihan vokasi merupakan investasi. Semakin tinggi kompetensi yang dimiliki, semakin besar pula peluang memperoleh pekerjaan yang layak dan berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas nasional, khususnya di Kabupaten Mukomuko,” pungkasnya.

Laporan : Rahmadsyah Sipahutar

Tags: