REAKSIMEDIA.COM | Banyumas – Bertempat di Ruang Pusdalops Makorem 071/Wijayakusuma, Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga, S.E., dengan didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro yang juga selaku Ketua Dharma Pertiwi Koorcab Purwokerto Daerah D Ny. Natania Yudha Airlangga, ikuti Zoom Meeting “Kick Off Kolaborasi Percepatan Penurunan Stunting”. Senin (8/8/2022).
Zoom Meeting Kick Off Kolaborasi Percepatan Penurunan Stunting mengambil tema, “Kolaborasi Demi Anak Negeri untuk Mewujudkan SDM Unggul Indonesia Maju” ini, dilaksanakan secara terpusat di Graha Puri Ardhya Garini, Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur.
Kick Off Penurunan Stunting ditandai dengan penandatanganan MoU antara Kepala BKKBN Pusat, dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) dengan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Ketua Umum Dharma Pertiwi, Ny. Hetty Andika Perkasa. Selain itu juga ditandai dengan peluncuran buku “Resep Makanan Baduta dan Ibu Hamil Untuk Generasi Emas Indonesia” oleh Ibu Prof Dr. (H.C.) Hj Megawati
Soekarno Putri.
Kepala BKKBN Pusat dr. Hasto Wardoyo mengatakan, hari ini angka Stunting mencapai 24,4 persen dan setiap tahun di Indonesia ada 4,8 juta Ibu hamil dan melahirkan. Sehingga praktis 1,2 juta Stunting hampir setiap tahun terjadi apabila kita tidak melakukan apapun terhadap peristiwa kelahiran dan persalinan ini.
Hasto Wardoyo menjelaskan, Stunting disebabkan 3 hal utama, yang pertama adalah Suboptimal Nutrition yaitu kurangnya asupan makanan yang bergizi khususnya protein hewani. Kedua Suboptimal Health dan ketiga adalah Suboptimal Parenting.
“Untuk itu, sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap stunting ini, maka BKKBN berkolaborasi dengan berbagai sektor termasuk kepada jajaran TNI-Polri juga sektor swasta”, terangnya.

Dikatakan, peran TNI, Polri dan tokoh masyarakat sangat sentral di tengah masyarakat, sehingga BKKBN berkolaborasi dengan jajaran TNI, Polri dan juga jajaran Ibu-ibu dari TNI-Polri. “Kolaborasi ini, tentunya sangat strategis dalam rangka penurunan stunting,” ungkap dr. Hasto Wardoyo.
Ketua BKKBN menyampaikan strategi program sebagai langkah-langkah untuk melakukan percepatan penurunan angka stunting di Indonesia. “Kita sedang mengupayakan penurunan anak kerdil (stunting) di Indonesia menuju angka 14 persen pada tahun 2024, serta kami telah menyusun strategi program sebagai langkah-langkah untuk melakukan percepatan penurunan angka stunting di Indonesia”, ujarnya.
Hasto berharap, langkah-langkah tersebut didukung adanya sistem pendataan informasi yang akurat, pendampingan serta surveilans keluarga berisiko stunting dan audit kasus stunting.
Zoom Meeting Kick off Percepatan Penurunan Stunting juga dihadiri juga Prof Dr Megawati Soekarno Putri, Panglima TNI Jenderal TNI Muhammad Andika Perkasa, S.E., M.A., M.Sc., M.Phil, Ph.D., Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., C.S.F.A.
Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa dalam sambutanya menyampaikan TNI siap mendukung dan membantu pemeritah dalam menurunkan angka stunting di Indonesia.
“Kami datang sebagai tindak lanjut dari arahan Bapak Presiden Ir. H. Joko Widodo dalam mambantu pemerintah dalam hal ini BKKBN guna percepatan penurunan stunting, kami memiliki fasilitas kesehatan yang dapat digunakan untuk penanganan stunting dan gizi buruk. Selain itu kami juga akan membicarakan langkah-langkah konkret yang harus dilakukan,” papar Panglima TNI.
Sementara itu, Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga, S.E., usai mengikuti kegiatan mengatakan, terkait dengan Stunting, pihaknya telah menyampaikan kesegenap jajarannya untuk mendukung percepatan penurunan Stunting diwilayah masing-masing.
Dikatakan, Kodim di jajaran Korem 071/Wijayakusuma hingga saat ini, telah mensosialisasikan terkait Stunting ini kepada masyarakat diwilayah binaannya masing-masing seraya memberikan bantuan asupan gizi kepada masyarakatnya. Selain itu, juga dilakukannya pendataan guna validasi data keluarga berisiko Stunting serta melaksanakan pendampingan diberbagai kegiatan bersama dengan masyarakatnya. (*)
Laporan : Suryadi
Tags: banyumas
-
Polisi dan TNI Dikerahkan Amankan Jalur Tradisional RI-PNG yang Ditutup Akibat Meroketnya Penyebaran Covid-19 Omicron
-
Terpilih Menjadi BPD Desa Sukanalu Simbelang, Intina Br Sembiring Komitmen Pro Masyarakat
-
Gus Menteri Ajak Vale Indonesia Tingkatkan Kerjasama Bangun Desa
-
Kapolres Mukomuko Sampaikan Apresiasi kepada Insan Pers di Momentum Hari Kebebasan Pers Se Dunia
-
Ganjar Apresiasi Peran TNI-Polri dan Masyarakat Selama Lebaran
-
Gelar Pasar Murah BUMN di Purwakarta, Erick Thohir: Wujud Negara Hadir Ringankan Beban Rakyat
-
Seorang Pria di Magelang Kena Bacok di Kepala Akibat di Aniaya 3 Orang, Diduga Motif Asmara Menjadi Penyebabnya
-
Ketentuan PCR bagi Penumpang Pesawat Udara Disesuaikan
-
Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat Peringati HUT ke-80 TNI AU, Lanud Sjamsudin Noor Gelar Karya Bakti di Pasar Ulin Raya Banjarbaru
-
Petugas Gabungan Amankan Warga Pacitan yang Diduga Lakukan Pembunuhan di Blora



