REAKSIMEDIA.COM | Kupang – Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) bekerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyelenggarakan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Komoditi Tenun di Gedung Dekranasda Provinsi NTT, Kupang, Minggu (17/10/2021).
Dalam laporannya, Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud kemitraan antara Dekranas dan Dekranasda Provinsi NTT dengan pemerintah, baik pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) maupun pemerintah daerah dalam hal ini Pemerintah Provinsi NTT.
“Acara ini diselenggarakan dalam menciptakan wirausaha baru berbasis komoditi tenun dan meningkatkan kecakapan wirausaha generasi muda Nusa Tenggara Timur dalam pelestarian tenun ikat,” kata Tri.
Diketahui, kegiatan PKW ini diselenggarakan secara luring dengan jumlah jam pelaksanaan mencapai 200 jam, yang dimulai pada 17 Oktober 2021 di Gedung Dekranasda Provinsi NTT. Ia melanjutkan, program PKW ini diikuti oleh 1.000 orang peserta yang berasal dari berbagai Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT.
“Peserta PKW diutamakan adalah anak usia sekolah yang tidak sekolah atau yang telah lulus sekolah namun tidak melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Selain itu juga diutamakan adalah warga masyarakat yang belum memiliki pekerjaan,” tuturnya.

Acara ini dibuka langsung oleh Ketua Umum Dekranas Wury Ma’ruf Amin, yang ditandai dengan petikan alat musik Sasando dan didampingi Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian bersama Wakil Ketua Harian 2 Dekranas Nanny Hadi Tjahjanto, Ketua Bidang Wirausaha Baru Endang Budi Karya, Ketua Dekranasda Provinsi NTT Julie Sutrisno Laiskodat, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dekranas Gati Wibawaningsih, Sekjen Kemendikbudristek Suharti, dan anggota Bidang Wirausaha Baru. Selain itu, pembukaan juga ditandai dengan penyematan tanda peserta oleh Ketua Umum Dekranas.
Dalam kesempatan yang sama juga diadakan fasilitasi bantuan sarana produksi berupa alat tenun dan bahan bakunya selama pelatihan kepada para peserta program. “Ini diharapkan dapat membantu akselerasi penumbuhan wirausaha baru yang berbasis komoditi tenun di Provinsi Nusa Tenggara Timur,” ujar Tri dalam laporannya.
Acara juga turut dimeriahkan dengan adanya pameran wastra NTT dan pameran topi Ti’i Langga hasil Pelatihan Wirausaha Baru sinergi antara Kementerian Pertahanan dan Dekranasda Provinsi NTT.
Di akhir laporannya, Tri juga mengapresiasi berbagai pihak yang ikut menyukseskan acara tersebut. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat terselenggara dengan baik salah satunya berkat hasil kerja keras Ketua Bidang Wirausaha Baru Dekranas Endang Budi Karya yang merealisasikan program PKW hingga terlaksana di Provinsi NTT, bersama-sama dengan Franka Nadiem Makarim dan Nanny Hadi Tjahjanto.
Laporan : Suryadi
Sumber : Puspen Kemendagri
Tags: Kupang
-
Kemendagri Gelar Diklat, Tingkatkan Kontribusi Pajak Daerah dan Dorong Daerah Terapkan Standar Pelayanan Minimal
-
Presiden RI Beri Penghormatan Terakhir Untuk Tiga Prajurit TNI Saat Persemayaman di Bandara Soekarno-Hatta
-
Bupati Dolly Ikut Bangga Terhadap Eksistensi HMI
-
Satgas TMMD Ke-124 Kodim 1710/Mimika Terima Kunjungan Tim Wasev
-
Berhasil Diterapkan di Konawe Utara, Mendes Yandri Akan Replikasi Program Desa Inovasi
-
Lindungi Warga di Ruang Digital, Kominfo Terapkan Tiga Langkah
-
Kejar Target Penanganan Sampah di Bali, Kemendagri Minta Program Berkelanjutan
-
Mentrans Dorong Mangga Jawa Timur Tembus Jepang, Bidik Pasar Premium Dunia
-
Kementerian ATR/BPN Utamakan Kelengkapan dan Akurasi Data dalam Pelaksanaan PTSL-PM
-
Bermitra Dengan PTN Unggulan, Wamen Viva Yoga: Membangun Kawasan Transmigrasi Memerlukan dan Menggunakan Ilmu Pengetahuan


