REAKSIMEDIA.COM|Bogor – Desa Banyuasih Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat benar-benar sungguh sangat miris dan sangat memperhatinkan.
Kondisi akes jalan sampai ke kantor pelayanan masyarakat yakni Kantor Desa, sangat sudah tidak layak di saat Pemerintahan Joko Widodo sedang gencar-gencarnya melaksanakan pemerataan pembangunan melalui anggaran Dana Desa.
Sementara salah satu Desa Banyuasih Pemekaran dari Desa Banyuresmi sejak tahun 1984, terlihat kondisi jalannya begitu sangat miris, di mana akses Jalan Kabupaten sepanjang lebih kurang 5,5 km, belum tersentuh aspal atau pembangunan infrastruktur jalan.
Handi warga kampung panunggangan Desa Banyuasih menuturkan ke awak media, kalau jalan Kabupaten tersebut belum tersentuh bantuan dari Pemerintah.
“Umur saya sudah melebihi 35 tahun, jalan ini belum pernah tersentuh pembangunan infrastruktur jalan, padahal ini jalan Kabupaten, dan sepertinya Pemerintah Kabupaten Bogor, tidak pernah ada peduli dengan kondisi jalan di daerah ini, sehingga sampai saat ini selalu di abaikan,” ujarnya.

Lain lagi dengan Odih, salah satu warga, yang mengatakan begitu sangat prihatin, bila melihat anak-anak sekolah di daerah Leuwiliang, dan juga warga yang mau kepasar, melintas naik motor menjadi korban jatuh akibat jalan licin.
“Kalau di jalan ini pak, sudah banyak korban pengendara motor yang melintas jatuh akibat jalan sangat licin kalau hujan datang, apalagi di daerah sini tidak ada angkot, sehingga warga setiap hari mengangkut belanjaannya seperti beras, sayuran dan belanjaan lain mempergunakan roda dua,” jelasnya.
Saat di konfirmasi REAKSIMEDIA.COM melalui hubungan telepon ke Punti Kepala UPT jalan dan jembatan wilayah Cigudeg, mengenai mirisnya infrastruktur jalan di Desa Banyuasih Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor, yang sampai sekarang belum tersentuh, namun sayangnya telpon tidak mau di angkat (direject), dan pesan Whatsapp tidak mau di balas.
Dan saat REAKSIMEDIA.COM datang beberapa kali menemui ke kantornya, namun Kepala UPT jalan dan jembatan wilayah Cigudeg itu, disebutkan kalau informasinya jarang berada di kantor.
Di tempat terpisah, Supardi Nasir Camat Cigudeg, saat di minta tanggapannya oleh media atas parahnya kondisi jalan di Desa Banyuasih mengatakan, kalau di wilayah tersebut ada dua ruas jalan, yakni Jalan Kabupaten dan jalan Desa, dan mengakui kalau kondisi jalan Kabupaten tersebut sangat rusak parah dan sangat memperhatinkan, namu Dia berharap mudah-mudahan tahun ini jalan Kabupaten yang berada di Desa tersebut, bisa dibangun melalui Anggaran Program Sami Sade,” Ucapnya.

Anehnya keprihatinan di Desa Banyuasih Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor, bukan hanya permasalahan di infrastruktur jalan saja, melainkan Kantor Desa sebagai tempat pelayanan masyarakat, yang seharusnya tempatnya layak, namun kenyataannya kondisinya sangat miris, di mana Kantor Desa sebagai pelayanan publik, hanya sebuah rumah gubuk yang berukuran 6×4 Meter, berketepatan pemiliknya adalah Saepulloh Huupad Kepala Desa Desa Banyuasih.
“Ya pak, Kantor Desa pelayanan masyarakar Desa Banyuasih memang belum tersedia, dan untuk sementara Kantor Desa yang kita gunakan keadaannya seperti ini lah pak, sekarang Desa sedang membangun ruangan isolasi, lokasinya di tempat kantor yang jaman dulu, mudah-mudahan ke depan kami bisa membangun Kantor Desa, karena kantor untuk pelayan kepada masyarakat sangat dibutuhkan,” ungkap Sekdes Desa Banyuasih.
Laporan : Aripin Lubis
Tags: bogor
-
Polri Gelar Lomba Orasi Unjuk Rasa Peringati Hari HAM
-
Kapolsek Jambi Selatan Monitor Pelaksanan Vaksinasi Massal di 6 Kelurahan Kota Jambi
-
Sediakan Hunian Layak Bagi Pekerja KIT Batang, Kementerian PUPR Selesaikan 10 Tower Rusun
-
Bupati Bogor Memerintahkan Pejabat Eselon Dua Melaksanakan Monitoring Dan Evaluasi Pelaksanaan Vaksin
-
Babinsa Koramil 1710-02/Timika Dampingi Petani Di Wilayah Binaan Dalam Merawat Tanaman Jagung
-
Inspeksi Mendadak (Sidak) Vaksinasi Hunter Kapolres Bogor AKBP Harun, S.I.K., SH Menyasar Sejumalah Kampung
-
Ibunda Chairul Tanjung Berpulang, Wapres Takziah ke Rumah Duka
-
Serahkan SK Plt. Dirjen Bangda, Mendagri Pesankan Soal Penanganan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting
-
Merajut Tali Persaudaraan, Kodam XIV/Hsn Gelar Silaturahmi dengan Mahasiswa Papua Study Kota Makassar
-
Kondisi TKI Masih Memprihatinkan, LaNyalla: Banyak yang Belum Ditemukan

