Desa Cahaya Alam Dusun 4 Datar Pauh Kecamatan Semende Darat Ulu Miris Pembangunan

REAKSIMEDIA.COM | Muara Enim – Benar benar memilukan hati melihat kondisi masyarakat Dusun 4 Datar Pauh Desa Cahaya Alam. Lantaran jalan menuju kesekolah rusak, anak anak mereka merasa negara ini belum merdeka.

Pasalnya jarak kesekolah mereka sekitar 15 km dari Desa Merekah.
Dengan kondisi jalan yg tidak di perhatikan dengan baik oleh Pemerintah, kondisi jalan yang sudah rusak parah apa lagi kalau musim penghujan jalan dipenuhi genangan air layaknya kubangan kerbau.

Masyarakat Desa Cahaya Alam tepatnya Dusun 4 Datar Pauh, mata pencarian sehari hari adalah petani, dimana mereka butuh akses jalan yang baik untuk mengangkut hasil panen mereka,” ungkapnya kepada awak media.

Di tinjau oleh awak media ke lapangan memang benar adanya jalan tersebut yang kondisinya sangat memprihatinkan.

Salah satu warga Desa Datar Pauh Kecamatan (sdu) inisial (ur) 40 sangat mengeluhkan jalan tersebut pasalnya itu adalah akses anak-anak sekolah menuju sekolah mengingat jalan tersebut sudah tidak layak di lewati bagi anak-anak sekolah terlebih musim penghujan.

Saya berharap kepada Pemerintah Desa yakni Kepala Desa khususnya desa cahaya alam datar Pauh Kecamatan (sdu) Kabupaten Muara Enim agar cepat mencari solosinya sehingga bisa segera di perbaiki mengingat jalan tersebut suda tidak layak lagi di lewati bagi anak-anak menuju sekolah,” ungkapnya.

Menurut pengakuan (ur) bahwa jalan tersebut sudah sangat lama terbengkalai namun sampai saat ini belum ada perbaikan ataupun pembangunan dari desa.

Jalan ni lah lame rusak la di usulkah cuman sampai Mak ini lum kinah dibangun,” ungkapnya dengan bahasa adat Semende.

Dedi selaku BPD membenarkan kalau jalan ini sudah lama rusak dan sudah disampaikan kepada Kepala Desa dan dibahas di kantor Kades bersama rekan rekan dan perangkat lainnya setelah itu akan di sampaikan kepada Pemerintah,” ungkapnya.

Baca juga:  Hadi Prabowo Terima Penghargaan Penyelesaian Batas Negara dari Menko Polhukam Pada HUT BNPP

Laporan : M. Aanzarparizi