REAKSIMEDIA.COM | Tapanuli Selatan – Destinasi Wisata Desa Huta Ginjang Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2021, diduga ajang korupsi berjama’ah, sebab pembangunan Destinasi Wisata tersebut luput dari pengawasan dan pemeriksaan dari instansi yang diberi wewenang untuk mengawasi dan memeriksanya.
Anggaran dana desa yang dilontarkan ke pembangunan destinasi wisata tersebut tidak tanggung-tanggung, dimana pencairan dana tahap pertama sesuai data pada Aplikasi Jaga Tahun 2021 Rp.393.052.600 dan pencairan dana tahap dua Rp.403.052.600.
Masyarakat Desa Huta Ginjang, sebagaimana keluhan mereka menyampaikan kepada awak media ini ,mengeluh dan merasa kesal, karena sejak dibangun destinasi wisata tersebut mereka tidak dapat menikmatinya, mengingat biaya yang dikeluarkan tidak sedikit, mencapai milliyaran rupiah.
A.Karo-karo menyampaikan kepada awak media ini, agar Menteri desa Yandri kiranya dapat berkunjung dan meninjau destinasi wisata Desa Huta Ginjang ini, jika tidak bisa datang setidaknya perwakilannya datang untuk meninjaunya, karena pembangunan destinasi wisata ini kuat dugaan rawan korupsi besar-besaran atau berjama’ah.
Kini destinasi wisata tersebut sebagaimana pantauan media ini beberapa bulan yang lalu tinggal puing-puing, bahkan sebagaimana informasi yang disampaikan salah seorang masyarakat yang identitasnya tidak mau disebutkan mengatakan bahwa kedai yang dibangun dari dana desa tersebut sudah kembali dikuasai yang empunya .
Laporan : Rosliani
Tags: tapanuli selatan
-
Proses Penilaian dan Penjurian Lomba Karya Tulis, Fotografi, dan Videografi PWI di Mulai
-
Kapolres Pinrang Hadiri Musrenbang RPJPD Tahun 2025-2045
-
Kompetisi Olahraga Siswa Nasional 2021 Resmi Dibuka
-
Menparekraf: Sejarah Jadi Salah Satu Tema Wisata Paling Diminati Wisatawan Pascapandemi
-
Komisi VII Desak BRIN Tindak Tegas Oknum Peneliti Pengancam Warga Muhammadiyah
-
Kabel PLN UPTD Losari Putus Ditengah Jalan Pantura, Puluhan Kendaraan Berhenti 10 Menit
-
Panglima TNI Rotasi 187 Pati, Perkuat Kepemimpinan Strategis Tiga Matra
-
Sambutan Bupati Pinrang H.A.Irwan Hamid,S.SosPada Hari Ketiga Kegiatan Pelatihan Penanggulangan Gizi Bencana
-
Hari Kedelapan OMC, TNI Kirim 3,6 Ton Bahan Semai ke Palembang dan Banjarmasin
-
Polres Mukomuko Ikuti Zoom Meeting Kapolri dan Laksanakan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026



