REAKSIMEDIA.COM | Kabupaten Bogor – Fauka Noor Farid Mantan Anggota Tim Mawar, angkat Bicara terkait ucapan Anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon yang menyebut TNI seperti segerombolan preman.
Fauka menilai ucapan tersebut tak seharusnya keluar dari mulut Effendi Simbolon, mengingat dia merupakan Anggota DPR RI.
“Seharusnya dia tidak boleh bicara seperti itu di depan forum rapat. Tidak pantas seorang Anggota DPR RI bicara seperti itu,” tegasnya.
Mendengar Ucapan Effendi Simbolon itu membuat Fauka Noor Farid geram, ” Yang dia sebut itu institusi TNI, bukan personalnya, mungkin kalau dia sebut orangnya kami tidak akan marah, karena yang dia sebut institusi TNI ya jelas kami marah,” ucapnya.
Kalau dia sebut TNI seperti gerombolan ormas, itu sudah melukai hati prajurit TNI yang sudah gugur di daerah operasi, seperti Aceh, Papua dan Timor Timur. Apalagi saat ini banyak anggota TNI yang sedang berjuang menjaga daerah kedaulatan Indonesia di wilayah perbatasan, Prajurit TNI sudah bertugas selama bertahun-tahun meninggalkan anak dan istri, mereka juga rela meninggalkan keluarga demi berjuang untuk negara,” tegasnya.
“Bahasa seperti ini pernah diucapkan orang-orang PKI dahulu, ini tentu tata bahasa yang tidak elegan, bahasa yang tidak seharusnya diucapkan oleh seorang anggota DPR RI,” ungkapnya.
Fauka juga meminta kepada Effendi Simbolon untuk tak bersikap arogan layaknya dewa, terlebih dengan ucapannya yang sudah membuat luka hati seluruh prajurit TNI.
Effendi Simbolon tidak boleh merasa dirinya dewa di atas dewa. Jangan merasa super power dan hebat. saat ini prajurit sedang berjuang menjaga kedaulatan NKRI dia justru menyebut TNI seperti gerombolan preman.
TNI itu berasal dan dilahirkan oleh rakyat Indonesia. Bapak dan ibu TNI itu rakyat. Jadi, kalau ada yang menghina dan menyakiti TNI sama saja menyakiti rakyat. Hal itu juga yang diajarkan senior-senior saya dan guru saya Habib Luthfi bin Ali Bin Yahya, tentang nilai kebangsaan dan cinta NKRI,” tegas Fauka.
Negara ini aman karena ada peran TNI dan Polri, jadi saya berharap siapapun orangnya apalagi ini anggota DPR RI berhati -hatilah sebelum berbicara tentang TNI,” tutupnya.
Laporan : Deddy Karim
Tags: kabupaten bogor
-
Buka Turnamen Sepak Bola RW Cup II Desa Agung Jaya, Sekdes Agus Marwoto: Junjung Tinggi Sportivitas
-
Ciptakan Situasi Kamtibmas Kondusif, Polsek Sungai Rumbai Gelar Razia Miras
-
Polri Gelar Lomba Kreasi Setapak Perubahan dan Festival Musik
-
Bupati Tapanuli Selatan : Hati-Hati Di Sumatera Utara (Sumut), Akibat Covid-19 Penghuni Rumah Sakit Bertambah Hampir 10 Kali LipatĀ
-
MPP Kabupaten Bekasi Siap Jadi ‘Rumah’ Bagi Investor
-
Kemendes PDTT Gelar Aktivasi IKD, Jamin Keamanan Identitas Pribadi
-
Kepala Satuan Tugas Operasi Madago Raya Pimpin Patroli di Wilayah Poso Pesisir Selatan
-
Panglima TNI Dukung Penguatan Gizi dan Ketahanan Pangan Nasional
-
CYBEREX SGS 2026 Tingkatkan Kesiapan Siber Melalui Technical Review
-
Menparekraf Harap SNI CHSE Jadi Standar Utama dalam Pelayanan di Sektor Parekraf




