Ekonomi Tumbuh Signifikan, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara Perkuat Pengawalan P4ED dan Aplikasi SIGROW

​REAKSIMEDI.COM | Halmahera Utara – Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara (Halut) menggelar Rapat Evaluasi Pemantauan, Pengawalan, dan Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah (P4ED) di Ruang Meeting Fredy Djandua, Desa Gamsungi, Kecamatan Tobelo, Selasa (27/10/2026). Langkah strategis ini diambil untuk menjaga momentum positif pertumbuhan ekonomi daerah yang sukses mencatatkan angka gemilang sebesar 11,05 persen pada Triwulan II.

Rapat penting tersebut dipimpin oleh Asisten III Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Halut, Ir. Valentino F. Leiwakabessy, M.MA., mewakili Bupati Halmahera Utara. Hadir pula dalam kesempatan itu jajaran Forkopimda, mulai dari Pasi Intel Kodim 1508/Tobelo Kapten Arh. Sugeng Rahayudi, perwakilan Kajari Halut Zubaidah Tomulay, S.H., Kaban Bappeda Hernefer Tjandua, AP., MH., Kepala BPS Kab. Halut Arifin M. Kahar, SST., M.Stat., Staf Ahli Bupati Sahril Djurumudi, hingga para pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Halut.

Sinergi Lintas Sektor Kunci Pertumbuhan Berkualitas

Dalam arahannya, Ir. Valentino F. Leiwakabessy menegaskan bahwa pencapaian pertumbuhan ekonomi sebesar 11,05 persen merupakan hasil akumulasi kerja keras seluruh sektor dan perangkat daerah. Namun, ia mengingatkan agar keberhasilan tersebut tidak membuat jajaran pemerintah berpuas diri.

“Pertumbuhan ekonomi yang tinggi belum tentu secara otomatis mencerminkan peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat. Pertanyaan pentingnya adalah sejauh mana pertumbuhan ini mampu memberikan dampak nyata terhadap pembukaan lapangan kerja, pengurangan kemiskinan, serta peningkatan daya beli masyarakat Halmahera Utara,” ujar Valentino.

​Pemerintah daerah juga menaruh perhatian besar terhadap kesiapan menyambut target pertumbuhan ekonomi nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, hingga tahun 2029. Oleh karena itu, pengawalan program harus dilakukan secara serius, terarah, dan berkelanjutan.

Optimalisasi Aplikasi SIGROW dan Program Strategis Nasional

Baca juga:  Hendak Bobol Kios Vapestore di Kroya, 3 Pria Diamankan Polisi

Guna memastikan akurasi data dan ketepatan kebijakan, seluruh perangkat daerah diinstruksikan untuk memberikan perhatian serius terhadap pengisian data pada Aplikasi Sistem Informasi Pertumbuhan Ekonomi Daerah (SIGROW) Kementerian Dalam Negeri. Data dari masing-masing OPD wajib diinput melalui Bappeda paling lambat tanggal 20 setiap bulan berjalan.

Selain itu, rapat juga menyoroti pentingnya pengawalan terhadap berbagai program strategis nasional yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti:
• ​Program Makan Bergizi Gratis
• ​Sekolah Rakyat
• ​Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

Waspadai Inflasi dan Risiko Iklim
​Di tengah optimisme pertumbuhan ekonomi, pemkab turut mewaspadai sejumlah tantangan global dan domestik, termasuk potensi ancaman iklim seperti El Nino serta risiko kebakaran hutan dan lahan yang dapat mengganggu sektor pertanian, perkebunan, dan rantai pasok. Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama OPD terkait juga diminta untuk terus siaga memantau pergerakan harga barang demi menjaga stabilitas daya beli masyarakat.

Kesimpulan dan Rekomendasi Rapat

• ​Evaluasi Berkala: Seluruh perangkat daerah wajib mengevaluasi program kerja serta proaktif menyelesaikan kendala di lapangan.
• ​Disiplin Data: Memperbarui data dukung pada aplikasi SIGROW secara akurat, lengkap, dan tepat waktu.
• ​Penguatan Koordinasi: Meningkatkan sinergi lintas sektor agar seluruh program P4ED berjalan tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat Halmahera Utara.

Kegiatan yang berlangsung tertib dan lancar ini resmi ditutup pada pukul 10.50 WIT dengan komitmen kuat dari seluruh pemangku kepentingan untuk terus mengawal stabilitas dan percepatan ekonomi daerah.

Laporan : Edwin Tatipang

Tags: