REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Ajang pencarian bakat menjadi daya tarik generasi muda, dari ajang tersebut langka menuju kesuksesan terbuka lebar. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparkeraf) menyokong Festival Model Batik Indonesia yang digagas Balezza Entertaiment dalam mencari bakat sekaligus mengangkat pakaian tradisional digunakan dalam industri mode.

Selain lembaga negara dan Dinas Propinsi, ajang tersebut di dukung brand ternama asal Malaysia Ensutouch, produk perawatan kulit berbahan enzim nanas. Meski produk tersebut masih menanti rekomendasi BPOM, namun tak lama lagi masyarakat Indonesia bisa merasakan manfaat dari skincare tersebut
Tampil sebagai pemenang di ajang tersebut model asal Bali yang mengenakan busana kreasi perancang muda pulau Dewata. Busana bernuansa hijau dengan sentuhan batik dibagian bawah dan lengan, terlihat anggun saat Komang Jeanitta melenggak lenggok dihadapan juri.

Balezza yang biasa disebut bunda Balezza selaku ketua penyelenggara mengatakan, ajang ini selain mencari bakat juga mengangkat busana tradisional dengan sentuhan modern, agar masyarakat kita terbiasa menggunakan busana asli daerah yang nyaman digunakan dan terlihat anggun.
Festival ini terdiri dari tiga kategori berdasarkan usia peserta, kategori A untuk usia 10-14 tahun (anak-anak), kategori B usia 15-17 tahun (remaja), dan kategori C untuk usia diatas 17 tahun (dewasa). Ajang ini merupakan penyelenggaran yang ke-4 dalam ajang pencarian bakat.
Sementara Sahrizal Directur Utama PT Perdana Group Indonesia, distributor resmi skincare Ensutouch mengatakan, pihaknya selalu mendukung kegiatan positif, seperti yang dilakukan Balezza entertaiment, dan program pemerintah dalam memajukan industri kreatif.

Apalagi festival ini berkaitan dengan kecantikan, dimana peserta butuh perawatan kulit yang alami. ‘Sesuai dengan produk kami, ensotouch dihasilkan dari enzim nanas sebagai bahan dasar skincare kami. Dan sudah diteliti dan diawasi oleh para ahli dibidang kosmetik”, ucapnya.
Dikatakan, pihaknya akan terus mendukung kegiatan semacam itu, maka dilakukan penandatanganan kerja sama antara ensotouch dengan pihak Balezza. Kesepakatan tersebut antara lain, pihak Ensutouch bakal memberi pelatihan perawatan kulit bagi peserta ajang pencarian bakat di masa mendatang.
Sedangkan, DR Haji Suhana selaku owner produk tersebut mengatakan, selama ini masyarakat beranggapan kosmetik berasal dari bahan kimia, padahal tak semua kosmetik berbahan kimia seperti Ensutouch. Kosmetik ini menggunakan bahan enzim nanas sebagai bahan utama.
Shade COO PT. Perdana Group Indonesia, berharap dukungan Ensutouch dalam ajang pencarian bakat, membuat masyarakat paham perawatan kulit berbahan enzim nanas (alami) lebih baik dari skincare berbahan kimia. Konsumen tak perlu kawatir dengan efek samping, karena ini produk ini bahannya alami.
Laporan : Ria Satria
Tags: jakarta
-
Jalankan Misi Perdamaian Dunia, Ini Cerita Anggota Polres Gowa
-
Sering Nonton Video XXX, Seorang Ayah di Tegal Tega Cabuli Anak Kandungnya Sendiri
-
Miliki Potensi Besar, Industri Sarang Burung Walet Harus Dikelola dengan Baik
-
Dampak Kenaikan Harga BBM, Polsek Teramang Jaya Serahkan Bantuan Sembako di 3 Desa
-
Wujudkan Pemilu Damai, Kapolresta Banyuwangi, KPUD Bawaslu dan Parpol Gelar Deklarasi Pemilu Damai 2023-2024
-
Satgas TMMD Tunjukkan Kepedulian dengan Evakuasi Warga Sakit
-
Polres Cilacap Bagikan Bansos Polda Jateng Bersama Perwakilan BEM 14 Mahasiswa dari 7 Kampus di Cilacap
-
Lantik 1992 Pamong Praja Muda IPDN, Wapres Harapkan Terobosan Birokrasi yang Efektif
-
Kemnaker dan Ubhara Jaya Sepakat Berkolaborasi Siapkan SDM Kompeten dan Siap Kerja
-
Tren Perbaikan Kasus COVID-19 Terus Terjadi, Salah Satunya Penambahan Jumlah Provinsi dengan Kasus Turun



