Ferry Irawan dan Audia Shavira Jadi Korban Penipuan Produksi Program Kuliner

REAKSIMEDIA.COM  | Bandung – Artis Ferry Irawan dan Audia Shavira melaporkan dugaan kasus penipuan dan penggelapan ke Polrestabes Bandung pada September 2024. Mereka mengaku mengalami kerugian ratusan juta rupiah akibat aksi seseorang bernama Gendra Nirwana, yang mengaku memiliki rumah produksi dan menawarkan proyek syuting program kuliner untuk tayang di salah satu stasiun televisi nasional.

Dalam proyek tersebut, Very dan Audia bersama beberapa artis lainnya menjalani syuting di berbagai kota, termasuk Lampung, Surabaya, Semarang, dan Madura. Namun, selama proses produksi, Gendra berulang kali meminta sejumlah dana kepada para artis dengan alasan kebutuhan produksi.

Audia Shavira mengungkapkan dirinya telah mentransfer dana hingga Rp500 juta, sementara Ferry Irawan mengalami kerugian sekitar Rp150 juta. Tak hanya mereka, beberapa kru produksi juga dilaporkan belum menerima pembayaran atas pekerjaan mereka.

Setelah dana diberikan, Gendra sempat menunjukkan bukti pembayaran senilai Rp500 juta yang diduga palsu sebelum akhirnya menghilang tanpa jejak. Upaya komunikasi yang dilakukan oleh Ferry dan Audia pun tidak membuahkan hasil, sehingga mereka memutuskan untuk melaporkan kejadian ini ke polisi.

Hingga Maret 2025, kasus ini belum menunjukkan perkembangan signifikan. Ferry dan Audia berharap pihak kepolisian, termasuk Kapolri, Kapolda Jawa Barat, dan Kapolrestabes Bandung, segera menindaklanjuti laporan mereka agar tidak ada lagi korban lainnya.

Kasus ini menjadi pengingat bagi para pelaku industri hiburan untuk lebih berhati-hati dalam menerima tawaran proyek produksi, serta menekankan perlunya tindakan tegas dari aparat penegak hukum dalam menangani kasus-kasus serupa.

Laporan : Ria Satria

Baca juga:  Kementerian Kesehatan Apresiasi Penangkapan Pelaku Jasa Pembuatan Sertifikat Vaksin COVID-19 Illegal

Tags: