REAKSIMEDIA.COM | Depok : Forum rencana kerja (Renja) badan keuangan daerah (BKD) dalam program dan kegiatannya di tahun 2026 memiliki 4 program dan 12 kegiatan serta 50 sub kegiatan dengan tema, Bersama Depok Maju, kita optimalisasi layanan keuangan.

Kepala BKD Kota Depok, Wahid Suryono, pada penyampaian paparan materinya di forum Renja menyampaikan Program dan kegiatan nya di tahun 2026 dengan 4 Program dan 12 Kegiatan serta 50 Sub kegiatan.
Adapun ke-empat (4) program tersebut adalah,
1.Program penunjang pemerintahan daerah kabupaten kota dengan Indikator, cakupan pelayanan urusan pemda dan target 100% memiliki 5 kegiatan dan 13 sub kegiatan.
2.Program pengelolaan keuangan daerah dengan Indikator, status laporan dan target WTP ada 5 kegiatan dan 19 sub kegiatan.
3.Pengelolaan barang milik daerah dengan Indikator, persentasi penyesuaian pengelolaan barang milik sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan target 100%, 1 kegiatan dan 8 sub kegiatan.
4.Program pengelolaan pendapatan daerah dengan Indikator, persentase PAD terhadap pendapatan daerah dan Target 50,40% ada 1 kegiatan dan 14 sub kegiatan.
Selanjutnya, untuk strategi pada tahun 2026 adalah,
-SIPD (Sistem Informasi Pemerintahan Daerah) Report dimana, aplikasi SIPD pendamping Kementerian dalam penata usahaan dan akuntansi pelaporan agar lebih efektif dan efisien helpdesk SPID.
-Gebyar/anugerah pajak yaitu,
pemberian penghargaan kepada wajib pajak dengan berbagai kategori.
-Kerjasama dengan instansi vertikal, bekerjasama dengan Kejaksaan pemanggilanWP yang menunggak dan penegakan sanksi pemasangan plang/stiker
4. Penerapan IT.
– Penerapan teknologi dalam segala aspek keuangan dari mulai perencanaan- penatausahaan dan pelaporan.
-Pengintegrasian sistem/aplikasi keuangan
-Penggunaan RFID (Radio Frequency Identification)
5.Pendataan ulang WP dengan
cleansing data, perbaikan terhadap data yang rusak pendataan WP potensial di jalan protokol
6. Manajemen aset yaitu,
Penyempurnaan e-bmd dan e-psu.
Untuk diketahui, e-bmd adalah
sistem aplikasi keuangan yang digunakan untuk mengelola barang milik daerah dan e-psu yaitu, sistem manajemen aset Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum.
Laporan : Johannes.P
Tags: Depok
-
Tutup Raker, Ini Pesan Mendes dan Wamendes
-
Gelar Silaturahmi, Sat Binmas Polres Pekalongan Kunjungi Ponpes As-Syifa Kajen
-
Tinjau Pelaksanaan 1 Juta Vaksinasi Booster, Kapolri Bicara Mudik Sehat dan Nyaman
-
Terima Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Wapres Harapkan Muktamar ke-48 Lahirkan Program Konkret Cetak SDM Unggul
-
H.A.Fahruddin Renreng Kepala Bappedalibagda Kabupaten Pinrang “Selamat Memperingati Sumpah Pemuda, Maju Bersama Indonesia Raya”
-
JPU Hadirkan 2 Saksi Ahli Dalam Sidang Lanjutan Perkara Tanah Mabes TNI di Jatikarya
-
Kabid Humas Polda Sulsel: Berpotensi Timbulkan Penyebaran Covid 19, Aparat Agar Aktif Bubarkan Sabung Ayam
-
Kurang dari 24 jam, Sat Reskrim Polres Subang Berhasil ungkap Kasus Mayat Misterius di Mobil Ayla Merah
-
Bakamla RI Bersama Satgas TNI Gagalkan Pengiriman 25 CPMI Nonprosedural ke Malaysia
-
Kejuaraan Nasional INKAI 2024 Semarak Dikuti 31 Provinsi Seluruh Indonesia




