REAKSIMEDIA.COM | Mukomuko Bengkulu – Kebakaran Lahan yang terjadi Kelurahan Bandaratu Kecamatan Kota Mukomuko Kabupaten Mukomuko cukup menarik perhatian warga masyarakat karena terjadi di dekat Kota.
Warga yang menyaksikan kebakaran lahan itu merespon sikap personel Polri dari Polres Mukomuko yang cepat tanggap dalam memadamkan api dilahan yang terbakar itu.
” Petugas kepolisian cepat tanggap terhadap kebakaran lahan itu karena terjun langsung untuk memadamkan api,” tutur Roni warga yang menyaksikan.
Personel Polres Mukomuko dari Sat Samapta yang di pimpin oleh AIPDA T SITEPU bersama BRIPDA WELDY SEPTA I dan BRIPDA TRI WELDI ANDRELLA yang menerima laporan adanya kebakaran lahan langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kebakaran bersama personil personil Polres lainnya dengan warga setempat berusaha memadamkan api dengan menggunakan peralatan seadanya.
Warga masyarakat yang menyaksikan kejadian tersebut memberikan dua jempol kepada aparat kepolisian bersama personil TNI dan Masyarakat yang telah bersinergi dan bahu membahu dalam rangka melaksanakan pemadaman api dengan segera tiba di lokasi dan melaksanakan pemadaman terhadap api yang membakar lahan, demikian tanggapan salah seorang warga.
Kapolres Mukomuko, AKBP Witdiardi, SIK MH melalui AIPDA T Sitepu menyampaikan bahwa penanganan kebakaran lahan dan hutan harus segera mendapatkan penanganan yang serius baik siang atau malam, jam kerja ataupun hari libur karena jika penanganannya lambat selain dapat membahayakan kesehatan masyarakat juga dapat menimbulkan kerugian materi berupa kebakaran rumah dan fasilitas lainnya,” beruntung kebakaran lahan ini belum sempat meluas dan sudah dapat ditangani,” papar Sitepu.
Diketahui Pemilik Lahan a.n : EDI MULYA KARYA, Luas lahan seluas 70 Ha, Luas yang terbakar ± 5 Ha,- Penggurus lahan a.n : IWAN, Lahan tersebut merupakan lahan kelapa sawit dengan kondisi tanah gambut.
Pantauan wartawan, proses pemadaman yang di lakukan Tim Gabungan dilakukan dengan berbagai cara, termasuk bergotong- royong menggunakan dahan-dahan pohon sebagai senjata pengusir api.

Kapolres Mukomuko, AKBP Witdiardi, SIK MH, melalui AIPDA T SITEPU, mengaku, berkat kerjasama Tim Gabungan dan peran serta masyrakat, sekitar pukul 14.00 WIB, api berhasil dijinakkan. Menurut AIPDA T SITEPU, penyebab munculnya sumber api masih dalam tahap penyelidikan polisi.
“Dugaan sementara, (penyebab kebakaran) karena kondisi musim kemarau yang memicu cuaca panas disertai angin kencang, ditambah dengan adanya ilalang rimbun, sehingga dengan cepat api menghanguskan lahan itu,” jelas AIPDA T SITEPU.
Hingga kini, kata AIPDA T SITEPU, belum ada laporan kerugian materil mengenai insiden tersebut.
“Kami ucapkan terimakasih kepada semua petugas gabungan yang dilibatkan dalam proses pemadaman ini atas sinergitas dan kerja kerasnya, sehingga api bisa dipadamkan,” ucap AIPDA T SITEPU
Kendati begitu, menurut AIPDA T SITEPU, potensi ancaman kebakaran masih ada, sehingga dia mengajak semua pihak agar meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi masyarakat setempat untuk peduli terhadap lingkungan.
Personel Sat Samapta Polres Mukomuko ini juga mengajak semua lapisan masyarakat khususnya pemilik lahan kosong, baik yang berada di perbukitan dan pengunungan agar tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan perkebunan.
“Sebab, bisa merugikan diri kita sendiri dan masyarakat lain,” pungkas AIPDA T.Sitepu.
Laporan : Rahmadsyah Sipahutar
Tags: mukomuko bengkulu
-
Polsek Klapanunggal Tindak Lanjutti Dan Lakukan Penyelidikan, Gelar Olah TKP Tawuran Antar Pelajar Yang Viral Di Wilayah Klapanunggal
-
Brigade 08 PAC Kabanjahe Apresiasi Dan Ucapkan Terimakasih, Atap DPRD Karo Sudah Diperbaiki
-
Menteri Basuki Sambut Kedatangan PM Malaysia Yang Mulia Dato’ Seri Anwar Ibrahim
-
Peringati Tragedi Kebakaran Lapas kelas 1 Tangerang, Kapolres Serang Kota bersama Kabid Humas Polda Banten lakukan Doa Bersama
-
PPM Berduka, Ketua PPM LVRI Karo Roy Sadeli Tarigan Tutup Usia
-
Disertai Giat Donor Darah, Lomba Mancing HUT PWI Mukomuko Ke 5 Meriah dan Mendapat Antusias Warga
-
Sinergi Dirjen Perkebunan dan Bupati Kediri Perkuat Pengembangan Perkebunan
-
Dukcapil Targetkan 50 Juta Penduduk Indonesia Miliki KTP Digital
-
Ketua DPD RI: Sebaiknya Buka Bersama Diatur, Bukan Dilarang
-
Kasdam I/BB Berikan Pengarahan Kepada Prajurit Dalam Rangkaangka Kesiapan Ops Satgas Yonif 136/TS



