REAKSIMEDIA.COM | Mukomuko – Puluhan rumah tempat tinggal warga Desa Pondok Panjang Kecamatan V Koto Kabupaten Mukomuko Bengkulu yang berada di sisi Sungai Manjunto terancam terjun ke sungai, hal tersebut dikarenakan jarak rumah dari pergerusan tebing di sisi sungai tersebut sudah sangat mengkhawatirkan dan mengancam keselamatan jiwa warga yang mendiami rumah yang sewaktu waktu ambruk ke Sungai Manjunto.
Hal tersebut disampaikan Kepala Desa Pondok Panjang melalui Sekretaris Desa Ali Rekok yang menyebutkan bahwa puluhan rumah milik warganya diambang bahaya ancaman longsor akibat pergerusan tanah di aliran Sungai Manjunto.
“Ada beberapa rumah yang jaraknya hanya 1 setengah meter dari ujung tebing sungai Manjunto, hal ini tentunya sangat mengkhawatirkan sekali sebab suatu saat rumah tersebut dapat kapan saja ambruk akibat pengikisan tanah di tebing sisi sungai, karena disaat hujan atau arus sungai sedang deras dari hulu maka tanah tebing sedikit demi sedikit tergerus,”sebutnya.

Dijelaskannya bahwa longsor di sisi sungai Manjunto yang mengarah ke pemukiman warganya telah sering terjadi, apalagi jika turun hujan deras atau arus deras dari hulu/gunung yang menaikkan debit air sungai Manjunto.
“Terjadinya longsor bukan kali ini saja, sudah sering longsor dan berulang kali pak, hingga mendekati pemukiman warga kami,” ungkapnya.
Sementara itu Dadang Kasutra salah seorang warga Desa Suka Pindah penghuni salah satu rumah yang terancam ambruk ke Sungai Manjunto dan mewakili warga lainnya berharap perhatian dan bantuan dari Pemerintah agar rumah yang didiaminya dapat diselamatkan dari “ancaman ambruk” ke Sungai Manjunto.
“Tolonglah pak Bupati Mukomuko, tolong kami pak Gubernur, mohonlah tindakan cepat untuk menyelamatkan rumah kami, sebab semakin hari tanah yang longsor semakin mendekat ke rumah kami,” mohonnya.
Sementara itu Camat V Koto Ferry Irawan SH MM merasa prihatin dan khawatir atas ancaman ambruknya pemukiman warganya terjun ke Sungai Manjunto.
“Kita telah menyurati dan Desa Pondok Panjang telah menyurati juga untuk memberitahukan peristiwa ini ke dinas dinas terkait, seperti BWS VII, Dinas PUPR Kabupaten Mukomuko, BPBD, dan DPRD Kabupaten Mukomuko serta hari ini kita segera laporkan juga ke Dinas Perkim agar ancaman longsor pemukiman warga kami di Desa Pondok Panjang dapat segera di tanggapi dan ada penanganan lanjutan yang segera guna menghindari jatuh korban jiwa maupun harta/benda warga kami di situ,” paparnya.

Camat juga berpesan dan menghimbau warganya untuk selalu berhati hati dan waspada agar terhindar menjadi korban tanah longsor tebing sungai Manjunto di desa Pondok Panjang.
“Mohon kewaspadaannya, tetap berhati hati karena saat ini masih terjadi hujan, dan kita semua tidak bisa yang menjamin bencana yang akan datang, kalau bisa warga kami disana dapat mencari tempat tinggal sementara yang lebih aman, bisa mengungsi ketempat saudara atau kerabat guna meminimalisir dan menghindari agar tidak ada jatuh korban jiwa, sampai ada tindakan penanganan dari pemerintah,” pintanya.
Terpisah, Anggota DPRD Kabupaten Mukomuko Sutan Asril yang juga warga di Kecamatan V Koto turut menyampaikan rasa kekhawatirannya atas ancaman longsor yang dapat “menerjunkan rumah” warga Desa Pondok Panjang ke dalam Sungai Manjunto.
“Kita akan berupaya untuk memberikan penanganan longsor di Desa Pondok Panjang sesegera mungkin melalui anggaran perubahan nanti, mohon bersabar kepada masyarakat kami dan selalu waspada serta berhati hati atas ancaman longsor yang senantiasa mengintai, selalu waspada demi keselamatan kita bersama,” pungkas Politisi Partai Perindo ini.
Laporan : Rahmadsyah Sipahutar
Tags: mukomuko bengkulu
-
Film KKN Tertahan 2 Tahun, Raih Lebih Dari 7 Juta Penonton Dalam 20 Hari Tayang
-
Integrasi Posyandu untuk Tingkatkan Pelayanan Praktis Bagi Warga Desa
-
Maksimalkan Lahan Rawa Untuk Pertanian, Pemprov Bengkulu Gandeng Korem 041/Gamas
-
Kasum TNI Pimpin Sertijab Asops Panglima TNI
-
Kapolres Bogor Pimpin Anev Mingguan Sitkamtibmas di Wilayah Hukum Polres Bogor
-
Jumat Curhat Masih Mendominasi Warga Masyarakat Antusias Untuk Datang Ke Polres Bogor Untuk Curhat, Keluhan Terkait Permasalahan
-
TNI Bagikan 15 Ribu Paket Sembako untuk Masyarakat di Monas
-
Upacara Pembukaan TMMD ke-114 Kodim 1012/Buntok
-
Berhasil Emban Misi PBB, Pangdam XII/Tpr Bangga dan Apresiasi Prajurit Walet Sakti
-
Kemendes dan Lemhanas Sepakat Bangun Indonesia Mulai dari Desa

