REAKSIMEDIA.COM | Magetan – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menggelar pembelajaran Online Video Platform (OVP) Akademi Desa yang melahirkan banyak content creator dari berbagai daerah. Dari banyaknya peserta yang terlibat, 7 dari 10 yang berhasil masuk nominasi berasal dari luar jawa.
Staf Khusus (Stafsus) Ahmad Iman Sukri menilai bahwa hal tersebut merupakan bukti bahwa pusat pembangunan desa tidak hanya berfokus di Jawa.
Keindahan dan pemanfaatan potensinya juga bisa dimaksimalkan oleh para pegiat desa dari seluruh Indonesia yang divisualisasikan dalam video.
“Lebih dari 5 nominator dari luar Jawa, ini menunjukkan semangat pengembangan desa mandiri tidak terbatas pada wilayah Jawa, melainkan telah merambah ke berbagai pelosok nusantara. Hal ini juga menandakan semangat tinggi warga desa dalam mengeksplorasi potensi desa untuk menciptakan lingkungan yang mandiri, aman, dan nyaman bagi warganya,” ujar Iman Sukri pada pembukaan Forum Apresiasi Video Pembelajaran Konten Kreator Desa Tahun 2023 di Desa Sumberdodol, Magetan, Jawa Timur pada Sabtu (11/11/2023).

Forum Apresiasi Video Pembelajaran Akademi Desa 2023 menjadi wadah menunjukkan kepedulian dan interaktif bagi pemangku kebijakan, akademisi, dan masyarakat desa.
Melalui kegiatan tersebut, para pihak ini dapat bertukar ide, memberikan apresiasi, dan merayakan keberhasilan bersama dalam upaya menggali potensi desa-desa yang ada di Indonesia yang telah tertuang dalam video para peserta, sepuluh di antaranya masuk dalam nominasi.
Sepuluh nominator tersebut adalah Muhammad Rizky (Serdang Pedagai), Juntriana Hutagaol (Toba), Dhita Heru Pambudi (Bangka), Fajar Akhmad Warintrioktama (Magelang), Ari Kurnia (Bangka), Oswaldus Hakur Manjelo (Manggarai), Violoka Aurora (Belitung Timur), Danang Muhammad Zulkanain (Blitar), Theresia Inakii (Sumba Barat), dan Nur Alm Kartika ( Magelang).
Para content creator ini bersama puluhan peserta dari berbagai desa di Indonesia telah mengikuti proses pelatihan dan berproduksi video pembelajaran yang terpasang pada OVP Akademi Desa.
Selanjutnya hal ini diharapkan dapat berkontribusi bagi pembelajaran peer to peer learning sehingga platform tersebut menjadi knowledge sharing management yang dikelola menjadi sebuah informasi maupun pengetahuan antar warga desa sehingga dapat menjadi wadah berbagi pengetahuan yang dapat berjalan secara berkelanjutan.
Stafsus Iman Sukri juga menekankan peran sentral content kreator desa dalam memberikan kontribusi nyata terhadap kemajuan pendidikan di tingkat desa. Harapannya, video pembelajaran yang dihasilkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk terus menggali potensi lokal mereka.
Hal senada juga disampaikan Kepala Pusat Pelatihan SDM Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Fujiartanto yang berharap pembelajaran OVP Akademi Desa tersebut dapat terus bermanfaat. Salah satunya dengan menjadikannya ruang untuk meningkatkan kualitas SDM setiap desa.
“Kegiatan ini seharusnya menjadi ekosistem pembelajaran yang menyediakan metode pembelajaran berbasis digital yang mudah diakses masyarakat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan keterampilan masyarakat di desa dengan basis video-video pembelajaran yang dapat memberikan inspirasi serta berbagai praktik inovasi desa,” tutur Fujiartanto.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Coaching Clinic dan diskusi antara Content Creator Desa, Para Nominator Terbaik Tahun 2023 dari para alumni Pelatihan Akademi Desa dan Para Mitra Jejaring Akademi Desa yang turut menghadiri kegiatan seperti dari Universitas Nahdatul Ulama Indonesia (UNUSIA), Institut Teknologi Telkom Purwokerto, Institut Pariwisata Trisakti, Koalisi Rakyat Untuk Kedaulatan Pangan (KRKP), Gedhe Nusantara, Kemitraan Indonesia, dan 101 Media.
Sumber : Ria/Kemendes PDTT
Tags: Magetan
-
Pertama Kali Dilaksanakan, Siswa Dikmaba Polri dan Diktuba TNI AD Gelar Pendidikan Terintegrasi TA. 2021
-
Indonesia Berikan Bantuan 5.000 Selimut Bagi Korban Gempa Turkiye
-
Peduli Dengan Warga Kurang Mampu, Polsek Pondok Suguh Salurkan Bansos
-
Pj Wali Kota Sukabumi Hadiri Apeksi 2024
-
Melalui Rantang Pramuka, SMAN 1 Tenjo Berbagi Penuh Arti
-
Terima Aduan Di Call Center 110, Enam Remaja Terancam Jiwanya Sabhara Polres Gowa Bertindak
-
Memutus Mata Rantai Covid-19, Satgas KRYD dan Tim Turjawali Sabhara Gelar Operasi Yustisi
-
Jaga Kamtibmas Tetap Aman, Polsek Patebon Lakukan Giat Patroli BLP
-
Stasiun Bakamla Tual Gelar Sosialisasi K3 di SMKN 1 Tual
-
Gus Halim Puji Pencapaian 15 Tahun Usia Kabupaten Sabu Raijua




