REAKSIMEDIA.COM | Mukomuko, Bengkulu – Bupati Mukomuko H. Sapuan, SE., MM., Ak., CA., CPA dan Wakil Bupati Mukomuko Wasri, beserta rombongan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Mukomuko ke Desa Lubuk Pinang, Kecamatan Lubuk Pinang, Jum’at (24/12/21).
Kegiatan ini untuk memantau persiapan pelayanan pada posko pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022 di Kecamatan Lubuk Pinang.

Dalam kesempatan itu Bupati Mukomuko lebih menekankan pada pengamanan Nataru dan pemeriksaan Vaksin bagi warga yang keluar masuk di daerah ini, tidak ada pembatasan bagi warga, hanya saja bagi warga yang keluar masuk Mukomuko akan dilakukan pemeriksaan berkaitan dengan vaksin, bagi yang belum vaksin, akan kita arahkan untuk vaksin, dan di Pospam ini juga akan standby tim Nakes untuk melayani warga yang ingin vaksin,’’ paparnya.

Bupati Mukomuko juga meminta dan menghimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan keamanan selama libur natal dan tahun baru.
‘’Selama libur natal dan tahun baru, perlu kita waspadai peningkatan arus lalulintas dan tetap jaga keamanan dan ketentraman di masyarakat,’’ himbaunya.
Penjagaan di Pospam dilaksanakan oleh Personel Gabungan Pengamanan Nataru Kabupaten Mukomuko, dan pengamanan ini berlangsung selama 10 hari, dari tanggal 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.
Laporan : Rahmadsyah Sipahutar
Tags: mukomuko bengkulu
-
Makin Nyata Kiprah Satu Dasawarsa LKPN
-
Kapolsek Patean Monitoring Vaksinasi di Desa Sidokumpul
-
Dukung Kenyamanan Mudik Lebaran 2023, Kementerian PUPR Tingkatkan Fasilitas Rest Area Jalan Tol
-
Kapolda Jateng Turun Ke Lapangan Tanggapi Langsung Keluhan Warga Terdampak Erupsi
-
AKBP Dr Arief: Media Mitra Strategis Polri
-
Sidak Keruangan Reskrim, ini yang Dilakukan Kapolres Gowa
-
Tujuh Warga Meninggal Dunia Akibat Longsor Tambang Emas di Solok Selatan
-
Hadiri Natal Nasional GAMKI di Sumatera Barat, Wamenag Sampaikan 2022 Tahun Toleransi
-
Sekda Jeneponto Ingatkan ASN Jaga Etika Dan Kedisiplinan
-
Tinjau Bangkalan Bersama Panglima TNI, Kapolri Paparkan Langkah Selamatkan Warga dari Risiko Covid-19





