REASIMEDIA.COM | Jakarta – Sidang ditunda pekan depan dengan agenda masih untuk pemeriksaan kelengkapan administrasi legalitas para tergugat.
Sidang kelima masih soal kelengkapan administrasi legalitas para tergugat.
Sidang perkara gugatan melawan hukum yang diajukan Andri Tedjadharma terhadap Kementerian Keuangan sebagai tergugat I dan Bank Indonesia sebagai tergugat II, yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (13/5) kemarin, kembali ditunda majelis hakim.
Penundaan sidang yang telah memasuki sidang kelima itu lantaran para tergugat tidak hadir. Sidang hanya dihadiri I Made Parwata, kuasa hukum dari penggugat.
Sidang ditunda pekan depan dengan agenda masih untuk pemeriksaan kelengkapan administrasi legalitas para tergugat.
Seperti diketahui, sidang perkara perbuatan melawan hukum di PN Jakpus dengan nomor perkara 171/Pdt.G/2024/PN.Jkt.Pst., dengan tergugat I Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia sebagai tergugat II, digelar perdana pada Senin, 25 Maret 2024, lalu.
Adapun alasan dan dasar Andri Tedjadharma secara pribadi menggugat Kemenkeu dan Bank Indonesia, karena dirinya bukan obligor BLBI alias tidak pernah menerima BLBI.
Bahkan, berdasarkan bukti-bukti hukum yang telah disahkan majelis hakim PN Jakarta Selatan tahun 2000, Bank Centris Internasional juga tidak pernah menerima pinjaman atau bantuan likuiditas dari Bank Indonesia. Berdasarkan bukti-bukti hukum di PN Jakarta Selatan itu pula diketahui dana BLBI mengalir ke rekening rekayasa mengatasnamakan Bank Centris Internasional, bernomor 523.551.000.
“Itu rekening pribadi. Bukan rekening milik PT Bank Centris Internasional. Rekening asli PT Bank Centris Internasional adalah 523.551.0016,” jelas Andri seraya menambahkan bukti-bukti hukum berupa hasil audit BPK ini pula menunjukkan secara gamblang, dana BLBI dari rekening rekayasa di BI itu mengalir ke sejumlah bank swasta lain. Diantaranya Bank berinisial M, B dan S.
Tags: jakarta
-
Wabup Beri Pesan Khusus ke Petani Tapanuli Selatan di Akhir Jabatannya
-
TNI AL Laksanakan Operasi Cesar di Atas KRI, Kasal Langsung Beri Nama
-
Menhan Prabowo Serahkan Delapan Unit Helikopter H225M dan Resmikan Full Flight Simulator H225M
-
KPKNL Main Sita Harta Pribadi Andri Tedjadharma
-
DPC MOI Kabupaten Karo Gelar Rapat Pertama
-
Gus Halim Sambut Positif Ajakan Kemendikbud Ristek Majukan Budaya Desa
-
Lewat Vaksinasi Massal, Kapolri Targetkan 1.258.556 Orang Divaksin Hari Ini
-
Dinas PerkimLH Pinrang Kolaborasi Babinsa Koramil-04 Kodiom 1404/Pinrang Gotong Royong Bersama Warga Bersihkan Saluran Air
-
Babinsa Koramil 1710-02/Timika Ikuti Donor Darah Pada Peringatan Hari Bakti TNI AU Ke-77 Tahun 2024
-
Jadi Korban Salah Tangkap Polisi, Pria ini Dianiaya Hingga Babak Belur

