REAKSIMEDIA.COM | Sukabumi – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) merupakan dinas strategis yang bersentuhan langsung dengan wajah kota. Untuk itu kebersihan adalah bagian dari iman.
“Kebersihan adalah cerminan dari pemerintahan yang bersih. Maka itu, DLH menjadi perhatian utama saya dalam membangun Kota Sukabumi yang bercahaya,” ujar Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, saat membuka Forum Perangkat Daerah (FPD) Dinas DLH Kota Sukabumi, di Oproom Setda Kota Sukabumi. Senin (05/05/2025).
Ayep juga menekankan, pentingnya membangun ekosistem kerja yang riang gembira dan bersih hati. Konsep ini, katanya, bisa di implementasikan dalam tata kelola lingkungan dan pemerintahan.
“Bersih pemimpinnya, bersih lingkungannya, dan bersih kotanya. Itulah Kota Sukabumi yang kita cita-citakan bersama,” ungkapnya.
Lebih jauh, H. Ayep Zaki menggarisbawahi perlunya aksi nyata dari DLH melalui sinergi program padat karya yang kini tengah digaungkan oleh pemerintah daerah.
Disis lain Ayep memiliki target dalam waktu dekat ini, yakni mendeklarasikan Kota Sukabumi sebagai kota bebas sampah.
“Saya meminta dukungan dari semua pihak, termasuk masyarakat, komunitas, dan dunia pendidikan. Untuk wujdukan Kota Sukabumi bebas dari sampah,” pungkasnya.
Laporan : Lelly
Tags: kota sukabumi
-
Bupati Parosil Lakukan Jalan Sehat Bersama Ribuan Masyarakat Kecamatan Gedung Surian
-
Kendalikan Inflasi, Mendagri Minta Daerah Pastikan Ketercukupan Pasokan Pangan
-
Panglima TNI Siap Kirim Pasukan Ke Gaza Jika Ada Mandat Dari PBB
-
Rotasi, Mutasi dan Promosi Jabatan 183 Perwira Tinggi TNI
-
Kemendagri Raih Peringkat Satu Kinerja Anggaran Terbaik Dua Tahun Berturut-Turut
-
Bupati Bogor, Ade Yasin Mengumpulkan Seluruh Jajaran Dari Kepala Puskesmas Camat Danramil Kapolsek, Serta Forkopimcam se-Kabupaten Bogor Mempersiapkan Diri Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19
-
Swipping Kerumunan Tiga Pilar Kecamatan Sepatan Himbau Tempat Kuliner Malam
-
Capai Progres 83%, Bendungan Multifungsi Cipanas Ditargetkan Rampung Akhir 2022 Untuk Pengairan Daerah Irigasi Seluas 9.273 Ha
-
Terus dan Terus, Jemput Bola Dukcapil Jangkau Pulau Kera di Kupang
-
Jangan Sampai Dugaan TPPU Rp349 triliun di Kemenkeu Menguap Tanpa Tindak Lanjut


