REAKSIMEDIA.COM | Berastagi, Karo – Kota Berastagi adalah salah satu Kota kecil dan dikenal dengan Kota dingin ,dengan angin yang sejuk serta kota pariwisata,dan terletak di tempat yang strategis dan menjadi Kota persinggahan,karena dilewati untuk mencapai beberapa kabupaten,juga provinsi, menjadi problema sekarang, Kawasan ini sering terjadi kemacatan.
Anggota DPRD Kabupaten Karo dari Fraksi PDIP Dodi Sinuhaji ketika diminta tanggapanya,Senin (24/05/2021) terkait kemacetan Kota Berastagi mengatakan ” saya meminta Dinas Perhubungan segera menertibkan parkir di Jalan Vetran Berastagi persisnya di antara Bioskop Ria sampai Tugu Kol bahkan sampai ke Pajak RogaBerastagi , karena kondisinya yang semrawut sehingga menyebabkan kemacetan”ujarnya.
Ketua PAC PDI Perjuangan Berastagi ini menambahkan “Kami melihat, parkir di Jalan Vetran tidak teratur dan asal-asalan bahkan angkutan penumpang pun parkir seenaknya saja sehingga mengakibatkan kemacetan,” katanya.
“Melihat buruknya pengendalian parkir dan lalu lintas di kawasan tersebut, politisi muda PDIP tersebut mempertanyakan kinerja Dinas Perhubungan di lapangan yang tidak optimal dalam membantu dan mengendalikan situasi lalu lintas di kawasan tersebut.
“Pada sore hari, saat tingginya arus lalulintas ditambah banyaknya kendaraan yang parkir sembarangan kawasan ini kerap mengalami kemacetan,” ucapnya.
Sementara Ketua Persadaan Jurnalist Tabah Karo ( PJTK ) Amry Pelawi mengatakan, minimnya kesadaran masyarakat pengguna jalan raya membuat jalan-jalan ibu kota semakin semrawut. Bahkan, mereka juga yang menjadi biang penyebab kemacetan.
“Kita bisa lihat dibeberapa jalan, terkadang banyak pengendara yang asal potong sehingga membuat pengemudi lainnya celaka.” ujarnya.
Dia melanjutkan, minimnya kesadaran ini juga bisa dilihat dengan banyaknya median jalan yang dijadikan parkir padahal sudah ada tanda larangan parkir.
“Kalau sudah macet pasti menyalahkan polisi, padahal mereka juga harusnya bisa berpikir kalau kesalahan juga ada pada mereka,” tegasnya.
Selain itu, banyaknya masyarakat yang tidak tertib juga disebabkan karena kurangnya tindakan tegas dari Polisi maupun dari Dinas Perhubungan. “Saya lihat banyak juga para pelaku pelanggaran yang didiamkan,” tegasnya.
Menurutnya, polisi sebagai penegak hukum maka mestinya bisa melakukan tindakan tegas dan jangan hanya memberikan teguran. Karena, tindakan tegas itu sendiri dilakukan untuk memberikan efek jera terhadap para pengendara.
Ditambah lagi, lanjutnya, pendidikan juga mempengaruhi perilaku di Jalan raya. Karena, saat ini dirinya juga melihat bukan hanya pengendara kendaraan roda empat tapi juga pengendara sepeda motor banyak yang tidak disiplin.
Dia mencontohkan, banyak anak kecil yang mengendarai sepeda motor padahal tidak memiliki SIM. “Kalau begini orang tua memegang peranan penting,” tegasnya.
Pihaknya juga melihat banyak pengemudi angkutan umum yang tidak sesuai dengan aturan. Karena, banyak juga pengemudi bus hanya memilki SIM A dimana hanya untuk membawa mobil kecil ,” tutupnya.
Laporan : Erianto Perangin Angin
Tags: berastagi karo
-
Faahakhododo Gulo, Anggota DPRD Nias Selatan Yakin Bupati Nias Selatan Tidak Melindungi Kades Helefanikha
-
Padat Karya Kementerian PUPR TA 2022 Serap 23.648 Tenaga Kerja, Komisi V DPR RI Apresiasi Tangani Masalah Kemiskinan Ekstrem
-
Sepak Bola Usia Dini hingga Lisensi Pelatih Bergulir, PSSI Kabupaten Bogor Siapkan Agenda Padat Mulai April 2026
-
Kepala Bakamla RI Resmi Lantik PPPK Tahun 2023
-
Paparkan Rencana Pembangunan Desa, Pemdes Lubuk Gedang Gelar Penetapan dan Pengesahan RKPdes 2023
-
Peringatan Hari Bakti ke-76 Pekerjaan Umum, Menteri Basuki Ajak Insan PUPR Terus Berkontribusi Pulihkan Ekonomi
-
Panglima TNI Pimpin Sidang Pantukhir Pusat Taruna Akademi TNI Tahun 2024
-
Panglima TNI Dampingi Wapres Kunjungan Kerja di Papua
-
Dikabarkan Hilang, Warga Desa Ranah Karya Mukomuko Ditemukan di Lais Bengkulu Utara
-
Pokja II Satgas Pengawalan DOB Inventarisasi dan Validasi Data ASN untuk Provinsi Papua Tengah

