REAKSIMEDIA.COM | Nias Selatan – Ruas Jalan Provinsi yang menghubungkan Kota Gunungsitoli, kabupaten Nias Barat menuju Kabupaten Nias Selatan Rusak Parah berdasarkan Pemantauan Wartawan ReaksiMedia dilapangan pada hari Sabtu, 22/05/2021.
Kerusakan paling parah berada di Desa Bawohosi dan desa Soliga Kecamatan Huruna, kondisi jalan amblas akibat tidak dilakukannya perawatan oleh dinas terkait sehingga bila musim hujan air melintasi badan jalan dan merusak aspal mengakibatkan Kemacetan dan antrian panjang bagi kendaraan yang melintasi jalur tersebut.

Masyarakat Nias Selatan yang melintasi daerah tersebut antara lain wilayah Kecamatan Lolowau, Keamatan Huruna, Kecamatan Lolomatua, Kecamatan Ulunoyo, Kecamatan Onohazuma, Kecamatan Hilisalawa’Ahe, Kecamatan O’o’u, Kecamatan Ulususa dan Kecamatan Amandraya benar-benar merasakan dampak kerusakan jalan tersebut.
Masyarakat berharap kepada Bapak Gubernur Sumatera Utara dan Bapak Bupati Nias Selatan agar memperhatikan jalan tersebut karena telah mengganggu perekonomian masyarakat harga sembako manjadi naik dan harga hasil bumi menjadi turun demikian disampaikan oleh salah seoang Tokoh masyarakat yang tidak mau disebutkan namanya, sekaligus meminta bantuan pihak keamanan Kepolisian, Babinsa dan Dinas Perhubungan agar menertibkan oknum-oknum yang memanfaatkan kondisi tersebut dengan melakukan kutipan liar.
Masyarakat pengguna jalan butuh kenyamanan dalam menjalankan aktivitasnya. Jalan Alternatif menuju Gunungsitoli adalah Lintas Timur dengan jarak tempuh lebih 200 km demikian halnya bila melalui jalur Nias Barat, akibatnya adalah biaya operasional meningkat. Kondisi ini semakin memperburuk keadaan masyarakat sekitar ditambah dengan situasi Pandemi Covid 19.

Oleh sebab itu diharapkan ada langkah-langkah praktis ditempuh oleh Pemerintah baik pemerintah Provinsi Sumatera Utara maupun Pemerintah Kabupaten Nias Selatan, jangan saling menyalahkan dan siapa yang paling bertanggung jawab kedepankan kepentingan masyatakat banyak tutur Pak Tolo Halawa seorang Supir angkutan logistik menyampaikan keluhannya. Tolong Pak agar oknum-oknum pungli ditertibkan.
Kami sudah berjam-jam antrian disini dan tidak melihat ada petugas dari Dinas Perhubungan yang mengarahkan, akhirnya oknum tertentu memanfaatkan situasi dan melakukan PUNGLI tutur Tolo Halawa kepada Wartawan yang meninjau lokasi setelah mendapat laporan dari masyarakat.
Dinas PU Bina Marga dan Dinas Perhubungan diharapan bisa turun kelapangan guna melakukan tindakan darurat guna memperlancar lalulintas agar tidak mengganggu aktivas ekonomi masyarakat.
Laporan : Ebenezer. H
Tags: nias selatan
-
Kabupaten Pinrang Panen Raya Nasional Bersama Prabowo Subianto Presiden RI
-
Dansatgas TMMD Bercengkrama Dengan Warga di Lokasi TMMD, Jalin Keakraban dan Tingkatkan Semangat Gotong Royong
-
Kemendagri Sampaikan Hasil Sementara Daerah dengan Nilai Tertinggi Pada Penilaian dan Pengukuran Indeks Inovasi Daerah Tahun 2021
-
Pj. Wali Kota Ingatkan Jajaran RSUD R. Syamsudin, SH, Untuk Memberikan Pelayanan Terbaik Kepada Pasien
-
Berikan Rasa Aman Pergantian Tumenggung, Anggota Satgas Yonif 144/JY Bersama Warga di Perbatasan
-
Bantu Korban Banjir, Dewi Aryani Dirikan Dapur Umum
-
Danpusdikpal Kodiklatad Pimpin Penutupan Dikjurbapal T.A 2022
-
Ledakan Petasan di Mirit Kebumen, Renggut 3 Korban Jiwa, 5 Lainnya Luka-Luka
-
Iptu Irwan Kurniawan; Kapolsek Lembang Pinrang Aktif laksanakan pengamanan ditempat Ibadah
-
Polsek Taktakan Kawal Vaksinasi Pelajar di SMK Pertanian Kota Serang


