REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Menjelang peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026, industri perfilman Indonesia menghadirkan tontonan keluarga yang berbeda melalui Ghost Buzzer: Antar Aku Pulang. Film horor komedi fantasi produksi M8 Pictures ini resmi mengantongi klasifikasi Segala Usia (SU), sehingga aman dan layak disaksikan oleh anak-anak bersama seluruh anggota keluarga.
Film yang akan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 16 Juli 2026 ini mendapat apresiasi dari Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Kak Seto Mulyadi. Menurutnya, Ghost Buzzer: Antar Aku Pulang berhasil menghadirkan cerita horor yang menghibur tanpa menimbulkan rasa takut berlebihan bagi anak-anak.
“Salut dan terima kasih kepada M8 Pictures yang menghadirkan genre berbeda. Film ini membuat anak-anak tidak takut dengan hantu atau setan. Dunia gaib memang perlu dikenalkan sejak dini agar tidak menjadi sesuatu yang menakutkan. Yang terpenting, anak-anak diajarkan bahwa rasa takut yang sesungguhnya adalah kepada Allah SWT,” ujar Kak Seto usai menghadiri special screening di Setiabudi XXI, Jakarta, Kamis (9/7/2026).

Film ini mengisahkan petualangan empat sahabat, yakni Udin (Rafael Fernando), Nizam (Nevan Atallah), Raka (Claudio Alexandre), dan Chacha (Charissa Putri), yang gemar menyelidiki fenomena supranatural menggunakan alat pendeteksi hantu hasil karya mereka sendiri.
Dalam salah satu misinya, mereka bertemu arwah seorang anak yang terjebak di alam gaib dan meminta bantuan untuk pulang. Perjalanan tersebut membawa mereka ke dalam petualangan penuh misteri, fantasi, komedi, sekaligus menyampaikan pesan tentang arti persahabatan, keberanian, kerja sama, dan empati.
Film ini lahir dari ide kreatif Aditya Gumay dari Sanggar Ananda bersama Ko Amirullah dari M8 Pictures, serta disutradarai oleh Agus dan Amir Gumay. Berbeda dengan film horor pada umumnya, Ghost Buzzer: Antar Aku Pulang lebih menonjolkan unsur petualangan dan fantasi tanpa mengandalkan adegan jump scare yang berlebihan.
Executive Producer M8 Pictures, Ko Amirullah, mengungkapkan rasa syukurnya karena proses konsultasi dengan Lembaga Sensor Film berjalan lancar hingga film ini memperoleh klasifikasi Segala Usia (SU).
“Ghost Buzzer merupakan konsep horor yang ramah anak. Kami tidak mengandalkan adegan jump scare berlebihan, tetapi lebih menonjolkan unsur petualangan, fantasi, misteri, dan komedi ringan sehingga aman dinikmati anak-anak maupun seluruh anggota keluarga,” ujarnya.

Ia menambahkan, selain menjadi hiburan keluarga, film ini juga membawa pesan moral tentang pentingnya persahabatan, keberanian menghadapi tantangan, saling membantu, serta menumbuhkan empati sejak usia dini.
Antusiasme penonton terlihat dalam pemutaran khusus yang dihadiri siswa mulai dari PAUD hingga SMA/SMK, mahasiswa Fakultas Psikologi YAI Jakarta, para guru, orang tua, komunitas difabel, hingga perwakilan Direktorat FMS Ditjen PPPK Kemendikbud. Mayoritas penonton memberikan respons positif dan menilai film ini layak menjadi tontonan keluarga karena menghadirkan hiburan yang ringan, aman, sekaligus edukatif.
Mengusung genre horor komedi fantasi yang bersahabat bagi anak-anak, Ghost Buzzer: Antar Aku Pulang diharapkan menjadi salah satu pilihan utama film keluarga selama libur sekolah dan momentum Hari Anak Nasional 2026. Film ini dijadwalkan tayang di seluruh jaringan bioskop Indonesia mulai Kamis, 16 Juli 2026.
Laporan : Ria Satria
Tags: jakarta
-
Kinerja Industri Pengolahan Kakao Kian Manis
-
Pj Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji Tinjau Kegiatan Tagana Masuk Sekolah (TMS)
-
Polsek Rumpin Polres Bogor Ungkap Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Dalam Gelaran Operasi Antik 2023
-
DKPP Tempati Gedung Baru, Kemendagri Harap Kualitas Kerja Meningkat
-
Sambut HUT ke-77, TNI AL Pecahkan Rekor Dunia dan MURI dengan Bhakti Kesehatan Serentak
-
Jelang HUT TNI Danrem 071/Wijayakusuma Pimpin Ziarah di TMP Tanjung Nirwana dan Tinjau Khitan Masal
-
Bupati Tapanuli Selatan Serahkan ZIS Secara Serentak ke Seluruh Kecamatan se-Tapsel
-
Resmikan Gernas BBI, Wapres: Jadikan Jam Gadang Sebagai Inspirasi Hasilkan Produk Unggulan
-
Polri dan Menteri ATR/BPN Perkuat Sinergitas Pemberantasan Mafia Tanah
-
Polri Sebar 458 Ton Beras dan 15.000 Paket Sembako Untuk Masyarakat Banten Terdampak PPKM Darurat

