REAKSIMEDIA.COM | Kabanjahe, Karo – Sekitar ratusan nasabah kembali datangi Cabang V Yayasan Sari Asih Nusantara (SAN), Kamis (01/07/2021) sekitar pukul 10.00 Wib di Komplek Perumahan Sarinembah Kecamatan Kabanjahe Kabupaten Karo Sumatera Utara.
Kedatangan nasabah berbagai kecamatan dan desa ini terkait mempertanyakan masalah pencairan dana pendidikan anak, yang sudah sekian lama mereka tabung, tapi begitu mereka datangi, masih sama seperti, Senin lalu, Kantor masih tertutup rapat, dan tidak ada tanda tanda kegiatan disana.

Salah seorang warga Desa Payung Kecamatan Payung Lusiana Br Sembiring mengatakan kalau kedatangan mereka mau meminta dan menuntut agar tabungan yang selama ini, kami mau ambil, karena hanya itu harapan kami, agar anak kami bisa sekolah ” ungkapnya.
“Namun lihat lah bang, ujarnya kepada ReaksiMedia.com , Kantor ini tutup, entah bagaimana kejelasan dana pendidikan anakku tadi, kantornya itu tutup, pihak terkait yang biasa bisa dihubungi, ini semua tidak ada yang aktif ” katanya sambil menitikkan air mata.
Ada sekitar 5 juta didalam bang, saya menabung mulai 2017 sampai sekarang, gimanalah nanti bila ini tidak cair ” ujarnya lagi.

Intina Br Sembiring, warga Desa Sukanalu Kecamatan Barus Jahe mengungkapkan, kalau di desanya lebih 200 ikut , dana itu biasanya dikutip oleh Kolektor dari Yayasan SAN yang langsung mendatangi desa kami, dengan tabungan bervariasi, ada 50.000 ,ada Rp 100.000 , dan ini dicairkan disaat Anak kita menamatkan sekolahnya, berarti dananya ini bisa kita gunakan untuk melanjutkan pendidikan dia, disaat kita berjuang melawan Covid-19, ekonomi kita lemah, datang pulak ini ” katanya.
Pantauan ReaksiMedia.com ,melihat para nasabah sedang mengumpulkan berkas,untuk adminustrasi mereka, karena ada kesepakatan, mereka akan berangkat ke Polres Tanah Karo untuk membuat Pengaduan, dan Kantor Cabang V Yayasan SAN ini tetap masih tutup, sehingga Media tidak bisa melakukan komfirmasi ke Pihak Yayasan, dan para Nasabah pun perlahan bergerak, meninggalkan komplek Sarinembah menuju Polres Karo.
Laporan : Erianto Perangin Angin
Tags: kabanjahe karo
-
JAM-Pidum Menyetujui 1 Pengajuan Restorative Justice dalam Tindak Pidana Narkotika
-
Mabes TNI Gelar Doa Bersama Jelang Akhir Tahun
-
Polres Pinrang Gelar Upacara Korps Rapor Kenaikan Pangkat Personil Polri dan PNS Polri
-
Menteri Basuki Dampingi Presiden Jokowi, Rekonstruksi Pascagempa Cianjur Dimulai, Pulihkan Ekonomi Warga
-
Peternak Ayam Ditangkap Karena Bentangkan Poster Aspirasi, Ketua DPD RI Minta Aparat Tak Represif
-
Dukung Akses Pariwisata Sumatera Barat, Kementerian PUPR Rampungkan Jembatan Gantung Sungai Pisang di Kota Padang
-
Kementerian ATR/BPN Utamakan Kecepatan dalam Merespons Pengaduan Masyarakat melalui SP4N-LAPOR!
-
Panglima TNI Hadiri Pengarahan Presiden kepada Kepala Daerah se-Papua dan KEPP Otonomi Khusus Papua
-
Presiden Jokowi Apresiasi Kabupaten Sumedang Manfaatkan Teknologi untuk Tangani Stunting
-
Diduga Selingkuh Hingga Motornya Diamankan Warga, Pelaku Malah Buat Laporan Palsu di Polisi

