Kapolda Jateng, Irjen Pol Drs Ahmad Luthfi SH,SST,MK, Tercatat Sudah 3 Kali Berkunjung ke Klaten Kurang Dari Satu Bulan Terakhir

IMG 20210723 WA0002

REAKSIMEDIA.COM | Klaten – Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi tercatat sudah tiga kali berkunjung ke Klaten kurang dari satu bulan terakhir.

Kunjungan berulang kali itu diyakini tak terlepas dari kondisi Klaten sebagai zona merah Covid-19 dengan angka sembuh, penambahan kasus, dan angka kematian yang sama-sama tinggi.

IMG 20210723 WA0004

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi, pertama kali berkunjung di Klaten saat memantau pelaksanaan Penyekatan di perbatasan Jateng – DIY, yang berlangsung di Kecamatan Prambanan, Klaten di hari perdana PPKM Darurat, Sabtu ( 3/7/2021 ) pukul 10.45 WIB.

Kunjungan kedua saat Kapolda Jateng bersama-sama dengan Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen Rudianto memimpin pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Gabungan Satgas Covid-19 di Alun- alun Kota Klaten, Rabu ( 7/7/2021 ) pagi, saat itu, Kapolda Jateng berharap ke seluruh eleman masyarakat agar betul-betul malaksanakan PPKM Darurat dengan baik.

Dan Kunjungan ketiga, Kapolda Jateng, saat meninjau serbuan Vaksinasi Covid-19 di Mapolres Klaten, Kamis (22/7/2021), dimana di kesempatan tersebut, Kapolda akan memimpin manajemen kontingensi guna menekan ledakan kasus Covid-19 di Kabupaten Klaten, Jumat (23/7/2021),

Dengan langkah itu diambil menyusul bakal diberlakukannya opsi penjemputan ke sejumlah warga masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19, agar bersedia menempati tempat isolasi mandiri terpusat di tingkat Provinsi hingga desa.

“Mulai diterapkannya manajemen Kontingensi di Klaten, Jumat (23/7/2021), Saya dan Pangdam akan turun langsung ke masyarakat Klaten, untuk itu mari taati protokol kesehatan dan ikut isoman di tempat isoman terpusat, enggak usah takut, beban dan biaya akan ditanggung Pemkab Klaten dan Pemprov Jateng,” kata Irjen Pol Ahmad Luthfi. Kamis (22/7/2021).

IMG 20210723 WA0003

Tim Ahli Satgas PP Covid-19 Klaten, Ronny Roekmito, mengatakan angka kematian di Klaten di tengah PPKM Level 4 memang masih tinggi, penyebab tingginya kasus kematian Covid-19 di Klaten itu, seperti saturasi menurun saat isoman, yang memiliki penyakit penyerta alias Komorbid saat isoman atau saat menjalani perawatan, dan tidak merasakan sakit sehingga tak merasa terkena Covid-19,

Baca juga:  Sertijab Kabag Log, Kasat Samapta dan Kapolsek Kesesi Polres Pekalongan

Sementara Koordinator Penanganan Kesehatan Satgas PP Covid-19 Klaten, Cahyono Widodo mengatakan kasus Covid-19 di Kabupaten Klaten, masih bertambah hingga 434 orang dalam sehari, Rabu ( 21/7/2021 ). Disisi lain terdapat 510 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh dan penambahan 39 kasus kematian karena terpapar virus Covid-19.

“Jumlah kumulatif Covid-19 di Kabupaten Klaten telah menembus angka 25.472 kasus, sebanyak 4.721 orang menjalani perawatan atau isolasi mandiri. Sebanyak 19.098 orang dinyatakan sembuh, dan sebanyak 1.653 orang telah meninggal dunia,”kata Cahyono Widodo.

Laporan : R.Tunjung Suseno

Tags: