REAKSIMEDIA.COM | Kabupaten Bogor -Puluhan goweser dari berbagai komunitas, ASN dan Atlet sepeda Indonesia Cycling Federation ( ICF ) Kabupaten Bogor ambil bagian dalam Gowes Napak Tilas Bogor dengan Rute Pendopo Tegar Beriman Cibinong menuju Pendopo Malasari, Kecamatan Nangung, Kabupaten Bogor, Selasa (2/5/2026) dengah jarak tempuh 65 Km .
Start Gowes Napak Tilas Bogor dilepas secara langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika yang didampingi Ketua KONI Kabupaten Bogor, (Arif Rochmawan) Kadispora (,Asnan AP), Ketua Panitia Pelaksana Gowes Napak Tilas Bogor ( A Wildan), Ketua KORMI Kabupaten Bogor, ( Rike Iskandar) serta jajaran kepala SKPD Kabupaten Bogor.
” Puluhan peserta ambil bagian dalam event gowes yang punya makna sejarah dan edukasi terkait perjalanan Kabupaten Bogor,” ujar A Wildan, Selasa (2/5/2026).

Wildan menambahkan, Gowes Napak Tilas Bogor 2026 ini adalah bagian dari kegiatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke- 544 yang jatuh.pada 3 Juni 2026.
” Gagasan Gowes Napak Tilas Bogor ini dari Pak Bupati Bogor Rudy Susmanto yang sangat peduli tentang sejarah bangsa dan termasuk sejarah perjalajan Kabupaten Bogor,” ucap Wildan.
Ia mengatakan, Gowes Napak Tilas Bogor ini sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat terutama generasi muda bahwa sejarah pemerintahan Bogor dimulai dari Malasari.
Karena, kata Wildan, di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung ada kantor dan Pendopo Bupati Bogor pertama yakni Ipik Gandamana yang menjabat dari 1948 samoai 1950.
Menurutnya, banyak generasi muda Kabupaten Bogor yang mungkin belum tahu banyak soal pemerintahan Bogor yang punya jejak sejarah di Desa Malasari, Kecamartan Nanggung.
” Melalui Gowes Napak Tilas Bogor ini diharapkan akan lebih banyak lagi masyarakat yang tahu soal sejarah pemerintahan Bogor,” pungkas Wildan.

Ketua KONI Kabupaten Bogor, Arif Rochmawan mengatakan, event Gowes Napak Tilas Bogor ini punya manfaat yang sangat penting untuk mengingat sejarah Bogor dan juga mengenal sosok Bupati Bogor pertama yakni Ipik Gandamana.
Ipik Gandamana, kata Atep, selain Bupati Bogor pertama beliau juga pernah menjabat sebagai Gubernur Jabar ke- 6 dari tahun 1956 sampai 1960.
” Pak Ipik Gandamana juga pernah menjadi Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia ke – 14 dan menjabat dari tahun 1959- 1964,” papar Atep.
Menurutnya, edukasi dan histori Malasari ini sangat penting karena tak bisa dilepaskan dari perjalanan Pemerintahan Kabupaten Bogor.
Atep juga mengatakan, Gowes Napak Tilas Bogor ini bisa berkaitan juga dengan program Sport Tourism Kabupaten Bogor serta bisa menjadi magnet bagi para wisatawan datang ke kawasan Wisata Malasari.
Laporan : Bambang. I / Sep
Tags: kabupaten bogor
-
Jawaban Walikota Sukabumi Atas Pemandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda dan LKPJ
-
Tak Sekedar Kurban, Lanud Sjamsudin Noor Rajut Kebersamaan dan Kepedulian Semangat Berbagi Kepada Sesama di Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M
-
Kasum TNI: Penertiban Hutan Bukan Serampangan, Semua Tahapan Terukur dan Terkoordinasi
-
Polres Mukomuko Gelar Operasi Kepolisian Terpusat “Lilin 2023”, Kapolres: Hindari Bermain Petasan dan Kembang Api Serta Konvoi di Jalanan
-
Gelar Titik Nol, Komitmen Pemdes Resno Bangun JUT Untuk Peningkatan Ekonomi Masyarakat
-
Erick: BUMN Terus Dorong Peningkatan Pembiayaan untuk UMKM
-
Polda Jateng Gelar Kasus Ledakan Petasan YangTewaskan 4 Orang di Kebumen
-
Ironi Pensiun dan Pesangon Pekerja Media Televisi: Hak Karyawan Terabaikan di Tengah Krisis Industri
-
Jelang Ramadhan, Disperindag ESDM Pinrang Gelar Operasi Pasar Untuk Jaga Stabilitas Harga
-
Menko Luhut Bersama Mentan SYL Groundbreaking TST Herbal Hortikultura

