REAKSIMEDIA.COM | Sorong, Papua – Kasus pedofilia yang melibatkan tujuh anak di Kota Sorong, Papua Barat Daya, semakin menarik perhatian publik. Aktivis perempuan Papua Barat Daya, Oktasari Sabil, menegaskan bahwa tindakan predator anak yang terjadi di Sorong harus ditanggapi dengan serius oleh semua pihak, terutama aparat penegak hukum. Dalam percakapan dengan wartawan reaksimedia.com, pada Rabu (12/2/2025),
Oktasari mengingatkan pentingnya kelancaran proses hukum di Polresta Sorong Kota hingga keputusan tetap dari Hakim diterbitkan.
Oktasari juga menekankan perlunya pendampingan psikologis bagi para korban untuk menjaga kestabilan mental mereka.
“Anak-anak korban pedofilia perlu perlindungan dan pendampingan agar mereka dapat pulih dan merasa aman,” ujarnya.
Aktivis tersebut juga mengajak masyarakat untuk lebih aktif dalam edukasi pencegahan agar kasus serupa tidak terulang di masa depan.
“Pencegahan lebih baik daripada mengobati. Edukasi yang tepat akan melindungi anak-anak dari ancaman predator seksual,” tambah Oktasari.
Tanggapan serupa juga disampaikan oleh Rani Ngabalin, Founder PULIH Papua, yang turut mengutuk keras tindakan pelaku pedofilia, ZA (45), yang telah meresahkan masyarakat Sorong. Rani meminta agar pelaku mendapat hukuman yang setimpal dan menekankan pentingnya pemulihan jangka panjang bagi para korban serta keluarga mereka.
“Kasus asusila pada anak membutuhkan pemulihan mental yang intensif agar tumbuh kembang mereka tidak terganggu,” ujar Rani.
PULIH Papua juga mendesak pemerintah daerah untuk segera membentuk Rumah Aman atau BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) untuk perlindungan anak-anak di Kota Sorong. Langkah ini diharapkan dapat mencegah kejadian serupa di masa depan dan memberikan rasa aman kepada anak-anak di Papua Barat Daya.
Laporan : Ria Satria
Tags: sorong
-
Ibu Iriana Jokowi Buka Pameran Kriyanusa Tahun 2022
-
Bentuk Kepedulian, Babinsa Koramil 1710-07/Mapurujaya Melayat Ke Rumah Warga Binaan
-
Para Pelaku Pembakar Pospol Pejompongan Tanah Abang Ditangkap Polres Jakpus
-
Kolaborasi Pendampingan Desa untuk Akselerasi Terwujudnya Desa Mandiri
-
Polres Bogor Laksanakan Latihan Dalmas Kerangka dan Team Negosiator Polwan Polres Bogor Persiapan Pemilu 2024
-
Bappeda Kota Sukabumi, Kumpulkan SKPD Siapkan Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi
-
Tokoh Dayak: Masyarakat Asli Harus MasukĀ StrukturĀ Otorita IKN
-
“Sentuh Harapan Warga”, Aceng Zakaria Bangun Jalan Hotmix Melalui Pokirnya
-
Pangdam I/BB dan Kapoldasu Tinjau percepatan Vaksinasi Lansia di Kabupaten Labuhan Batu Selatan
-
Psikologi Keangkatanlautan, Cara Jitu Satgas MTF TNI KONGA XXVIII-N/ UNIFIL Dobrak ICE Barriers


