REAKSIMEDIA.COM | Padangsidimpuan, Sumut – Zul salah satu Keluarga korban pencabulan berinsial (K) yang masih berumur 15 tahun kecewa atas penanganan kasus yang dilakukan oleh Polres Kota Padangsidimpuan- Sumut.
Menurut Zul, kasus pencabulan anak di bawah umur ini sudah dilaporkan ke Polisi dengan Nomor : LP/B/107/III/2022/SPKT/POLRES PADANGSIDIMPUAN/POLDA SUMATERA UTARA TANGGAL 27 MARET 2022, namun sampai saat ini, belum diketahui bagaimana proses kelanjutannya, atas kasus pencabulan yang di lakukan terhadap korban anak di bawah umur ini.
Zul salah satu keluarga korban menyampaikan kepada Wartawan REAKSIMEDIA.COM Senin (25/07), agar pihak Kepolisian Polres Kota Padangsidimpuan khususnya bidang Perlindungan Anak, agar segera melimpahkan kasus ini ke Pengadilan, agar para tersangka dapat dihukum sesuai dengan perbuatannya.
“Iya bang, saya sebagai keluarga korban sangat berharap kepada pihak kepolisian Polres Kota Padangsidimpuan, khususnya bidang Perlindungan Anak, agar segera melimpahkan kasus ini sampai ke Pengadilan, hingga para pelaku-pelaku mendapat hukuman sesuai perbuatannya,” ucap Zul.
Namun kasus pencabulan ini, belum juga untuk disidangkan, Zul kembali merasa sangat kecewa, terhadap kinerja kepolisian Polres Kota Padangsidimpuan, karena diketahuinya, hanya satu atau dua orang pelaku pencabulan yang saat ini ditahan, padahal menurutnya, pelaku yang melakukan pencabulan tersebut berjumlah 5 orang
“Saya mohon kepada Polisi agar ke 5 pelaku ditahan, dan jangan ditahan satu atau dua orang saja, sebab perbuatan mereka sudah merusak masa depan anak kami,” ucap Zul.
Akhirnya saat wartawan REAKSIMEDIA, mengkonfirmasi masalah tersebut ke Briptu Mindi Agustina bagian perlindungan anak (PA), Senin (25/07), dengan mengatakan memang benar kalau ke 3 pelaku pencabulan korban insial (K) 15 tahun, tidak ditahan dengan alasan, para pelaku masih dibawah umur, namun ditambahkannya, bahwa kasus pencabulan ini, sudah dilimpahkan ke Kejaksaan,” ucap Briptu Mindi.
Namun anehnya, saat wartawan REAKSIMEDIA menghubungi Kasat Reskrim Kota Padangsidimpuan, AKP Bambang Priyatno, S.sos melalui WA Senin (25/07), mengatakan bahwa kasus pencabulan anak tersebut masih dalam tahap proses Sidik, sehingga dengan mendengar jawaban dari pihak Kepolisian ini, membuat Zul salah satu keluarga korban kasus pencabulan anak di bawah umur ini, semakin yakin kalau kasus ini sudah tidak jelas bagaimana kelanjutannya, apalagi menurutnyaa kasus ini sudah berjalan hampir 4 (Empat) bulan lamanya.
Laporan : Irwadi
Tags: padangsidimpuan sumut
-
Di Kotak-kotakkan Oleh SKPD Kabupaten Bogor, Sebanyak 22 Asoasiasi Yang Tergabung Di FLAJK Mengadu Ke Komisi III DPRD
-
Jawaban Walikota Sukabumi Atas Pemandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda dan LKPJ
-
29 Kg Sabu Diamankan, Catatan Gemilang Polda Sulteng Menutup 2021
-
Gus Halim Berikan Penghargaan bagi Kepala Daerah dan Kepala Desa Mandiri di Jawa Barat
-
Untuk Percepatan Vaksinasi, Polres Gowa Buka Gerai Vaksin Secara Mobile
-
Gus Menteri Minta Dana Desa 2022 Tidak Mengalami Penurunan
-
Sekjen Kemendagri Lantik Wakil Rektor IPDN dan Sejumlah Pejabat di Lingkungan Kemendagri
-
Konstruksi Selesai, PLBN Terpadu Yetetkun Siap Diresmikan dan Menjadi Sentra Ekonomi Masyarakat Boven Digoel
-
Beri Rasa Aman Umat Kristiani saat Beribadah, Polres Banjarnegara Lakukan Pengamanan
-
Bahas Stunting dan Kemiskinan Ekstrim, Wakil Bupati Bersama Jajaran Forkompimda Kabupaten Mukomuko Hadiri Rapat Bersama Dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu




