REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro meminta pemerintah daerah (Pemda) agar memedomani arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Arahan tersebut, terutama mengenai kebijakan dalam memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri.
Apalagi kebijakan tersebut juga telah tertuang di dalam Pasal 307 ayat (2) Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Dalam aturan tersebut disebutkan, pelaksanaan pengadaan milik daerah dilakukan sesuai dengan kemampuan keuangan dan kebutuhan daerah berdasarkan prinsip efisiensi, efektivitas, dan transparansi dengan mengutamakan produk dalam negeri sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Jadi amanat UU (Nomor 23 Tahun 2014 tentang) Pemerintahan Daerah sudah seperti itu,” terang Suhajar mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian pada acara Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah dalam rangka Percepatan Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN) pada Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah di Gedung Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Jakarta Selatan, Selasa (11/4/2023).
Menurut Suhajar, di dalam berbagai kesempatan, Presiden Jokowi selalu menekankan kepada pemerintah pusat dan daerah agar memprioritaskan pengadaan barang/jasa dengan produk dalam negeri. Selain itu, Pemda juga diminta mendorong pengusaha lokal agar menghasilkan produk berkualitas dengan desain dan branding yang baik. Dengan begitu, produk yang ditayangkan di e-Katalog menjadi lebih menarik.

Suhajar melanjutkan, para kepala daerah meliputi gubernur, bupati/wali kota diminta untuk menjalankan beberapa arahan presiden berkaitan dengan P3DN. Di antaranya, pertama, meningkatkan penggunaan produksi dalam negeri, khususnya bagi kementerian/lembaga (K/L) dan Pemda, serta mengurangi barang-barang impor.
Kedua, mendorong produk lokal dan produk unggulan daerah masuk ke dalam e-Katalog Lokal. Ketiga, mendorong pengusaha lokal agar menghasilkan produk yang berkualitas dengan desain dan branding yang bagus.
“Jadi bukan hanya asal masuk. Bapak-bapak bupati/wali kota, dorong betul warga kita, karena UMKM itu kan ada orang-orang terdekat kita juga. Bantu mereka agar produknya itu berkualitas,” tambah Suhajar.
Untuk arahan keempat, Suhajar menambahkan, Pemda diminta membantu kemudahan perizinan dan pendaftaran bagi pengusaha lokal dan mendorong agar memasukkan produknya ke dalam e-Katalog Lokal. Kemudian kelima, Pemda diminta agar memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) digunakan untuk belanja barang-barang dalam negeri.
“Ini kewajiban Pak Bupati, Pak Gubernur, Sekretaris Daerah selaku ketua panitia anggaran, pengguna anggaran. Tanggung jawab untuk mengontrol,” pungkasnya.
Sebagai informasi, turut hadir pada kegiatan tersebut Kepala LKPP Hendrar Prihadi beserta jajaran pejabat di lingkungan LKPP. Sementara itu, hadir pula jajaran Pemda secara virtual.
Laporan : Sandio
Sumber : Puspen Kemendagri
Tags: jakarta
-
Pangdam XVIII/Kasuari: Sampai Ke Lubang Tikuspun Prajurit TNI-Polri Ada Untuk Bangsa dan Negara
-
Masuk Darurat Narkoba, Kehadiran BNNK Mukomuko Dibutuhkan Untuk Program Asesment
-
Kapolri Persilahkan Peserta Lomba Mural Kreasikan Kritikan ke Polri
-
Kekompakan dan Kebersamaan Tetap Terjaga Dalam Pelaksanaan Kegiatan TMMD Ke-113 Kodim 0428/MM
-
Kodim 1710/Mimika Kembali Bagikan Sembako Kepada Warga Binaan Jelang Perayaan Natal 2023
-
Jadikan Ajang Internasional, Wapres Minta Jakarta Muslim Fashion Week Ambil Bagian dalam Rangkaian Acara G20
-
Mahfud MD Apresiasi Usulan Dewan Pers untuk Atur Platform Digital
-
Wamen ATR/Waka BPN: Fokus pada Pelayanan untuk Meringankan Beban Masyarakat
-
Lepas Benchmarking Study Kepala Desa ke Tiongkok, Wamendes PDTT Harap Peserta Serius Belajar
-
Mendes Yandri Bersama 10 Asosiasi Desa Akan Kawal Terus Program Koperasi Desa Merah Putih



