REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) bersama Kementerian Pariwisata sepakat untuk mempercepat penguatan desa wisata di seluruh wilayah Indonesia. Konsep dan silabus terkait hal ini akan dibentuk berikut dengan peta potensi yang dimiliki setiap desa sehingga berjalan efektif dan efisien.
“Kita kerjakan sama-sama. Konsepnya harus mudah dikerjakan oleh desa dengan segala keterbatasannya. Kita buat panduan tertulis dan visualnya juga supaya mudah dipahami dan dikenal, dan RAB agar masyarakat desa juga tidak bingung. Nanti kita carikan pembiayaannya,” tutur Wamendes Ahmad Riza Patria saat bertemu Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa di Kantor Kemenpar Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Menurut Wamendes Ariza, penguatan desa wisata sangat penting untuk membuat negara semakin maju. Sektor ini dipastikan mempercepat pembangunan karena Indonesia memiliki modal besar khususnya terkait keindahan alam hampir di seluruh provinsi.
“Salah satu pembangunan bangsa memang sektor pangan tapi juga ditambah pariwisata. Indonesia kalau mau maju dua sektor itu paling utama,” paparnya.
Rencananya langkah ini akan dilaksanakan tanpa meninggalkan peran pendamping desa yang berkolaborasi dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) serta perusahaan swasta yang memiliki pengalaman besar terkait bisnis. Selain itu, kemajuan media sosial juga dimanfaatkan sehingga jangkauannya pun luas tidak dalam satu daerah bahkan ke level internasional.
Sekadar informasi, ada 6.189 desa wisata di seluruh Indonesia namun kondisinya masih memprihatinkan. Sebanyak 78,2% di antaranya masih rintisan, 16,11% dalam kondisi berkembang, sebanyak 5,14% maju, dan hanya 0,5% dari total keseluruhan desa wisata berstatus mandiri.

Kondisi ini membuat Wamenpar Ni Luh Puspa resah sehingga menggandeng Kemendes PDT sebagai mitra mempercepat pembangunan desa wisata ini. Di antaranya dengan melakukan pendampingan dan penguatan Pokdarwis secara kelembagaan karena kontribusinya dalam mengelola sektor tersebut.
“Tahun ini kita akan membuat roadmap pembuatan desa wisata sehingga pengembangan desa wisata bisa jalan maksimal dan terarah lagi. Karena tidak hanya objek wisata tapi juga ada pelaku UMKM, ada homestay, ada banyak sekali yang terkait. Ini perlu pendampingan dan menguatkan fasilitas infrastruktur,” ungkap Wamenpar Ni Luh Puspa.
Desa wisata menjadi salah satu program yang secara serius dijalankan Kemendes PDT sebagai upaya meningkatkan kemandirian setiap desa. Selain itu juga desa ekspor, desa tematik, dan lain sebagainya untuk memastikan setiap kebutuhan masyarakat di semua sektor terpenuhi.
Sumber : Ria/Humas
Tags: jakarta
-
Lantik 12 Pejabat, Menaker: Jabatan Bukan Sekadar Posisi, Layanan Publik Harus Jadi Prioritas
-
Danrem Merauke Tutup “Turnamen Sepak Bola U-18 Danrem 174/ATW Cup Tahun 2022″
-
Pangkoopsud II Hadiri Bazaar TNI di wilayah Makassar di Lapangan Hasanuddin
-
Manfaatkan Digitalisasi, Mendes Dorong Bupati Tanggamus Promosikan Produk Lokal ke Pasar Internasional
-
Humas Somberena Polres Gowa Dampingi Peserta Festival POLICE ART 2022 Tingkat Polda Sulsel
-
Polresta Malang Kota Sosialisasikan Larangan Penggunaan Sepeda Listrik Di Jalan Raya
-
Sambutan Tarian Adat Warnai Kedatangan Dandim 1710/Mimika
-
Dewi Aryani Gelar Sosialisasi Keamanan Pangan di 10 Desa di Kabupaten Tegal
-
Berikan Layanan Publik Terbaik, BPIPI Kemenperin Raih Predikat WBBM
-
Aparat Penegak Hukum Harus Ungkap Fakta Penembakan di Kantor MUI Pusat

