REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) sedang membuat pilot project 29 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T).
Hal tersebut diungkap Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar di Jakarta, Rabu (25/8/2021) malam.
Menurut Halim Iskandar, pilot project yang merupakan kerjasama antara Kemendes PDTT, Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), dan Kementerian Ketenagakerjaan tersebut bertujuan untuk percepatan pelayanan jaringan internet di desa daerah 3T.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan BAKTI yang melakukan percepatan agar internet masuk ke desa. Karena tidak bisa tidak, desa harus merasakan jaringan internet,” ujar Doktor Honoris Causa dari UNY ini.

Pria yang juga akrab disapa Gus Halim ini mengakui banyaknya usaha BUMDes yang mengalami penurunan akibat pandemi covid-19. Namun di sisi lain, juga terdapat usaha BUMDes yang justru mengalami peningkatan.
“Ada juga (usaha BUMDes) yang naik. Mereka adalah BUMDes-BUMDes yang melakukan transformasi digitalisasi,” ujar Mantan Ketua DPRD Jawa Timur.
Gus Halim mengatakan, sebagian besar BUMDes yang berhasil bertahan dari dampak akibat pandemi covid-19 ini melakukan pengembangan pasar digital tingkat desa. Beberapa diantaranya bahkan membangun jaringan antar BUMDes.
“Ada BUMDes yang membangun jaringan antar BUMDes hingga 10 desa, 15 desa, bahkan sampai 20 desa,” ungkap pria yang juga kerap disapa Gus Menteri ini.
Terkait hal tersebut, Gus Halim mengatakan, BUMDes telah memiliki badan hukum yang kuat sejak disahkannya Undang-Undang Cipta Kerja beberapa waktu lalu. Hal tersebut menurutnya, membuka peluang besar bagi BUMDes untuk melakukan berbagai pengembangan usaha.
“Jadi sejak Undang-Undang Cipta Kerja disahkan, kemudian keluar PP (Peraturan Pemerintah) tentang BUMDes dan Permendes (Peraturan Mendes PDTT) tentang BUMDes, maka BUMDes akhirnya menjadi badan hukum yang sangat kuat,” terangnya.
Laporan : Suryadi Sumber : Novri/Kemendes PDTT
-
Sekjen Kemendes Apresiasi Desa-Desa Inovatif
-
Mendes PDTT : Data SDGs Desa Seluruh Indonesia Capai 60%
-
Terima Pengurus LPTNU, Wapres Ingatkan Keseimbangan Tradisi dengan Inovasi Pendidikan
-
Kapolda Sulsel Hadiri RAPIM Polri Tahun 2023
-
Pendidikan Dasar Satpam Gada Pratama Telah Usai, Ini Pesan Kapolres Banjarnegara
-
Hujan Tak Lagi Penghalang, Satgas TMMD ke 119 Kodim 0428/Mukomuko Hadir Atasi Kesulitan Warga
-
Praktik Baik Peran Posko Desa Dukung Penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Cianjur
-
Menyambut Ibadah Minggu, Satgas Yonif 715/Mtl Berbagi Kasih Dengan Masyarakat
-
Kasiter Korem 042/Gapu Menghadiri Rapat Pleno Penghitungan PSU Pilgub Jambi
-
Sekretaris Daerah Bersama Dandim 0621 Dan Kapolres Bogor, Melakukan Rakor Persiapan Pelaksanaan Vaksinasi Anak Usia 6 s/d 11 Tahun
Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar dalam acara Susi Cek Ombak; Bakti Untuk Desa.




