Kemenkop Tantang TEP 2026 Dorong Koperasi di Kawasan Transmigrasi Naik Kelas Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Koperasi tidak lagi dapat dipandang sebagai model ekonomi masa lalu. Di era ekonomi digital, koperasi justru harus bertransformasi menjadi ruang kolaborasi yang mendorong inovasi, teknologi, dan pertumbuhan usaha generasi muda.

Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi, Kementerian Koperasi, Niken Prasetyawati dalam Pelepasan Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026 di Balai Kartini, Jakarta. Di hadapan 1.476 peserta TEP 2026 yang berasal dari berbagai perguruan tinggi, Niken menegaskan tantangan terbesar koperasi saat ini bukan pada nilai-nilai yang dianut, melainkan cara pengelolaannya agar relevan dengan perkembangan zaman.

“Tata kelolanya harus profesional, layanannya juga harus digital, proses bisnisnya juga harus cepat dan transparan serta membuka ruang bagi inovasi dan kolaborasi. Sehingga koperasi tidak lagi dipandang sebagai modal ekonomi masa lalu ataupun jadul tetapi menjadi platform kolaborasi yang memungkinkan generasi muda untuk membangun usaha secara inovatif, kompetitif sekaligus tetap menjunjung prinsip-prinsip kooperasi dan gotong royong,” kata Niken, Rabu (29/7).

Menurut Niken, transformasi tersebut diwujudkan melalui tata kelola yang profesional, layanan berbasis digital, proses bisnis yang cepat dan transparan, serta kolaborasi yang terbuka bagi berbagai sektor usaha, termasuk ekonomi kreatif dan startup. Ia mencontohkan telah hadir koperasi multipihak yang didominasi anak muda di sektor industri kreatif dan digital.

Selain itu, terdapat koperasi yang mengembangkan solusi teknologi dan terhubung dengan sistem digital koperasi nasional sehingga menunjukkan bahwa koperasi kini tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pengembang inovasi.

Komitmen tersebut juga diperkuat melalui penyelenggaraan Hackathon Digital Koperasi pada peringatan Hari Koperasi tahun ini. Lebih dari 600 tim mengikuti kompetisi tersebut untuk menawarkan solusi atas berbagai tantangan koperasi di Indonesia.

Baca juga:  Giat Sinergitas TNI - POLRI Wilayah Hukum Polsek Caringin Ciptakan Kamtibmas Bersinergi Dengan Masyarakat Desa Lemahduhur

“Dari ratusan peserta, kami memilih solusi-solusi terbaik yang kini sedang diimplementasikan dalam pengembangan sistem digital koperasi sehingga inovasi yang lahir benar-benar memberi manfaat bagi ekosistem koperasi,” katanya.

Niken berharap peserta Tim Ekspedisi Patriot mampu menjadi agen perubahan yang membawa semangat inovasi ke kawasan transmigrasi. Menurutnya, koperasi dapat menjadi platform kolaborasi yang memungkinkan generasi muda membangun usaha secara inovatif, kompetitif, sekaligus tetap menjunjung nilai gotong royong.

“Transformasi yang diperlukan bukan mengubah nilai koperasinya, tetapi mengubah cara koperasi bekerja agar semakin profesional, modern, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” tuturnya. (AAF)

Sumber : Tim Kementerian Transmigrasi

Tags: