REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) merupakan acuan dari pemberian izin pemanfaatan ruang, sehingga RDTR harus memuat ketentuan-ketentuan pemanfaatan ruang dalam skala yang jelas. RDTR ini nantinya akan tersambung dengan _Online Single Submission_ (OSS), yaitu sistem perizinan berusaha yang terintegrasi secara elektronik. Mengingat pentingnya RDTR untuk kemudahan perizinan berusaha, maka Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus mendorong percepatan penyusunan RDTR untuk berbagai kabupaten/kota di Indonesia.
Pada Jumat (04/03/2022), untuk membahas rancangan RDTR, Rapat Koordinasi Lintas Sektor kembali diselenggarakan. Adapun wilayah yang menjadi fokus bahasan kali ini meliputi, Kabupaten Belitung Timur untuk bahasan RDTR Kawasan Perkotaan Manggar; Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur untuk bahasan RDTR Kawasan Perkotaan Martapura; Kabupaten Ogan Komering Ilir untuk bahasan RDTR Koridor Lempuing Raya; Kabupaten Aceh Besar untuk bahasan RDTR Kawasan Industri Ladong; dan Kabupaten Labuhan Batu untuk bahasan RDTR Kawasan Perkotaan Rantauprapat.
Plt. Direktur Jenderal Tata Ruang, Abdul Kamarzuki mengatakan, Kementerian ATR/BPN akan terus mengawal percepatan penyusunan RDTR sebagai basis perizinan pemanfaatan ruang. Ia juga mengingatkan bahwa RDTR nantinya akan terintegrasi dengan sistem OSS. “Nanti melalui OSS, izinnya tidak melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lagi. Semoga di tempat Bapak/Ibu semua OSS dapat berjalan dengan baik,” ujarnya pada Rapat Koordinasi Lintas Sektor yang diadakan secara daring dan luring di Hotel Sheraton Grand Gandaria City, Jakarta.
Abdul Kamarzuki juga menyampaikan, Kementerian ATR/BPN akan terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas aplikasi OSS agar lebih lengkap dan lebih mudah diaplikasikan. Ia juga mengimbau kepada kepala daerah yang hadir untuk benar-benar memastikan sinkronisasi antara RDTR dengan pengembangannya di lapangan.
Wakil Bupati Ogan Komering Ilir, M. Dja’far Shodiq yang hadir secara langsung berkata, pihaknya berusaha melakukan penyusunan RDTR Koridor Lempuing Raya. Upaya ini dilakukan agar Koridor Lempuing Raya menjadi pintu gerbang ekonomi yang berkualitas, produktif, dan berkelanjutan serta berwawasan lingkungan. “Tujuan dari penataan ruang ini agar ruang wilayah menjadi aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan serta memiliki infrastruktur wilayah yang memadai dan berbasis pertanian,” ujarnya.
Turut menyampaikan soal potensi wilayahnya, Wakil Bupati Belitung Timur, Khairil Anwar mengungkapkan, pada kawasan Perkotaan Manggar, terdapat potensi sektor pariwisata dan cagar budaya. Tak hanya itu, kawasan Perkotaan Manggar juga mempunyai potensi perikanan dengan capaian 60.000 ton per tahun, melalui sektor tangkap maupun budidaya. “Saya mengapresiasi kegiatan koordinasi lintas sektor pembahasan RDTR ini, sehingga RDTR Perkotaan Manggar dapat dipresentasikan,” ucapnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa kepala daerah di antaranya, Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali; Bupati labuhanbatu, Erik Adtrada Ritonga; Bupati Ogan Komering Ulu Timur, Lanosin, serta jajaran yang turut melakukan presentasi terkait penyusunan RDTR daerahnya.
Laporan : Suryadi
Sumber : Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional
Tags: jakarta
-
Lanud Sultan Hasanuddin Bersama Satuan TNI AU Wilayah Makassar, Gelar Karya Bakti di TPI dan Pasar Batangase, Maros
-
Forum Silaturahmi Purnawirawan dan Rakyat Jawa Barat Deklarasi Kembali ke UUD 1945
-
Cegah Tawuran, Petugas Patroli Gabungan Bubarkan Kerumunan Remaja di Pemalang
-
Korban Penganiyayaan Keluhkan, Polsek Mangoli Utara Terkesan Lamban Dalam Menangani Kasusnya
-
Sinergitas TNI – Polri Ajak Warga Binaan Jaga Kamtibmas dan Cegah TPPO
-
Polsek Tanjunsari Bersama Instansi Terkait Dan Warga Melakukan Pencarian Orang Hanyut Terbawa Arus Di Sungai Cibadak
-
Unhan RI Buka Politeknik Pertahanan di NTT
-
Panglima TNI Dampingi Presiden RI Hadiri Sidang Istimewa Laporan Tahunan Mahkamah Agung RI Tahun 2024
-
Camat Air Manjunto Ambil Sumpah dan Lantik 3 Anggota BPD Pengganti Antar Waktu Desa Sinar Jaya
-
Dirjen Pol & PUM Sampaikan Rasa Bangganya atas Launchingnya Lagu “Untuk Mu Indonesia”


