REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berupaya untuk meningkatkan kompetensi ASN melalui pendidikan dan pelatihan yang berkualitas. Salah satunya dengan dibentuknya Program Magister Super Spesialis (MSS) Teknik maupun non Teknik.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Khalawi AH mengatakan, program MSS Non Teknik dibentuk dengan tujuan menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki pengetahuan dan keterampilan tinggi dalam bidang non teknis spesifik sesuai kebutuhan Kementerian PUPR.
“Selain itu juga meningkatkan kompetensi ASN dalam rangka membantu dalam pengembangan karier mereka dan memberikan dampak positif bagi pembangunan nasional,” kata Khalawi.
Dalam memenuhi kebutuhan ini, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Karyasiswa MSS Non Teknik kepada 47 Karyasiswa pada Jumat (03/02) secara hybrid di Gedung Sapta Taruna Kementerian PUPR.

Adapun karyasiswa Magister Akuntansi Sektor Publik Universitas Brawijaya sebanyak 14 orang, Magister Akuntansi Sektor Publik Universitas Hasanuddin sebanyak 7 orang, Magister Teknik Informatika Keamanan Siber Universitas Bina Nusantara sebanyak 16 orang dan Magister Hukum Konstruksi – Universitas Andalas sebanyak 10 orang. Melalui pembekalan ini, karyasiswa diharapkan dapat memahami aturan dan hak serta kewajibannya sebelum menjalankan tugas belajar pada perkuliahan program MSS Non Teknik di 4 (empat) Perguruan Tinggi Mitra tersebut.
Khalawi juga menyampaikan pesan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono kepada para karyasiswa. Menteri Basuki mengatakan, semua bermula dari niat. Bukan sekedar mengejar ijazah, tetapi juga untuk memperkaya pengalaman dan membangun jejaring.
“Kedua, niatkan untuk menikmati proses belajar. Kemudian, niatkan menjaga keseimbangan antara belajar, olahraga, rekreasi, ibadah dan juga keluarga. Terakhir, tentu niatkan untuk kembali dan memberikan yang terbaik untuk masa depan Indonesia,” jelas Khalawi.

Terakhir, Khalawi berpesan kepada para karyasiswa agar selalu menerapkan budaya kerja Kementerian PUPR.
“Jangan pernah lupa untuk tetap menerapkan budaya kerja Kementerian PUPR dalam menyelesaikan perkuliahan, yaitu berorientasi pada misi, professional, mampu bekerja dalam tim serta berakhlakul karimah,” tutup Khalawi.
Kegiatan turut dihadiri oleh Sekretaris BPSDM Achmad Subki, Sekretaris Direktorat Jenderal Cipta Karya Riono Suprapto, Staf Khusus Menteri PUPR Binsar Simanjuntak, Tim Pakar Pengembangan SDM PUPR Anita Firmanti, dan juga Dekan serta civitas dari perguruan tinggi mitra.(*)
Laporan : Suryadi
Sumber : Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR
Tags: jakarta
-
HUT Ke-23, Bendahara Pospera Kabanjahe Agnes Nababan Berbagi Dijalanan
-
Babinsa Mapurujaya Dampingi Pelaksanaan Kegiatan Posyandu dan Pembagian Makanan Tambahan
-
Grha Putih Resmikan Base Camp Sekaligus Pengukuhan Badan Pengurus, Bertekad Menangkan Ganjar Pranowo Jadi Presiden RI
-
Kemendes Gandeng Bank BRI Perluas Akses dan Pemberdayaan Masyarakat Desa
-
Jaga Kamseltibcarlantas, Polres Banjarnegara Lakukan Pengamanan Lalulintas Pagi Hari
-
Merajut Kasih, Danrem Brigjen TNI Agus Widodo Borong Jualan Mama-Mama Papua
-
Adukan Dugaan Maladministrasi Sertifikat Tanah di NTB, Pengacara Datangi Inspektorat ATR/BPN Pusat
-
Siswa-Siswi SMK NU 01 Kendal Ikuti Vaksinasi Dosis 2
-
Residivis Curas Jambret Diamankan Tekab 308 Presisi Polres Tanggamus Dalam Persangkaan Curanmor
-
Jelang Hari Musik Nasional, AJV Divisi Hiburan Gelar Diskusi ‘Spirit Musik Indonesia’ di Hotel Sultan Jakarta

