REAKSIMEDIA.COM | Cianjur – Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto meninjau proses rehabilitasi dan rekonstruksi khususnya pembangunan rumah insitu bagi warga terdampak gempa di Desa Ciputri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Jumat (17/2).
Saat meninjau, Suharyanto berdiskusi dengan masyarakat dan menyampaikan bahwa pembangunan rumah insitu diupayakan selesai sebelum datangnya Ramadan agar masyarakat dapat fokus beribadah.
“Sebentar lagi bulan puasa, kita harap pembangunan dan perbaikan rumah selesai,” ujar Suharyanto.
Dirinya menambahkan, rumah yang dibangun telah memiliki standar khusus rumah tahan gempa.
“Insya Allah rumah yang sudah hampir selesai ini akan tahan gempa,” lanjutnya.

Sementara itu Suharyanto mengimbau kepada seluruh perangkat daerah yang terlibat dalam penanganan gempa Cianjur, untuk mengamati seluruh pembangunan rumah warga terdampak.
“Agar memperhatikan setiap bangunan apakah memenuhi standard atau tidak,” tutur Suharyanto.
“Jika ditemukan ada ketidaksesuaian agar diperingatkan,” pungkasnya.
Dalam tinjauan kali ini Suharyanto didampingi oleh Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cianjur, Danrem 061/Surya Kencana dan Dansatgas Penanganan Gempa Cianjur. (*)
Laporan : Suryadi
Tags: Cianjur
-
Bertemu Wamen Transportasi Korsel, Menhub Ajak Maskapai Korsel Buka Kembali Penerbangan Ke Bali
-
Gus Halim: Pendidikan Variabel Kunci Daya Saing Bangsa
-
Polres Banjarnegara Gelar Patroli Cegah Tindak Kejahatan
-
H. A.Irwan Hamid, S.Sos Bupati Pinrang Membuka Secara Resmi Forum Konsultasi Publik Bappedalitbangda 2024
-
Jadi Juri Expo Aksi Perubahan, Kepala BSKDN Ajak Para Pejabat Administrator Terus Berinovasi untuk Daerah
-
Kepala Puskesmas Selo dr. Budi Margono: Antisipasi Penyebaran Covid 19 Warga Tlogolele Jalani Swab Tes
-
Mengharukan, Kapolres Kendal Berikan Boneka Lucu ke Anak Korban KDRT
-
PPKM Kota Sukabumi Turun Ke Level II, THM dan Pariwisata Sudah MulaiĀ Beroperasi
-
Hadiri Puncak Peringatan Hari Pers Nasional 2023, Ketua MPR RI Bamsoet Dorong Profesionalisme Insan Pers
-
Mobilisasi Artileri dan Serangan Udara, TNI Kerahkan F-16 dan C-130

