REAKSIMEDIA.COM | Kabanjahe, Karo – Warga antri untuk mengambil Bantuan Sosial Tunai sekaligus penyaluran beras PPKM melalui PT. Pos Indonesia, di Kantor Pos Cabang Kabanjahe, Kabupaten Karo, sejak pagi (27/07/2021) pengambilan BST itu tidak menerapkan prokes, bahkan terlihat sangat berkerumun, dan di khawatirkan akan menambah klaster baru penyebaran virus covid 19, apalagi saat ini Tanah Karo dinyatakan ” Zona Merah “.

Pemerintah menyalurkan BST periode Mei dan Juni 2021 sebesar Rp 600 ribu bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdampak pandemi Covid-19.
Mengingat Kabupaten Karo saat ini telah naik status menjadi status zona merah penyebaran Covid-19, namun masih banyak masyarakat yang tidak sadar dan sangat abai dengan prokes.
Berdasarkan data yang didapat dari Satuan Gugus Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Kabupaten Karo, hingga saat ini per tanggal 26 Juli, jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Karo mencapai 1.1365 kasus. Dengan rincian kasus yang masih aktif dan sedang menjalani isolasi sebanyak 246 kasus. Untuk kasus yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 985 kasus. Sementara untuk yang meninggal, tercatat sebanyak 134 kasus. ( Sumber : Dinas kesehatan Kabupaten Karo ).
“Pencegahan dan penanggulangan dampak Covid-19 harus dilakukan dengan seimbang dalam meredam ledakan kasus positif Covid-19. Peningkatan kepatuhan masyarakat menjalankan kebijakan pencegahan Covid-19 harus menjadi perhatian serius semua pihak. Terutama pihak Pemda selaku Satgas penanganan pencegahan Covod19”
Sementara saat konfirmasi Kepada Ketua Satgas Percepatan Penanganan covid Kabupaten Karo, sekaligus Bupati Karo, Cory Sriwaty Sebayang, belum terkonfirmasi.

Demikian juga ketika kami mencoba mengkomfirmasi dengan Asisten II, Dapatkita Sinulingga, ketika kami mendatangi kantornya, kata ajudan, ” Bapak lagi keluar, gak tahu kemana “, dan dihubungi melalui sambungan seluler, tidak diangkat, kami tunggu hingga satu jam, beliau tidak juga kunjung datang.
“Kerumunan terjadi penyebabnya adalah keterlambatan datangnya beras bantuan, ini sedang kita upayakan mengurangi kerumunan dan memberikan himbauan kepada warga agar tidak berkumpul dan menjaga jarak juga memakai masker, “ujar Sekretaris Sat Pol PP Kabupaten Karo, D.C Sembiring.
D.C Sembiring menambahkan” Sebelumnya memang tidak ada pemberitahuan atau surat ke Satpol terkait permohonan pengawasan bersama dalam kegiatan ini,saat ditanya REAKSI MEDIA kenapna beras bantuan bisa terlambat, kalau terkait itu silahkan komfirmasi ke pihak PT Pos.” ujarnya
Laporan : Erianto Perangin Angin
Tags: kabanjahe karo
-
Polri Awasi Aktivitas Penjualan Online Obat Antibiotik Pandemi Covid-19
-
Festival Film Horor 2025 Gelar Diskusi Publik di Jakarta, Bahas Arah dan Masa Depan Film Horor Indonesia
-
Forkopimda Jatim Dan Peserta Pemilu Gelar Deklarasi Pemilu Damai
-
Respon Warga Sumbawa Soal Pembangunan Fasilitas Mata Air Garapan Unhan
-
Pusdokkes Polri, PERAPI dan Yayasan Smile Train Indonesia Lakukan Operasi Bibir Sumbing ke 750 Anak Serentak di RS Bhayangkara
-
Kepala Bakamla RI Kunjungi Markas SPCG di Singapura
-
Jumat Curhat, Polresta Cilacap Bincang-Bincang Kamtibmas dengan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Kabupaten Cilacap
-
Diisukan Anak-anak Wadas Takut Sekolah Karena Dipatroli, Ini Penjelasan Polisi dan Camat Setempat
-
Ketua Banua Barintak Babaya, M Rasatkan Prihatin dengan Pertambangan Tanpa Izin
-
Sinergitas TNI – POLRI Berikan Pesan Kamtibmas Serta Pencegahan TPPO Diwilayah Hukum Polsek Sukaraja Kepada Warga Binaan

