REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melatih 60 calon petugas pemeriksaan kelaikan kapal perikanan. Kegiatan ini dilaksanakan Direktorat Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan, Ditjen Perikanan Tangkap bekerja sama dengan Biro Klasifikasi Indonesia (BKI).
Direktur Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan Mansur mengatakan pelatihan ini digelar untuk mencetak petugas pemeriksaan kelaikan kapal perikanan yang memenuhi prinsip-prinsip laik laut, laik simpan dan laik tangkap.
“Dengan adanya pelatihan ini, para peserta dapat memahami materi terkait kelaikan kapal perikanan misalnya aspek keselamatan, pencegahan pencemaran, pengawakan, operasi penangkapan ikan, penyimpanan serta mampu melaksanakan tugas sebagai petugas pemeriksa kelaikan kapal perikanan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ungkap. Mansur, minggu (24/4/2022).
Pelatihan ini berlangsung selama sepekan sejak 19 April hingga Senin, 25 April 2022 di Jakarta. Adapun peserta pelatihan dari Direktorat Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan serta unit pelaksana teknis (UPT) Ditjen Perikanan Tangkap se-Indonesia.
Lebih lanjut Mansur mengatakan setelah dilatih, para petugas akan segera dikukuhkan Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, agar dapat langsung bertugas memberikan pelayanan pemeriksaan kelaikan kapal perikanan. Kegiatan serupa akan terus dilakukan hingga diperoleh jumlah ideal petugas yang dibutuhkan.
“Tahun 2022 ini kita targetkan sebanyak 160 orang pemeriksa kelaikan kapal perikanan tersedia. Ini juga kita harapkan dapat mendukung implementasi penangkapan ikan terukur,” jelasnya.
Materi pelatihan tersebut cukup beragam mulai dari internalisasi nilai integritas pegawai, hingga pengenalan dasar-dasar ilmu perkapalan yang mencakup tata susunan ruang, material, stabilitas, pengantar pengukuran, konstruksi, perlengkapan keselamatan jiwa, navigasi dan radio (mengacu Konvensi Safety of Life at Sea/SOLAS), hingga permesinan dan kelistrikan kapal perikanan dalam rangka pemenuhan aspek kelaiklautannya.
Selain itu, peserta pelatihan juga diberikan materi untuk pemenuhan aspek laik simpan dan laik tangkap seperti pemahaman terhadap kebijakan kapal perikanan, alat penangkapan ikan, hingga ke aspek pengawakannya.Narasumber pelatihan berasal dari BBPI Semarang, Poltek AUP dan BKI.
Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan akan terus menggenjot kapasitas sumber daya manusia aparatur untuk mendukung terlaksananya penangkapan ikan terukur yang akan diimplementasikan pada tahun ini. (*)
Laporan : Suryadi
Tags: jakarta
-
TNI Bangun Empat Jembatan Bailey di Sumbar
-
Mendagri: Pemekaran Tak Sekadar Pembagian Wilayah, Perlu Kemandirian Fiskal
-
Menjelang Satu Abad, PSHT Menggelar Kejuaraan Pencak Silat Piala Menpora RI
-
Kapolres Pinrang Kunjungi Pasar Sentral Pinrang, Sampaikan Pesan Kamtibmas ke Pedagang
-
Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 1807/Sorong Selatan Bersama Persit Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Melalui Penyuluhan dan Pelatihan UMKM
-
Tabur Bunga Peringatan Hari Bhakti Transmigrasi Ke-74 di Makam Pionir Transmigrasi Sukra Indramayu, Viva Yoga: Transmigrasi Program Masa Lalu Namun Tetap Relevan Di Era Sekarang
-
Digelar Secara Serentak, Kapolsek Tompobulu Hadiri Pelantikan Petugas Pantarlih
-
Dukungan Pengembangan Pariwisata di Papua Barat, Kementerian PUPR Lanjutkan Penanganan KSPN Raja Ampat
-
Dukung Nelayan Naik Kelas, BUMN Klaster Pangan Lakukan Ekspor Perdana Gurita ke Amerika Serikat
-
Sidang Perdana Kasus Penganiayaan George Sugama Halim Terhadap Karyawan Lindayes Bakery Digelar di PN Jakarta Timur



