REAKSIMEDIA.COM | Puncak Jaya – Komandan Distrik Militer (Dandim) 1714/Puncak Jaya, Letkol Inf Bagus Kurniawan, M.Han., didampingi personel Makodim 1714/PJ, melaksanakan Peduli Kemanusiaan meninjau masyarakat pengungsi asal Distrik Sinak, Kabupaten Puncak.
Kegiatan ini berlangsung pada hari Minggu, tanggal 25 April 2026, bertempat di Kampung Tirineri, Distrik Yambi, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah. Rombongan berangkat dari Makodim 1714/PJ di Jalan Trans Papua, Distrik Pagaleme, dan tiba di lokasi dengan aman. Turut hadir Danpos Tirineri Yonif 743/PSY, Lettu Inf Dodi Setiawan, serta Gembala Jemaat Tirineri, Pdt. Yandinus Telenggen.
Kedatangan Dandim dan rombongan disambut dengan antusias oleh Pdt. Yandinus Telenggen beserta seluruh masyarakat pengungsi dan warga setempat.
Dalam sambutannya, Letkol Inf Bagus Kurniawan menyampaikan rasa prihatin dan kepedulian mendalam TNI AD terhadap kondisi masyarakat yang sedang mengungsi.
“Selamat siang, selamat hari Minggu, Shalom dan salam sejahtera bagi kita semua. Tujuan kami datang ke sini adalah untuk menjenguk Bapak, Mama, dan anak-anak semua yang sedang mengungsi dari Distrik Sinak. Kami dari Kodim membawa sedikit Berkat sembako sebagai tanda kepedulian dan kasih sayang Kodim 1714/PJ kepada keluarga besar di sini,” ucap Dandim.
Setelah penyampaian arahan, dilaksanakan penyerahan bantuan sembako secara simbolis oleh Dandim kepada perwakilan masyarakat, Bapak Dianus Enumbi dan Bapak Yeli Walia.
Mewakili warga pengungsi, Bapak Dianus Enumbi menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan bantuan yang diberikan.
“Kami mewakili seluruh masyarakat sangat berterima kasih kepada Bapak Dandim karena sudah datang menjenguk dan membawa berkat bagi kami yang sedang mengungsi. Semoga Tuhan selalu memberkati Bapak dan seluruh personel TNI,” tuturnya.
Sementara itu, Bapak Neli Telenggen mewakili warga asli Kampung Tirineri juga menyampaikan pesan agar situasi tetap kondusif sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang, khususnya dalam mencari nafkah di kebun.
Usai kegiatan, saat apel pengecekan personel serta material di Makodim, Dandim menegaskan bahwa pengungsian ini merupakan dampak lanjutan dari aksi kekerasan yang terjadi pada tanggal 14 April 2026 lalu di Kampung Kembru, Distrik Sinak.
Peristiwa tersebut dipicu oleh pembakaran hunian dan penembakan yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Lekagak Telenggen, yang mengakibatkan kerugian materiil, korban jiwa, serta trauma mendalam bagi masyarakat sipil.
Hingga saat ini, tercatat sekitar 90 orang warga yang mengungsi di Kampung Tirineri. Kegiatan peninjauan dan penyaluran bantuan ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta menjadi bukti nyata kepedulian Satuan Kewilayahan Kodim 1714/PJ sebagai bentuk Negara Hadir Untuk Masyarakat Puncak Jaya.
Tags: Puncak jaya
-
Menaker: Hubungan Industrial Harus Naik Kelas agar Pekerja Tak Tertinggal oleh AI
-
Kapolri Minta HIPMI Terus Kawal Seluruh Kebijakan Pertumbuhan Ekonomi Ditengah Pandemi Covid-19
-
Tingkatkan Kompetensi SDM Jasa Konstruksi Indonesia, Kementerian PUPR Kukuhkan APPJAKI sebagai Organisasi Profesi Jabatan Fungsional Pembina Jasa Konstruksi
-
Pada Webinar Organisasi Pengelola DAS Se-Asia, Kementerian PUPR Perkuat Tata Kelola Air Menuju World Water Forum di Bali
-
PIMPIN RELEASE AKHIR TAHUN 2021, KAPOLDA SULSEL: Alhamdulillah, Akhir Tahun Ini Capaian Vaksinasi di Sulsel Lampaui Target Menjadi 71,1%
-
DPD Gerindra Papua Barat Daya Bahas Pembangunan dan Pemberdayaan Desa Bersama Wamendes PDT
-
Wali Kota Sukabumi Sidak Para Jukir, Parkir di Jalan Dago Semrawut
-
Bertemu Pimpinan Delegasi KTT SAI20, Wapres Minta SAI20 Hasilkan Aksi Strategis untuk Hadapi Krisis Global
-
Bhayangkari Sukses Gelar Tour of Kemala 2023, Bupati Banyuwangi Beri Apresiasi
-
Bupati Dolly Bersama BADKO HMI Sumut Lakukan Bakti Sosial di Sipirok

