REAKSIMEDIA.COM | Banyuwangi – Diselah kunjungan dan pemberian penghargaan kepada Polresta Banyuwangi, Koordinator Nasional ( Kornas ) Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak ( TRC PPA ) juga membahas dan memberikan dukungan kepada Polresta Banyuwangi untuk memproses tegak lurus persoalan kasus kejahatan terhadap anak salah satunya persoalan dugaan pelecehan pada anak dibawah umur yang diduga dilakukan oleh oknum guru olahraga.
Jenny Claudya Lumowa atau biasa akrab disebut Bunda Naomi selaku Koordinator Nasional TRC PPA menjelaskan kepada awak media saat usai memberikan penghargaan kepada Kapolresta, Unit RENAKTA dan jajaran. Kami dari TRC PPA mendapatkan informasi bahwa adanya dugaan pelecehan seksual pada anak yang masih berumur 12 tahun. TRC PPA mendukung dan mendorong agar persoalan dugaan pelecahan seksual yang dialami oleh anak SD dan terlapor yang tidak lain adalah oknum guru tersebut.
“Kita TRC PPA mendukung dan mendorong kepada penegak hukum dalam hal ini Kapolresta dan jajaran untuk segera ambil langkah tegas, tepat dan terukur dalam persoalan dugaan kasus pelecehan seksual yang menimpa anak masih duduk di bangku Sekolah Dasar ( SD ) dan masih berumur 12 tahun tersebut dengan terlapor oknum guru olahraga.Selain itu, Dinas Pendidikan dalam persoalan ini harus hadir untuk korban yang tidak lain adalah anak dibawa umur jelas Naomi, Jum’at (20/10/2023).
Masih menurut Naomi, untuk para pihak yang terkait, kita berharap hargai proses hukum yang sudah berjalan karena negara ini negara hukum Jangan sampai ada intervensi kepada korban dan keluarganya. Ini persoalan dugaan pelecehan dan terlapornya orang dewasa atau sudah cakap hukum. Mari kita percayakan proses hukum ini kepada aparat penegak hukum dan mengawalnya bersama – sama.
Menjaga masadepan generasi bangsa ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi semua elemen utamanya seluruh lapisan masyarakat
“TRC PPA mengajak untuk semua lapisan masyarakat untuk bersama – sama hadir dan menjaga keamanan dan kenyamanan anak yang ada di sekitar kita. Karena kita tidak tahu kejahatan bisa dimana saja dan dilakukan siapa saja termasuk orang – orang terdekat,” imbuh Naomi.
Kita juga berharap agar Kapolres juga bisa memberikan atensi atau apresiasi kepada tim unit RENAKTA atau PPA untuk direkomendasikan kenaikan pangkat
“Kita berharap kepada pucuk pimpinan Polri terutama Kapolres untuk memberikan penghargaan atau apresiasi terhadap tim atau unit RENAKTA atau PPA yang ada. Pekerjaan unit tersebut sangat luar biasa sekali seperti TPPO dan untuk menyelamatkan masadepan generasi bangsa. Selain itu unit tersebut juga membutuhkan upgrade SDM yang berkelanjutan,” ungkap Naomi.
Laporan : Brenson
Sumber : Ruslan-Team TRC, PPA.
Tags: Banyuwangi Jawa timur
-
Sambut Hari Juang TNI AD, Kodim 1710/Mimika Gelar Bakti Kesehatan Bagi Masyarakat
-
Kelompok Separatis Teroris Menembak Mati Masyarakat Sipil dan Pendeta 10 Orang Tewas
-
Kerjasama Diknas SumselĀ Dengan Universitas MDP
-
Peduli Warga Terdampak Covid-19, Alumni Akpol 1993 Bagikan 500 Paket Sembako di Batang
-
Bhabinkamtibmas Laksanakan Kegiatan Dialogis Kepada Tomas Dan Warga Binaan Sebagai Wujud Kemitraan Diwilayah Megamendung
-
Kapolri Bersama Mentan Bahas Swasembada Beras Hingga Pendistribusian Pupuk Subsidi
-
Jajaran Polres Bogor Cegah Terus Adanya TPPO Di Wilayah Kabupaten Bogor Melalui Pengecekan Dengan Sambang
-
Kegiatan Ziarah Pemakaman Umun Kepuh Pisangan
-
Kemenparekraf Tekankan Pentingnya Sinkronisasi Program Parekraf di Pusat dan Daerah
-
Raslinna Rasidin Bersama Buruh Cantik “Stop Pelecehan Seksual Ditempat Kerja”


