REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Aksi unjuk rasa ribuan buruh yang digelar Serikat Pekerja menjadi menarik perhatian. Selain berjalan dengan aksi damai, ada juga moment yang diwarnai barisan wanita cantik yang melakukan flashmob dengan aneka aksinya.
Demo yang mengusung tema Aliansi Aksi Sejuta Buruh (AASB) yang diikuti para pekerja dari berbagai daerah, terkonsentrasi melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Merdeka, namun aparat membatasi mereka hanya di Patung Kuda.
Dalam unjuk rasa ini, para pekerja menuntut Presiden Jokowi agar mencabut UU dan Perppu Cipta Kerja sampai UU Kesehatan.
Serikat pekerja yang beranggotakan dari berbagai profesi, termasuk mereka yang berprofesi di bidang industri kreatif. Sehingga terlihat demo para pekerja tersebut, banyak diwarnai aksi kreatif. Yang membuat publik yang menyaksikan, akhirnya tertarik dan bisa menangkap pesan yang diusung dalam unjuk rasa.

Salah satu bagian dari para aksi, yakni barisan perempuan cantik muda yang meramaikan aksi demo menolak UU Cipta Kerja, yang dikomandoi Raslinna Rasidin, yang selama ini kita kenal sebagai pekerja seni dan juga aktivis, yang terlihat datang bersama rombongan adik-adik mahasiswi membawa tagline Meme bernama “Buruh Cantik”
“Buruh” artinya Bersatu, Usung, Rakyat, Untuk Harapan, Sedangkan “Cantik” artinya, Cerdas, Amanah, Nasionalis, Terpelajar, Kompak,” ujar Raslinna yang kini merupakan caleg PAN Dapil 3 Banten ini (10/8/2023).

Mereka yang merupakan dari anggota dan keluarga serikat pekerja, dalam melakukan aksi damai ini, memasukan unsur seni dan budaya yang dibalut aksi unjuk rasa; membuat Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) pmpinan Jumhur Hidayat, banyak diisi pekerja remaja yang ingin menjadi anggota.
Para Buruh Cantik yang melakukan Aksi unjuk rasa, selain mengusung tuntutan terkait UU atau Perppu Cipta Kerja yang dinilai sangat merugikan kaum pekerja, juga mengusung isu atau tuntutan terkait dengan perlindungan terhadap pekerja perempuan.

Menurut Raslinna Rasidin yang kini menjabat sebagai Ketua Bidang Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan dan Anak KSPSI, Perempuan di Indonesia saat ini masih dihadapi berbagai masalah, mulai dari diskriminasi di berbagai lini kehidupan, kekerasan seksual, kekerasan dalam rumah tangga, Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), hak-hak dalam pekerjaan, dan hak hidup lainnya yang masih kerap terabaikan, begitu juga terkait masalah kasus pelecehan sosial yang terjadi dalam acara Miss Universe Indonesia baru-baru ini,” ungkanya.
Untuk itu, menurutnya, FSP Parekraf KSPSI akan bersinergi dengan Kementerian PPPA dan Komnas Perempuan, untuk membangun layanan komunitas perempuan dan anak dengan platform yang efektif.

Sehingga dengan sederet masalah itu, menunjukkan bahwa perlindungan terhadap perempuan masih menjadi tugas besar bagi bangsa Indonesia. Tentunya dalam hal ini yaitu Pemerintah, agar tidak tinggal diam melihat berbagai masalah tersebut. Pemerintah harus terus mengusahakan agar hak-hak hidup perempuan terjamin dan terlindungi.
Sebagai pengurus FSP Parekraf, Raslinna sangat memahami peran wanita agar bisa unggul dalam berusaha di bidang industri kreatif. Apalagi jika jenis industri kreatif terkait wanita yang mengusung konsep 3B, yakni Brain (Kecerdasan), Beauty (Kecantikan), dan Behavior (Kepribadian).
Ada agenda penting dalam domain ekonomi yang menjadi PR bagi bangsa yakni memacu peran wanita Indonesia dalam ekonomi kreatif tanpa ada pelecehan dan modus lain yang merugikan kaum perempuan.
Laporan & By Foto : Ria Satria
Tags: jakarta
-
Digitalisasi Pajak Kendaraan, Kemendagri Luncurkan Stiker Hologram Road Tax
-
Pembukaan Temu Karya Daerah Karang Taruna (TKDKT) Diadakan di Hotel
-
Panglima Koops Udara Nasional Beri Pengarahan di Lanud Sultan Hasanuddin
-
Hari Pertama Pj. Bupati Pinrang Pimpin Langsung Upacara Pengibaran Bendera dikantor Bupati
-
Hobby Spear Fishing, Lelaki Asal Pinrang ditemukan dalam Kondisi Meninggal dilaut Cappa Batue Suppa
-
Razia Balap Liar di Demak, 9 Motor Diamankan Polisi
-
Setelah Dilantik Ketua PWI Kabupaten Bogor, Dedi Firdaus Langsung Menggelar Rapat Kerja Pedana
-
Kemendagri Gelar Bimtek Pengukuran IPKD, Memperkuat Kapasitas Aparatur dalam Pengukuran Tata Kelola Keuangan Daerah
-
Satresnarkoba Polres Tanggamus Tangkap Penyedia Narkotika Kepada Belasan Napi Rutan Kota Agung
-
Enam Warga Diserahkan Kepada Perwakilan Keluarga, Kodim 1710/Mimika Tegaskan Proses Sesuai Prosedur Hukum

